buah melon

Apakah kamu tertarik untuk melakukan budidaya buah melon? Yuk, ikutin langkah-langkah di artikel berikut ini PTD akan membagikan caranya.

Buah melon bukanlah buah asli dari Indonesia. Melon (Curcumis Melo L) berasal dari dataran rendah persiah, dan menyebar ke beberapa wilayah seperti Eropa, Asia, Timur Tengah, Amerika, hingga Indonesia.

Buah melon merupakan salah satu buah yang memiliki banyak manfaat, kaya kandungan zat dan vitamin yang terdapat di dalamnya.

Pada buah melon mengandung 60 kalori dan 14 gram kandungan gula alami. Buah melon juga dapat memberi energi, serta kadar lemak yang rendah.

5 Langkah Budidaya Buah Melon

Berikut langkah-langkah budidaya buah melon dengan sistem ajir, yaitu:

Baca Juga: Cara Budidaya Buah Tin Dalam Pot Bagi Pemula

Persiapan Lahan Tanam

  1. Pembersihan gulma, rumput liar, dan obyek lainnya yang dapat menghalangi cahaya matahari.
  2. Tanah mengandung unsur hara serta keseimbangan pH tanah, baik pada dataran rendah hingga tinggi.
  3. Dengan menggunakan cangkul atau traktor bajak, lakukan penggemburan tanah.
  4. Buat lubang pupuk (sepasang) untuk bedengan berbentuk alur dan bagian tengah berfungsi untuk pengairan.
  5. Siapkan pupuk dasar berupa campuran pupuk organik (pupuk kandang) dan buatan (campuran Phonska:SP-36:KCL dengan rasio 5:3:1)
  6. Gunakan plastik mulsa untuk menutup bedengan, agar mencegah penguapan berlebih serta mencegah tumbuhnya gulma.
lahan buah melon
usahakeras.com

Persiapan Bibit Melon

  1. Benih melon hibrida unggulan dapat diperoleh di toko pertanian
  2. Rendam benih selama 4 -12 jam pada larutan 1 Liter air, ZPT, dan bakterisida+fungisida sistemik
  3. Balut benih dengan kain basah sekitar 1-2 hari, untuk merangsang perkecambahan
  4. Siapkan tanah yang telah diayak, lalu masukkan ke dalam pot dan dan siram dengan air bersih.
  5. Setelah akar muncul, pindahkan tanaman pada pot dengan kedalaman lubang sekitar 1 cm. Tutup dengan taburan tanah tipis.
  6. Dalam 1-2 hari, bibit akan tumbuh. Agar batang bisa segera beradaptasi dan kokoh maka pindahkan bibit pada lokasi yang panas.
  7. Penyiraman secara rutin pada pagi, siang sore.
  8. Siapkan ajir dengan panjang sekitar 2 meter untuk pertumbuhan tanaman melon.
  9. Saat usia bibit 7 hari (daun tengah sudah tumbuh), pindahkan ke lahan tanam yang telah dilubangi dengan jarak 40-50 cm.
  10. Siram larutan NPK 16-16-16 dan insektisida pada tiap lubang tanam.
  11. Bibit melon ditanam pada pagi hari (lakukan sebelum jam 10). Kemudian, dilanjutkan diatas pukul 2 siang hingga sore hari. Segera lakukan penyiraman.
  12. Agar perakaran bibit melon yang masih muda tidak rusak, maka segera pasang ajir.
bibit buah
pertanian.go.id

Baca Juga: 5 Tahap Menanam Buah Cherry Paling Mudah Bagi Pemula

Pemupukan Susulan dan Pengairan

Pemupukan susulan dan pengairan dilakukan dengan 2 cara yaitu kocor dan semprot.

1. Pemupukan kocor, bertujuan untuk memacu pertumbuhan serta perkembangan tanaman, dengan rasio pupuk:

  1. Umur 1-18 hari setelah tanam (HST) = NPK Grower: KNO merah: Yaramila (5:2:1). Cara buat: campuran pupuk (Tiap 2 gelas minum ) dilarutkan dengan 40 Liter air lalu dikocorkan secara merata.
  2. Umur 19-37 HST = NPK 16-16-16: KNO putih: Yaramila (5:2:1). Cara buat: campurkan masing-masing pupuk 3 gelas, lalu dilarutkan dengan 40 liter air.
  3. Umur 38-55 HST= NPK 16-16-16: MKP: KCL: Kalsium: Yaramila (5:2:2:1:1). Cara buat sama dengan umur tanaman 19-37 HST.

2. Pemupukan semprot, bertujuan untuk memberikan unsur mikro bagi tanaman melalui batang dan daun. Biasanya, mengunakan pupuk mikro cair seperti Primarin-B. Cara pemakaian yaitu dengan menyemprotkan pupuk pada tanaman, dengan dosis sesuai petunjuk pada kemasan.

Pengairan bertujuan untuk menjaga metabolisme tanaman. Caranya: gunakan pompa air mesin untuk memompakan air ketengah bedengan. Interval penyiraman: musim kemarau sekitar 4 hari sekali dan musim hujan sekitar 7 hari sekali.

Seleksi Buah dan Pemangkasan Tunas, serta Penanggulangan Hama dan Penyakit

  1. Seleksi dilakukan pada ruas ke 12-14, bentuk buah bulat sempurna, dan tunas buah yang tidak tumbuh dipangkas.
  2. Berdasarkan gejala kerusakan tanaman yang ditimbulkan oleh organisme pengganggu tanaman tertentu, maka pengendalian hama jenis tertentu dapat menggunakan pestisida dan untuk jenis jamur tertentu dapat mengunakan fungisida.

Panen Buah Melon

  1. Panen mulai dilakukan pada usia 55-70 HST.
  2. Agar matang dengan serempak, sebagian besar melon terutama yang ber net harus di ethrel.
  3. Ciri buah melon yang matang yaitu warna dan gagang yang sudah mulai mengering dengan Wangi khas buah melon yang harum.

Itulah tadi yang perlu dilakukan saat ingin budidaya melon. Bagaimana sobat PTD apakah kalian tertarik untuk melakukannya? Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 5 Tips Budidaya Buah Naga di dalam Pot

PenulisRM Winnie

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-melon-dengan-sistem-lesehan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.