kemuning

Indonesia merupakan negara besar yang memiliki biodiversitas yang tinggi sehingga banyak terdapat jenis flora dan fauna di Indonesia. Salah satunya adalah kemuning. Kemuning merupakan salah satu tanaman yang langka.

Tumbuhan dengan nama ilmiah Murraya paniculata ini di dalam tulisan Rifai (1994), A Discourse in Biodiversitas Utilization in Indonesia menjelaskan bahwa kemuning termasuk ke dalam tiga puluh tumbuhan obat langka.

 

kemuning

Sumber : alamipedia.com

Mengenal Apa itu Kemuning?

Secara morfologi, kemuning merupakan tanaman perdu yang dapat tumbuh mencapai 8 meter, bercabang serta beranting banyak dengan batang yang keras, beralur dan tidak berduri. Daun kemuning memiliki bentuk majemuk bersirip ganjil dan memiliki anakan daun sekitar 3-9 yang letaknya berseling. Helaian daunnya bertangkai berbentuk telur, sungsang dengan ujung pangkal runcing, tepinya rata atau sedikit bergerigi. Panjang daunnya sekitar 2-7 cm dengan lebar antara 1-3 cm. Daunnya berwarna hijau dengan permukaan licin dan mengkilap.

kemuning

Sumber : ikuiri.com

Bunganya majemuk yang berbentuk tandan dan terdiri atas 1-8 bunga. Karena tajuknya yang lebar dan bunganya yang memiliki nilai estetika, kemuning sering dijadikan tanaman hias. Sementara bentuk buahnya bulat memanjang atau bulat telur yang memanjang berukuran 8-12 mm. Buah berwarna hijau saat masih muda dan berubah warna menajdi merah mengkilap saat sudah tua. Di dalam buahnya memiliki biji dua buah.

Keistimewaan Kemuning

Bagian, daun, bunga dan akar kemuning umumnya diolah menjadi obat herbal.  Daun kemuning kering sering dijadikan bahan obat tradisional dan juga diekstrak.  Daun kemuning dikenal memiliki efek farmakologis sebagai anestesia atau pemati rasa, antiradang, antirematik, sedatif, antitiroid, penghilang bengkak, memeperlancar peredaran darah, membantu melangsingkan tubuh dan menghaluskan kulit.

Selain itu daun kemuning juga mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid yang membantu menurukan kolestrol dalam darah. Dalam beberapa penelitian juga disebutkan bahwa daun kemuning juga dilaporkan mempunyai aktivitas biologi sebagai antibakteri dan antipirek (penurun panas).

BACA JUGA: Ikuti Langkah Ini Untuk Merawat Tanaman Hias Daun Suplir

Itulah artikel mengenai keistimewaan kemuning yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru lainnya? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.