Cara Budidaya Ikan Louhan di Akuarium

Siapa yang tidak mengenal ikan louhan? Umumnya masyarakat Indonesia mengenal ikan ini. Ikan louhan merupakan salah satu ikan hias yang terkenal karena jenongnya serta sisiknya yang menarik. Ikan louhan merupakan ikan hasil perkawinan silang antara ikan hibrida parrot cichlid dan ikan merah cichlid. Habitat asli ikan louhan adalah Malaysia dan Taiwan tapi karena keindahan dan daya tariknya ikan ini menjadi terkenal dan dipelihara di seluruh dunia.

ikan louhan

Sumber : cermati.com

Ikan ini mulai terkenal pada tahun 2000-an. Hingga para pecinta ikan louhan tak segan-segan mengeluarkan uang ratusan ribu hingga jutaan rupiah demi seekor ikan louhan. Meskipun ikan louhan sekarang tidak setenar dulu, namun ikan louhan tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi peminatnya. Sehingga masih banyak orang memelihara ikan louhan baik sebagai ikan hias atau dianggap sebagai simbol keberuntungan.

Jika Anda tertarik membudidayakan atau mengembangbiakkan ikan louhan, berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan :

Cara Budidaya Ikan Louhan di Akuarium

1. Siapkan Akuarium dan Perlengkapannya

Siapkan akuarium dengan lebar sekitar 40 cm dan panjang 70 cm serta tinggi 40 cm. Tentunya ukuran akuarium juga disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan lebih besar lebih baik.

Sementara untuk alat-alat perlengkapan yang harus disiapkan adalah :

  • Lampu UV, selain sebagai pencahayaan, lampu juga berguna untuk memenuhi kebutuhan cahaya kolam terpenuhi.
  • Filter sebagai penyaring air dan pengontrol kebersihan akuarium.
  • Aerator untuk mengatur oksigen di dalam akuarium.
  • Bebatuan dan tanaman alam untuk menciptakan suasana akuarium seperti habitat asli ikan.

2. Siapkan Air untuk Akuarium

Pertama, cek pH air terlebih dahulu atau bisa juga menggunakan metode memberikan air endapan terlebih dahulu. pH normal untuk ikan louhan yaitu sekitar 6,5-7,5. Cara memberikan air endapan adalah dengan memasukkan air ke dalam akuarium kemudian biarkan selama satu hari. Metode ini dilakukan untuk menstabilkan pH air, jika satu hari terlalu lama, Anda dapat menambahkan larutan trisufat 5 ppm atau menggunakan garam khusus ikan hias. Sementara untuk suhu idealnya antara 32-35℃.

3. Pakan

Pemberian pakan yang baik tentunya hal yang sangat penting dalam budidaya ikan louhan. Sehingga jangan memberikan pakan sembarangan dan berikan pakan yang berkualitas agar mendapatkan ikan yang berkualitas. Pakan yang berkualitas juga mempengaruhi keberhasilan budidaya louhan terlebih lagi saat 2 minggu pertama sebelum dibudidayakan.

Untuk pakan yang direkomendasikan adalah jenis pakan alami antara lain udang kecil, jangkring, dan cacing karena pakan tersebut mengandung nutrisi yang sangat baik untuk louhan. Penting untuk diingat bahwa jangan memberikan pakan buatan karena biasanya mengandung zat pewarna berbahaya.

4. Pilih Indukan yang Berkualitas

Kualitas anakan ikan tentunya sangat dipengaruhi oleh indukannya. Cara mendapatkan indukan berkualitas adalah dengan membeli ikan louhan yang berharga mahal(tentunya memperhatikan banyak faktor), langkah ini juga akan menguntungkan apabila indukan dijual lagi.

Untuk memperoleh indukan berkualitas, begini ciri-cirinya :

  • Anggota tubuh lengkap, tidak cacat dan tidak bengkok.
  • Memiliki jenong.
  • Ikan sudah memiliki jenong saat berukuran 10 cm dan sudah terlihat corak mutiara di jenongnya.

Cara lain untuk mendapatkan indukan adalah dengan mengawinkan indukan ikan jantan dan betina. Caranya adalah dengan menyiapkan ikan jantan dan betina dalam satu akuarium dan berikan penyekat di tengah akuarium, ini sebagai pendekatan. Jika keduanya terlihat seperti akan bertengkar, segera tutup sekat tersebut.

budidaya ikan louhan

Sumber : dunia-perairan.com

Tunggu sampai keduanya mulai mengenal dan akrab. Jika kondisi sudah membaik, buka lagi sekatnya dan amati pergerakan keduanya. Ciri-ciri ikan louhan yang sudah akan kawin adalah dengan menggesek-gesekkan badannya dan menggoyangkan ekornya. Saat keduanya sudah siap kawin, tutup akuarium dengan kertas berwarna gelap dan jangan lupa berikan makan yang banyak. Biarkan ikan louhan melakukan perkawinan dan lepaskan penutup setelah 1-2 hari karena di waktu tersebut ikan biasanya melakukan perkawinan.

5. Pemijahan Telur

Proses perkawinan terjadi sekitar 1-2 hari, kemudian telur akan mulai terlihat di bagian bawah akuarium. Tidak semua telur berhasil dibuahi sehingga perhatikan telur-telur yang gagal dibuahi yaitu yang berwarna putih susu. Sedangkan telur yang berhasil dibuahi berwarna kuning dengan bintik hitam.

Biarkan indukan tetap berada di akuarium karena keduanya akan memberikan sirkulasi pada telurnya dengan cara mengipasi dengan siripnya. Jangan lupa untuk tetap memberikan makan. Sekitar 2 hari, telur akan mulai menetas, saat ini sebaiknya pindahkan indukan ikan louhan agar tak mengancam anaknya.

Baca juga: Ingin Coba Budidaya Ikan Hias? Coba 7 Jenis Ikan Ini

Nah, itulah artikel mengenai cara budidaya ikan louhan di akuarium. Bagaimana? Tertarik? Selamat mencoba!


Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.