Cara Mengatasi Penyakit Akar Gada pada Kembang Kol

Tips

Written by:

Beberapa bagian dari tanaman yaitu daun, batang, bahkan akar memiliki fungsi yang berbeda. Akar sangat berperan penting bagi tanaman karena berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara, mengangkut unsur hara, serta menyongkong dan memperkuat tanaman agar tidak mudah roboh. Jika akar tidak sehat, maka akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Hal ini juga menentukan produktivitas yang akan dihasilkan.

Tanaman hortikultura merupakan tanaman yang sering dibudidayakan oleh masyarakat, salah satunya adalah tanaman sayuran. Tanaman sayuran yang sering dibudidayakan oleh petani, khususnya petani dataran tinggi, adalah kembang kol.

Kembang kol merupakan keluarga dari kubis-kubisan yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Akan tetapi, tanaman kembang kol sering terkena penyakit akar gada sehingga hal ini sangat meresahkan petani dan memerlukan pengendalian yang tepat.

Apa itu Penyakit Akar Gada?

Penyakit akar gada disebabkan oleh jamur Plasmodiophora brassica, penyakit yang menyerang bagian akar tanaman Brassicaceae. Akar tanaman yang terserang penyakit ini tampak menggelebung atau bentuknya bulat-bulat sehingga dapat menghambat pertumbuhan tanaman tersebut. Spora Plasmodiophora brassica bisa bertahan lama dalam tanah bahkan sampai 10 tahun tanpa tanaman inang.

Penyakit Akar Gada

Sumber: nasa88.wordpress.com

Penyakit akar gada menyebar dari benih yg mengandung patogen penyakit, biasanya dipengaruhi oleh sejarah lahan. Misalnya, cagar benih yg akan ditanam bisa saja terkena patogen penyakit akar gada. Selain itu, jarak tanam yang tidak teratur juga dapat membuat penyakit tersebut menyebar.

Penanaman yang salah merupakan salah satu yang menyebabkan penyakit ini. Tanaman kol seharusnya ditanam dengan posisi akar lurus. Selain tingkat keasaman tanah, juga perlu diukur, jika pH tanah tersebut asam, maka akan memicu adanya jamur. Sedangkan untuk pH basa, akan menimbulkan bakteri.

Jika akar tanaman yang terkena penyakit gada dimakan oleh sapi, maka kotoran sapi tersebut masih mengandung pathogen penyakit tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan sebelum penyakit itu menyebar.

Cara Mengendalikan Penyakit Akar Gada

Hal yang dilakukan untuk mengendalikan patogen penyakit ini adalah dengan memanfaatkan trikodarma dan melakukan rotasi tanam pada lahan. Pengendalian dengan trikodarma merupakan pengandalian yang tidak menggunakan bahan kimia sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Trikodarma tidak menyerang tanamannya tetapi menyerang penyakit akar gada tersebut.

Adapun pengendalian lain yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi atau menghentikan penggunaan pupuk kimia sintetis (UREA), menambahkan kapur dolomit pada perendaman benih, dan menyemprotkan pestisida secara hayati. Trikodarma dapat dibudidayakan sehingga memudahkan petani dalam penerapannya.

Baca juga: Cara Mengendalikan Penyakit Layu Bakteri pada Tanaman Tomat

Penulis: Wiwi Sepriani
Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.