Panduan Cara Budidaya Langsat Agar Cepat Berbuah

Mau tau cara budidaya buah langsat? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Buah Langsat

Mengenal Buah Langsat

buah langsat
pixabay.com

Baca juga: 5 Tips Budidaya Buah Naga di dalam Pot

Langsat (Lansium domesticum) atau Langsep adalah buah yang mirip dengan buah duku karena memang masih satu keluarga dengan duku.

Sama seperti duku, langsat berbentuk bulat berwarna kuning kecoklatan dengan bercak hitam disekitarnya dan umumnya tumbuh bergerombol dalam satu tangkai. Buah langsat merupakan buah khas Maluku yang kini banyak ditemukan disemua dataran.

Perbedaan langsat dan duku sangat signifikan, pohon langsat daunnya tidak serimbun pohon duku, batangnya tidak besar dan memiliki percabangan tegak dengan daun berwarna hijau tua, kulit buah langsat lebih tipis dan rasa buah langsar lebih asam dengan kandungan getah yang lebih banyak.

Langsat memiliki kandungan kalori dan vitamin yang cukup tinggi, selain itu protein, lemak, karbohidrat, mineral, kalsium, fosfor dan zat besi.

Dengan kandungan tersebu langsat memiliki banyak manfaat. Manfaat langsat diantaranya memperlancar pencernaan; mencegah sel kanker; mengobati demam; mengobati bekas gigitan serangga.

Kedua buah ini sama-sama nikmat dan menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Buah langsat tinggi kandungan serat, vitamin, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh.

Buah langsat mengandung polifenol yang berlimpa, sebagian terdapat dalam daging buahnya, tapi paling banyak ada pada bagian kulit dan bijinya.

Manfaat langsat diantaranya memperlancar pencernaan; mencegah sel kanker; mengobati demam; mengobati bekas gigitan serangga.

Dengan melihat banyaknya manfaat dalam kandungan buah langsat ini maka budidaya buah langsat menjadi salah satu peluang untuk membuka usaha baru.

Cara Menanam Budidaya Langsat

buah langsat
haragbulanini.com

Baca juga: Cara Budidaya Buah Tin Dalam Pot Bagi Pemula

Persiapan Bibit Langsat

Perbanyakan dengan biji benih langsat dalam media semai berupa campuran tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1. dalam pot atau polybag.

Bibit semai perlu disirami 1-2 kali sehari dan jangan terlalu berlebih. Setelah berumur 2-3 bulan serta bibit sudah memiliki tinggi kira-kira 30-40 cm bisa di letakkan ke lahan tanam.

Persiapan Lahan Tanam Langsat

Lahan yang akan digunakan untuk menanam langsat dibersihkan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya, setelah itu gemburkan tanam pada lahan tersebut.

Jika lahan memiliki pH kurang dari ketentuan, maka lakukan pengapuran. Sebelum 1-2 bulan masa tanam, buatlah lubang tanam berdiameter 0,6 m x 0,6 m x 0,6 m dengan jarak tanam yaitu 8 m x 8 m.

Penanaman Langsat

Jika semua sudah siap, segera lakukan penanaman. Tanam bibit benih ke dalam lubang yang telah disiapkan lalu timbun kembali dan lakukan penyiraman.

Pemeliharaan Langsat

  1. Penyiraman
    Lakukan penyiraman optimal pada musim kemarau, namun jika langsat sudah berkembang dengan kuat jadi penyiraman dapat dilakukan saat diperlukan saja.
  2. Penyiangan
    Lakukan penyiangan pada gulma dan tanaman pengganggu lainnya agar langsat dapat berkembang dengan baik dan tidak berebutan nutrisi yang ada dengan gulma.
  3. Pemupukan
    Pemupukan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, urea, TSP serta juga ZA tentunya memakai dosis pas dengan keadaan dan ukuran tanaman langsat.

Pemanenan Langsat

Pohon langsat mulai berbunga dan berbuah setelah berumur 12 tahun atau lebih. Namun jika tanaman berasal dari bibit hasil proses cangkok/sambung bakal akan berbuah setelah berumur 8 tahun.


Itulah informasi mengenai cara budidaya langsat yang baik. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!

Baca juga: 5 Langkah Budidaya Melon Sampai Panen

Penulis: Rini Itona

Sumber Gambar Unggulan: Seedvendor.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.