Mentan Beberkan 7 Negara Untuk Ajak RI Kerja Sama Di Upacara Hari Pancasila 1 Juni

Menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2019 kemarin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut menghadiri upacara di Polbangtan Gowa, Sulawesi selatan. Dalam arahannya, Menteri Amran meminta dan mengajak para mahasiswa Polbangtan Gowa untuk bersemangat dalam memajukan Indonesia

“Kita ini adalah negara besar, kita harus optimis. Bung Karno selalu mengatakan kita adalah negara besar dan kita harus bisa sejajar dengan negara-negara maju” , ungkap Amran ,Sabtu (01/06/2019).

Baca Juga : Dorong Kerja Sama Pertanian Berbiaya Nol, Menteri Luhut Jalin Kerja Sama Dengan India

Menteri Amran juga menyebutkan bahwa semangat untuk membawa pertanan Indonesia yang lebih baik perlu ditanamkan di dalam setiap pelaku sektor pertanian, termaksuk para mahasiswa yang akan terjun langsung ke sektor pertanian kelak.

Mentan Beber 7 Negara Tersebut

Menteri Amran juga menjelaskan bahwa pada pertemuan G20 yang berakhir pada 1 Desember 2018 kemarin, disebutkan ada tujuh negara maju yang meminta untuk bertemu dengan Menteri Pertanian RI. Menteri Amran menyebutkan sudah melayani satu per satu negara yang ingin bertemu dan sudah bertemu dengan Menteri Pertanian Argentina, Brasil, India dan Jepang.

Baca Juga : 13 Komoditas Pertanian yang Berpotensi Diekspor

Saat pertemuan Menteri Amran dengan para Menteri Pertanian negara maju tersebut, mentan meminta untuk dapat mengekspor 6 buah produk dari Indonesia ke negara-negara tersebut meskipun hanya ditawarkan untuk ekspor satu produk. “Selalu seperti itu gaya negoisasi kami”, papar Amran.

Ekspor Produk Pertanian

Pesan dan Capaian Oleh Mentan

Mentan juga menyampaikan pesan agar para mahasiswa tidak pantang menyerah dalam meraih cita-cita karena kelak memiliki peluang besar menjadi agropreneur yang sukses. Niat yang kuat dan kerja keras adalah kunci untuk meraih keberhasilan, ungkap Amran.

“Semua capaian pembangunan pertanian selama lima tahun terakhir merupakan kerja keras kita semua”, ungkap Amran.

Dalam lima tahun terakhir, adapun pembangunan yang ditoreh Indonesia dalam sektor pertanian salah satunya adalah penekanan tingkat inflasi pangan yang ditekan hingga titik terendah. Dari 10,57% di tahun 2014, turun menjadi 1,26% di tahun 2017. Penurunan ini adalah penurunan paling signifikan dalam sejarah, ungkap Amran.

Capaian lainnya juga ditunjukkan dalam Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang menunjukkan tren positif. Capaian pada periode 2013-2017 menunjukkan nilai sektor PDB mencapai Rp 1.375 Triliun atau naik 47% dibanding periode 2013.

Baca Juga Agroedutourism IPB, Wisata Pertanian Edukatif yang Menarik

Tak hanya itu, menteri Amran juga menyebut capaian lainnya seperti tingkat kemiskinan di perdesaan yang menurun, kesejahteraan petani yang meningkat, serta ekspor pertanian yang meningkat pesat. Semangat dan kerja keras yang telah dibangun selama lima tahun terakhir, diharapkan Amran dapat terus dipelihara oleh generasi penerus.

“Kami lakukan ini semua demi merah putih dan demi Indonesia, kita akan berlalu dan generasi kita selanjutnya akan mengambil tongkat estafet untuk menggantikan kita semua,” ujarnya.

Sumber : Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.