3 Alasan Kenapa Pertanian Terpadu Harus Dilakukan

Sejak kecil, kita tahu kalau Indonesia tempat kita besar dan tinggal ini adalah negara yang punya banyak banget lahan pertanian. Dari zaman nenek moyang, bertani adalah sebuah identitas yang sebenarnya tidak bisa dilepas dari bangsa Indonesia.

Kamu yang tinggal di luar ibukota Jakarta mungkin sudah sangat hafal dengan hamparan sawah, ladang, dan hutan yang ada di sekitar kamu tinggal. Belum lagi perkebunan dan peternakan yang bisa dengan mudah kamu temui dimana saja.

Baca: Jangan Dibuang Dulu! Kulit Buah Ini Ternyata Banyak Manfaatnya!

Tapi sayangnya, profesi petani sampai saat ini masih saja dianggap bukan bagian dari profesi yang keren. Dan taraf hidup para petani juga sangat jarang yang bisa meningkat dengan signifikan. Padahal, kalau tanpa mereka, akan sangat sulit buat kita menemukan berbagai bahan makanan yang selama ini terhidang di atas meja makan kita.

Sedih ga sih?

Nah, tapi sedih aja tidak akan cukup. Karena itu, berbagai upaya sampai saat ini terus diusahakan supaya taraf hidup petani ini bisa semakin meningkat. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem pertanian terpadu.

Kenapa pertanian terpadu?

Ada banyak alasan yang menjadikan pertanian terpadu dianggap sebagai salah satu solusi yang dapat membantu petani meningkatkan taraf hidupnya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Panen tidak terjadi setiap hari

pertanian terpadu

Kalau kamu punya sebidang tanah sawah, tidak mungkin kan kamu akan panen setiap hari?
Apalagi kalau tanah yang kamu punya diisi dengan satu jenis tanaman saja.

Butuh waktu berpekan-pekan hingga berbulan-bulan sampai kamu bisa menjual dan menikmati hasilnya.

Kebayang kan gimana sabarnya para petani selama masa penantian itu?
Terus gimana caranya mereka bertahan hidup dari hari ke hari?

Baca: Petani Digital Tak Lagi Tertinggal

Dengan adanya sistem pertanian terpadu, petani bisa memiliki pendapatan alternatif untuk memenuhi kebutuhan hidup hariannya sampai dengan waktu panen berikutnya.

2. Menekan harga pokok produksi

Dalam pertanian terpadu, pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, dan berbagai ilmu lain diterapkan dalam satu wilayah tani.

Dengan adanya sistem ini, petani jadi bisa menekan harga pokok produksi dengan cara menerapkan sistem zero waste.

Misalnya, limbah peternakan seperti sisa kotoran hewan bisa diolah dan dijadikan pupuk kompos untuk tanaman pertanian atau biogas. Selain itu, limbah pertanian juga bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak. Dengan begitu, petani bisa menekan biaya yang dibutuhkan.

3. Meningkatkan harga jual produk

pak tan digital

Selain pemanfaatan tanah dan limbah, dalam pertanian terpadu petani juga akan mendapatkan pembinaan.

Misalnya pembinaan untuk meningkatkan keunggulan produk tani yang dihasilkan. Baik produk primer maupun olahannya. Dengan begitu, produk tani yang dihasilkan bisa memiliki nilai tambah dan daya saing yang kuat.

Kebayang kan kenapa pertanian terpadu bisa ikut membantu petani meningkatkan taraf hidupnya?

Dan selain menerapkan sistem pertanian terpadu, ada juga cara lain yang bisa membantu peningkatan taraf hidup petani. Misalnya dengan memperpendek rantai bisnis.

Sudah umum diketahui kalau kamu mau membeli produk tani, maka kamu sulit untuk membelinya langsung dari petani kan?

Ada banyak rantai bisnis yang perlu dilalui oleh produk hasil tani sebelum sampai ke kamu. Mulai dari petani menjualnya ke pengepul, pengepul tingkat kecil, pengepul tingkat Kecamatan, pengepul tingkat Kabupaten, sampai ke pedagang besar dan sampai ke kamu.

Jauh banget kan prosesnya?

Dan bayangkan dari harga yang kamu bayarkan untuk membeli hasil tani tersebut, berapa yang akan sampai ke petani?

Nah, kalau kamu mau membantu meningkatkan taraf hidup petani, kamu bisa ikut terlibat dalam pembangunan pertanian terpadu atau memperpendek rantai bisnis produk hasil tani. Salah satunya dengan membeli produk hasil tani langsung ke petani.

Apalagi dengan semakin majunya teknologi, kamu bisa melakukan jual beli langsung dengan petani melalui aplikasi Android. Ada banyak aplikasi pertanian android yang bisa kamu temukan di Play Store. Salah satunya adalah dengan aplikasi Pak Tani Digital.

Baca: Cara Beriklan di Pak Tani Digital

Kamu bisa melakukan pembelian produk hasil tani langsung dari aplikasi Pak Tani Digital, dan juga bisa membantu pembangunan pertanian terpadu dengan memanfaatkan berbagai fitur yang ada dalam aplikasi Pak Tani Digital ini. Sudah coba?

Penulis: Qothrunnada Sungkar

 

Sumber:

  • https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3415106/begini-distribusi-pangan-dari-petani-pengepul-sampai-konsumen
  • https://www.kompasiana.com/windiartaji/sistem-pertanian-terpadu-model-pertanian-terpadu-dalam-satu-siklus-biologi-integrated-bio-cycle-farming_550e5bf6813311c02cbc642e

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.