Pembangkit Listrik Biogas dari Limbah Sawit

Mau tau informasi mengenai listrik biogas dari limbah sawit? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Pembakit Listrik Biogas

Listrik Biogas Perusahaan Sawit

limbah sawit
linetoday.com

Baca juga: Inovasi Baru Daun Teh Gambir yang Menambah Pendapatan Petani

Pemanfaatan listrik produksi pembangkit listrik bertenaga biogas dari limbah pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) di Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar telah diresmikan

Oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof Bambang PS Brodjonegoro PhD.

Hal ini didukung untuk mengoptimalkan pengolahan limbah sawit menjadi tenaga listrik karena perusahaan dapat manfaat luar biasa karena listrik dihemat dan limbah punya nilai.

Pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) yang dibangun oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V sejak tahun 2017 tersebut.

Telah berhasil menyalurkan 700 KW listrik yang memproduksi Biogas untuk mendukung operasional Pabrik Palm Kernel Oil Tandun.

Dengan adanya PLTBg Mantan menteri maka dapat memenuhi kebutuhan listrik perusahaan dan membantu mengatasi ketersediaan listrik di daerah terpencil terutama masyarakat yang bermukim di areal perkebunan sawit.

Teknologi menyulap limbah sawit menjadi tenaga listrik juga menjadi jawaban permasalahan limbah, baik limbah cair maupun limbah padat seperti cangkang sawit.

Inovasi ini berawal ketika perusahaan memiliki maslaah klasik yakni biaya produksi yang tinggi, maka dari itu menggunakan inovasi teknologi untuk meningkatkan operating excellent dan memanfaatkan nilai ekonomi dari sawit.

Di antaranya limbah yang masih memiliki manfaat ekonomi. Sehingga dapat menekan biaya produksi sehingga mampu membeli tandan buah sawit petani plasma dengan harga lebih baik.

Apresiasi Inovasi Biogas

limbah sawit
agrofarm.com

Baca juga: Inovasi Baru, Pembuatan Kelapa Menjadi Keripik Kelapa

Keuntungan lainnya dari penggunaan limbah cair menjadi tenaga biogas adalah dapat menekan dampak emisi gas rumah kaca.

Dan mendukung penerapan perkebunan yang lestari dan mampu menghemat hingga Rp 6 miliar per tahun dari satu pembangkit berkapasitas 700 KW.

Sebagai informasi BPPT riset, kajian, SDM, teknologi, dan peralatannya, sedangkan kita memiliki potensi limbah sawit yang sangat besar, yang berasal dari hasil olah pabrik kelapa sawit berkapasitas 575 ton tandan buah sawit per jam.

Inovasi ini didukung serta diberikan apresiasi karena perusahaan mampu mandiri dengan menyediakan ketersediaan listrik secara mandiri oleh PTPN V selaras dengan konsep circular ekonomi.

Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat juga tumbuh positif dan berbanding lurus dengan daya beli.

Di tempat sama Kepala BPPT Dr Ir Hammam Riza MSc mengungkapkan dengan terbitnya Perpres Nomor 22/2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), target biogas pada bauran energi EBT 23 persen tahun 2020 adalah sekitar 489,8 juta m3.


Itulah informasi mengenai pembakit listrik biogas dari lib=mbah sawit. Semoga informasi yang diberikan dapat memberikan manfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Sistem Irigasi Kabut, Inovasi Baru di Bidang Pertanian

Sumber: Republika.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.