bawang putih

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai swasembada bawang putih.

Bawang Putih

Keadaan Produksi Bawang Putih Dalam Negeri

bawang putih
pixabay.com

Baca juga: Meningkatnya Angka Nilai Tukar Petani (NTP)

Bawang putih merupakan salah satu komoditas dalam subsektor hortikultura yang dikenal sebagai salah satu penyedap rasa yang memiliki banyak manfaatnya.

Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka kebutuhan konsumsi bawang putih juga semkain meningkat, namun peningkatan konsumsi tidak diikuti dengan peningkatan jumlah produksi bawang putih dalam negeri.

Keadaan yang tidak seimbang antara produksi yang terus menurun dengan konsumsi yang semakin meningkat menyebabkan bawang putih impor tidak dapat terelakan untuk memenuhi kebutuhan bawang putih nasional.

Dikenal sebagai Negara Agraris seharusnya Indonesia mampu menyediakan berbagai sumber bahan makanan yang berasal dari sektor pertanian

Tetapi pada kenyataannya Indonesia rutin melakukan impor bawang putih setiap tahunnya. Hal ini bisa menyebabkan tidak tercapainya  kemandirian pangan.

Swasembada Bawang Putih

bawang putih
pixabay.com

Baca juga: Apa itu Perjanjian Perdagangan Bebas Pada Produk Pertanian ?

Demi mendorong kemandirian pangan pemerintah berupaya untuk menekan defisit neraca perdagangan dengan mengurangi tekanan impor melalui program swasembada bawang putih nasional.

Pemerintah menyadari untuk mengembalikan kemampuan swasembada bawang putih nasional bukan hal yang mudah.

Kebutuhan bawang putih nasional mencapai 580 ribu ton per tahun dan 95%-nya berasal dari impor sehingga diperlukan program perluasan lahan maupun produksi bawang putih lokal terus digenjot untuk mengurangi ketergantungan impor.

Untuk pencapaian dalam pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam negeri atau swasembada,

Indonesia masih harus membutuhkan areal tanam seluas 70 ribu hektare sehingga kekurangannya akan terus dikejar hingga lima kali lipat dari yang sekarang.

Pemerintah akan melakukan perluasan lahan secara bertahap dan akan terus ditambah, terbaru tidak hanya memaksimalkan sentra bawang putih

Seperti di Jawa Tengah, seperti, Brebes, Temanggung, Magelang, Batang, Tegal, Karanganyar, Wonoaobo dan Semarang tetapi juga di wilayah Sumatra.

Empat tahun ke depan sudah harus bisa dinaikkan untuk mencapai target swasembada bawang putih. Oleh karena, produksi benih dari hasil panen hari ini (di Batang) juga untuk kebutuhan tanam berikutnya.

Dalam pencapaian ini, Kementan akan terus mendampingi langsung dalam proses dan akan menjamin harga per kilo dari petani tidak jatuh  saat panen dengan bekerjasama dengan tengkulak.


Itulah informasi mengenai swasembada bawang putih yang harus dicapai. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga : Perkuat Ekspor Dengan Budidaya Vanili

Sumber: Medcom.id

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.