Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Usulan yang diberikan oleh Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko yang menganjurkan program setiap keluarga harus memelihara ayam ternyata disambut baik oleh Mentan Syahrul. Ia berpendapat bahwa program ini sangat cocok untuk mengatasi stunting.

Program yang dicanangkan tersebut, kedepannya dapat memberikan manfaat yaitu menyumbang kebutuhan daging dan telur sebagai gizi yang layak konsumsi di tingkat keluarga,

“Saya kira ini kan harus bagus. Kalau kita harus punya ayam satu orang satu itu berarti 260 juta ayam,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Pusat CPIN, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Namun usulan tersebut sebaiknya tidak dimulai dari tingkat Kementerian saja. Masyarakat juga turut ambil bagian dalam gerakan ini dan membangun inisiatif bersama.

Baca Juga : Atasi Stunting Dengan Cara Memelihara Ayam, Kok Bisa?

“Masalah pertanian peternakan perkebunan perikanan itu tidak bisa hanya dengan kementerian, bukan hanya dengan program, tapi harus dengan gerakan karena kita harus kejar yang ada,” ucapnya.

Ia pun berharap bahwa usulan ini dapat dilakukan bersama dengan saling bersinergi dengan kementerian lainnya.

“Saya saja dengan Mendag tidak ada yang jalan sendiri. Saya bilang sama semua Dirjen, kita sama-sama dengan perdagangan tidak sendiri, ada Menko Ekonomi,” kata dia.

Program Pelihara Ayam Untuk Atasi Stunting Perlu Digalakkan Lagi

Musdalifah Mahmud selaku Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menambahkan bahwa stunting adalah masalah serius. Sebab stunting harus dibasmi dengan cara melakukan banyak sosialisasi tentang pola konsumsi masyarakat.

“Budaya kita kan masih selalu mengutamakan beras, jadi kalau makan beras apa pun lauknya dianggap cukup karena mereka kenyang. Padahal gizinya enggak berimbang itu yang menyebabkan kita masih stunting,” ucapnya.

Pola makan masyarakat juga mesti dibenah. Sebab meskipun masyarakat sudah memelihara ayam, tapi bila pola makannya tetap salah, stunting tidak akan bisa dicegah. Untuk mencegah stunting, pemerintah selalu berupaya untuk menjaga harga pangan seperti daging dan telur ayam.

“Mungkin mereka punya ayam tapi mereka tidak berpikir itu penting, jadi ini yang paling utama yang harus kita lakukan,” tutur dia.


Nah itu dia sedikit ulasan artikel pertanian tentang Respon Mentan Syahrul Terhadap Program Keluarga Memelihara Ayam Ala Moeldoko. Bagaimana menurut kamu sobat PTD? Mau memulainya?

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.