Dalam beragam usaha apapun, hasil akhirnya adalah pasar dimana produsen (peternak) bertemu dengan konsumen (masyarakat). Hal tersebut terbilang sederhana tetapi prosesnya sangat rumit, mengingat kepentingan akan mata uang memuat beragam kepentingan lain di dalamnya. Target pasar adalah hal yang penting, termasuk bagi peternak sapi.

Hal ini melahirkan peran profesi lainnya yang dikenal dengan nama distributor (penyuplai) sehingga dari produsen kepada konsumen prosesnya lebih gampang. Saking mudahnya pekerjaan ini, membuat menjamurnya peran distributor yang melahirkan supply chain (jalur distribusi) yang ribet dan berbelit-belit sebelum sampai ke target utamanya atau pasar tujuan.

Hal ini pulalah yang menyebabkan kebanyakan peternak mengalami banyak kerugian karena upaya keras dalam pemeliharaan tidak sebanding dengan nilai jual, begitu pula yang dialami oleh pihak konsumen yang menganggap bahwa harga yang diperoleh dari peternak terlampau mahal.

Oleh karena itu, mulailah kenali target pasar sebelum melakukan transaksi jual-beli. Berikut ini adalah beberapa target pasar untuk kamu yang berprofesi sebagai peternak sapi cerdas.

Pasar Hewan

Pasar menjadi tempat yang paling tepat untuk menjual, mengingat tempat ini merupakan tempat yang paling ramai didatangi oleh pembeli yang notabenenya konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.

Hal ini adalah peluang bagi kamu peternak sapi yang memiliki sapi peliharaan yang akan segera dijual. Pada pasar hewan, biasanya menjual beragam jenis hewan mulai dari hewan kecil maupun hewan besar. Terlepas dari itu, biasanya hewan besar dikelompokkan lagi ke dalam hewan ternak yang biasanya dijual terpisah.

Ada beragam pasar hewan yang bisa kamu temui di Indonesia seperti Pasar Ternak Payakumbuh, Palangki, Seri Kembangan, Batangari, Pasar Bolu, dan beragam pasar ternak lainnya. Sebaiknya, kamu menjual ternak sapi kamu di pasar secara langsung untuk mendapatkan harga yang lebih memuaskan.

Rumah Potong Hewan

Syarat dan Peluang Usaha Mendirikan Rumah Potong Hewan

Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan suatu bisnis rumah potong sebagai salah satu penyalur daging sapi ke pasar-pasar baik itu tradisional maupun swalayan dan pasar modern. Tetapi, biasanya penyuplai ke pasar modern dikuasai oleh RPH dengan standarisasi yang tinggi.

Untuk kamu peternak sapi yang ingin melakukan transaksi sapi, RPH dapat menjadi solusi lainnya sehingga kamu tidak perlu pusing dalam urusan promosi usaha sapi kamu.

Beberapa hal yang perlu Anda ingat sebelum melakukan penjualan di RPH adalah harga sapi Anda tentu akan mengikuti perkembangan harga daging di pasaran dimana semakin tinggi harga daging pasaran maka harga sapi Anda semakin tinggi, begitupun sebaliknya.

Namun, RPH adalah solusi yang sangat bijak bagi Anda yang memiliki sapi yang mengalami kejadian seperti patah tulang, roboh, dan penyakit sejenis yang tidak berpengaruh pada tulang namun akan menyebabkan produktivitas menurun dan kekurusan, yang lambat laun akan berbahaya bila dipertahankan. Walaupun harganya bisa sampai setengah dari nilai jual yang sebenarnya, paling tidak Anda tidak akan mengalami kerugian total.

Baca juga: Syarat & Peluang Usaha Mendirikan Rumah Potong Hewan

Hewan Kurban

Kebutuhan akan ternak sapi akan  meningkat seiring dengan permintaan untuk kurban sapi, terutama mendekati Idul Adha.

Usaha ini termasuk yang paling menguntungkan dalam budidaya ternak sapi tetapi waktunya yang membutuhkan satu tahun penuh membuat peluang pasarnya tipis untuk dilirik secara penuh. Untuk itulah, Anda sebagai peternak sapi cerdas harus memanfaatkan momentum ini untuk meraup untuk yang lebih besar dibandingkan hari-hari penjualan sapi lainnya.

Tetap perhatikan bahwa dalam menjual sapi kurban, sapi Anda harus bebas dari penyakit, umur yang sesuai, tidak cacat dan sudah ada Surat Keterangan dari petugas berwenang sehingga selain meraup untung yang lebih besar, Anda bisa mendapatkan manfaat untuk mereka yang mau berkurban.

Baca juga: Cara Memilih Hewan Qurban yang Layak

Cara Memilih Hewan Qurban yang Layak

Jualan Bibit Sapi

Usaha dalam upaya jualan bibit sapi dapat menjadi pilihan lainnya bagi anda peternak sapi cerdas. Anda yang memiliki indukan sapi yang lebih banyak dapat mengembangkan budidaya bibit sapi.

Prospek bisnis ini masih sangat terbuka luas, melihat sulitnya mendapatkan bakalan bibit sapi dewasa ini dan masa bunting sapi yang cukup lama yakni sekitar 9 bulan lebih. Oleh karena itu, bila Anda serius untuk menjalankan program ini, maka Anda membutuhkan modal yang cukup besar dengan indukan yang lebih banyak.

Keuntungan yang bisa Anda dapatkan menjadi penjual bibit sapi ialah Anda bisa bekerja langsung dengan Pemerintah karena peluang usaha ini tidak terlalu banyak dilirik oleh orang-orang serta hal yang kedua ialah kamu bisa menentukan jenis sapi yang akan kamu ternakkan, tentunya hal ini akan berimbas pula pada harga jual.

Usaha Penggemukkan

Usaha penggemukan sapi termasuk usaha yang paling diminati dan disukai oleh peternak baik skala tradisional maupun skala modern. Hal ini karena melihat prosesnya yang tidak membutuhkan waktu yang lama tetapi mampu meraup untung yang lebih banyak.

Belakangan ini, telah berkembang program budidaya ternak sapi yang mampu Anda capai sekitar 3 hingga 5 bulan dan langsung siap untuk dijual ke pasaran. Pada prinsipnya, beberapa peternak berusaha untuk mencari bibit unggul dan mensupport pertumbuhannya dengan manajemen peternakan yang lebih baik seperti pemberian pakan komersial atau konsentat serta hijauan yang bermutu untuk mendapatkan pertumbuhan bobot badan yang lebih cepat.

Tips Menggemukkan Sapi dalam 3 Bulan

Beberapa peternak lainnya menggunakan teknik lain yaitu dengan mencari ternak yang kurus namun telah berumur tua. Terkadang, masalahnya ialah penyakit cacingan atau nafsu makan menurun sehingga dengan pemberian obat cacing dan vitamin, nafsu makan dapat bertambah. Tambahan lainnya ialah pemberian hijauan yang berkualitas untuk mendapatkan produktivitas yang diinginkan. Terlepas dari kedua teknik itu, kamu bisa menentukannya berdasarkan keinginanmu.

Baca juga: 5 Tips Ampuh Menggemukkan Sapi dalam 3 Bulan

Aplikasi Online (Pak Tani Digital)

Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia globalisasi sekarang ini menuntut akan pekerjaan yang cepat selesai dan terukur. Anda bisa menyelesaikan persoalan yang dengan sekali sentuhan, hanya  dengan bermodalkan kuota internet.

Belakangan ini, telah banyak bermunculan beragam aplikasi online yang digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Tidak jauh dari itu, terdapat aplikasi yang mempertemukan peternak dengan konsumen secara langsung, tanpa melalui perantara/agen. Aplikasi tersebut adalah Pak Tani Digital yang bergerak di bidang pertanian, peternakan dan perikanan yang dapat membantu Anda menjual ternak sapi.

Nah, bagi kamu peternak sapi yang ingin menjual ternak maupun bibitnya, Anda bisa men-download aplikasi Pak Tani Digital di Google Play Store atau melalui bit.ly/paktaniapp. Menariknya, Anda bisa menggunakannya secara gratis untuk mempromosikan ternak sapi Anda.


Itulah 6 target pasar peternak sapi yang perlu diketahui. Bagaimana Sobat PTD? Siapa di antara kamu yang sudah atau berencana untuk beternak sapi? Jangan lupa komen-komen di bawah ya.

Klik & Baca: 7 Peluang Usaha Ternak Yang Wajib Kamu Tahu

Penulis: Suryadi Pappa

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.