Pendanaan Petani Sawit Sebesar Rp 25 Juta/Hektar, Kok Bisa?

Salah satu program yang digelontorkan pemerintah pada saat ini adalah peremajaan kelapa sawit. Untuk melaksanakannya, pemerintah sendiri telah menyiapkan pendanaan petani sawit bagi yang ingin melakukan peremajaan lahan sawitnya.

Hal ini dilakukan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit.

Darwin Nasution selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa pendanaan akan diberikan dengan syarat sebagai berikut :

1. Maksimal pendanaan adalah sebesar 4 hektar.
2. Lahan persyaratan minimal berusia 25 tahun keatas atau kesalahan penanaman bibit dengan usia lahan dibawah 25 tahun.

Baca Juga : RI Siap Mengolah 130 Juta Ton Limbah Sawit Jadi Omega 3

“Peremajaan itu dilakukan untuk membiayai maksimum 4 Ha. Kalau ada 6 Ha, yang dibayar 4 Ha saja. Itu ada dana Rp 25 juta per Ha diberikan melalui BPDP kepada petani yang ikut peremajaan. Siapa? Kalau dia punya kebun di atas 25 tahun, atau belum 25 tahun tapi bibitnya salah, sehingga produktivitasnya rendah sekali,” terang Darmin.

Mengapa Dilakukan Peremajaan Sawit?

Darmin juga mengegaskan bahwa pendanaan petani sawit tersebut digunakan untuk melakukan penebangan pohon tua yang sudah tidak produktif lagi.

Dengan demikian, pembersihan lahan untuk menanam kembali benih bersertifikat dapat menolong petani menghasilkan 9-10 ton kelapa sawit pada saat panen. Tidak hanya itu, sawit yang telah dipanen dapat dibeli oleh BPDP Kelapa Sawit.

Pendanaan petanis sawit
Pendanaan petanis sawit

“Sehingga tidak ada cerita setelah ditanam, berbuah hanya 2 ton per hektare per tahun. Saat ini dengan bibit bagus bisa 9-10 ton per hektare, sehingga hasilnya akan dibeli oleh BPDP,” ujar dia.

Baca Juga : 6 Tips Mengelola Perkebunan Sawit

Darmin juga menjelaskan bahwa mulai pekan depan, ada sekitar 84 ribu lahan sawit yang siap dieksekusi untuk peremajaannya. Ke semua lahan tersebut juga sudah masuk dalam verifikasi oleh BPDP Kelapa Sawit.

“Kalau sudah masuk verifikasi, dia akan buka rekening dan BPDP akan kirim uang Rp 25 juta/Ha. Saat ini dari 84.000 Ha, sudah 43% disalurkan. Jadi kami tidak benar-benar tunggu. Mulai minggu depan kami siapkan agar peremajaan itu jalan continue saja. Tapi sekarang baru berani Sumatera Utara karena sudah jelas mulai hujan,” ucap Darmin.

.

.

Nah itu dia ulasan artikel pertanian mengenai pendanaan petani sawit. Apakah kamu tertarik untuk ikut program ini?


Yuk mari bagikan artikel ini ya!

Baca Juga : Apa Jenis Tanah yang Baik untuk Kelapa Sawit?

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.