Faktor Penurunan Harga Pada Produk Pertanian

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai penyebab perubahan harga produk pertanian

Produk Pertanian

Masalah Sektor Pertanian

pasar
pexel.com

Baca juga: Disaat Pandemi, Ekspor Cocopeat Telah Masuk Pasar Dubai

Produk pertanian dikenal dengan sifatnya yang bergantung pada kondisi alam untuk menghasilkan kualitas produk yang maksimal, maka dari itu produk pertanian sangat berbeda dengan produk laiinya.

Salah satu risiko yang harus dihadapi adalah terjadinya perubahan harga atau keadaan harga yang tidak stabil setiap saat. Padahal harga merupakan salah satu unsur pemasaran yang sangat penting pada produk pertanian.

Disaat harga produk pertanian merosot turun petani akan mengalami kerugian karena tidak bisa mengembalikan modal pada saat penanaman dan hal ini yang selalu dikhawatirkan para petani.

Pada masa pandemi adalah masa terberat bagi para petani dan pedagang karena beberapa bulan terakhir terjadi penurunan harga komoditi pertanian baik di pasar global, nasional maupun lokal.

Hampir semua komoditi mengalami penurunan harga yang sangat tajam.

Hal ini terjadi karena pandemi membuat masyarakat enggan mengeluarkan uang untuk kebutuhannya ditambah lagi pemerintah memberikan intruksi agar tidak sering kelar rumah

Untuk menurangi penyebaran virus di tempat umum dan di tempat orang banyak berkumpul sa;ah satunyanya adalah pusat perbelanjaan dan pasar tradisonal.

Faktor Penyebab Penurunan Harga

pasar
pixabay.com

Selain itu faktor yang menyebabkan turunnya harga produk pertanian yang tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah apalagi oleh petani sendiri.

Parameter tersebut meliputi komoditi substitusi, perkembangan ekonomi global dan nasional, dinamika pasar, spikulan di pasar berjangka, jumlah petani yang sangat banyak, dan lain sebagainya.

Berikut faktor lainnya penyebab penurunan harga produk pertanian :

  1. Sifat Produk Musiman

Produk musiman adalah produk yang memiliki jumlah yang mencukupi pada waktu tertentu saja.

Contohnya pada masa panen padi maka stok untuk kebutuhan beras akan tercukupi namun jika perubahan iklim terjadi

Atau ada kendala yang menyebabkan perurunan kapsitas beras maka akan mengalami kelangkaan dan hal ini yang memicu naiknya harga beras.

  1. Fasilitas Penggudangan Kurang.

Penggudangan menjadi solusi bagi sifat produk pertanian yang musiman, namun permasalahannya adalah bagaimana kualitas penggudangannya tersebut.

Penggudangan banyak dirasa kurang, baik dari segi ketersediaan dan kualitasnya.

Tidak semua petani memiliki akses untuk penggudangan dan jika memiliki pun banyak yang kurang berkualitas sehingga produk akan mudah rusak.

Kurangnya fasilitas penggudangan akan menyebabkan petani terpaksa langsung memasarkan produk pertaniannya.

Sama halnya dengan sifat musiman, jika sistem penggudangan kurang maka pasokan akan melimpah dan harga produk akan menurun.

  1. Distribusi Terhambat

Distribusi produk pertanian sering menjadi masalah karena masih adanya kecenderungan sifat kapitalisme di dalam proses distribusinya.

Hal ini akan menyebabkan adanya kelangkaan produk pada suatu daerahyang nantinya dapat memicu kenaikan harga. Sebaliknya, sifat kapitalisme ini juga dapat menurunkan harga di daerah tertentu.


Itulah informasi mengenai penyebab penurunan harga produk pertanian. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga:

Sumber: Farming.id

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.