Cara Tanam Kedelai

Kedelai merupakan tanaman yang memiliki beragam manfaat dan baik untuk dikonsumsi. Kandungan yang dimiliki oleh kedelai sangat banyak, misalnya kandungan protein nabati yang bisa dijadikan makanan diet rendah kalori. Banyaknya manfaat yang bisa diambil dari kedelai, membuat banyak orang memilih untuk tanam kedelai.

Selain memiliki kandungan yang sehat, kedelai juga bisa diolah menjadi berbagai makanan atau minuman, salah satunya adalah tempe, susu, dan tahu.

Kebutuhan konsumen pun kian hari meningkat, sehingga permintaan pasar akan kedelai sangat tinggi. Hal ini tentu saja bisa dijadikan sebagai peluang usaha dengan tanam kedelai.

5 Langkah Tanam Kedelai yang Mudah

Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, diperlukan langkah yang tepat untuk membudidayakan kedelai. Berikut ini merupakan langkah menanam kedelai yang baik di antaranya adalah sebagai berikut:

Memilih Lahan Tanam Kedelai yang Benar

Tanaman kedelai bisa hidup di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun untuk memilih lahan tanam kedelai yang baik, kamu harus memenuhi kriteria tanah yang sesuai, yaitu:

  • Tanah yang gembur
  • Memiliki pH 5,5 sampai 7,5 pada tanah
  • Ketinggian tanah 2 hingga 900 m dari atas permukaan laut
  • Bisa terkena sinar matahari minimal 8 jam per hari
  • Tanah dekat dengan sumber air
  • Jauh dari pantai untuk menghindari aerosol air asin

Setelah menemukan lahan yang sesuai dengan kriteria tanah yang benar, Anda harus mengelola lahan lebih baik. Anda bisa menggemburkan tanah dengan menggunakan cangkul atau mesin traktor pada lahan yang didominasi oleh tanah liat.

Untuk jenis tanah yang kering dan gembur, sebaiknya bedengan yang dibuat tidak terlalu tinggi. Ukuran bedengan yang ideal adalah lebar 1,5 m, tinggi 5 cm.

Baca Juga: Ketahui 5 Syarat Tumbuh Kedelai Sebelum Membudidayakannya

Pembibitan Kedelai

Pemberian Pupuk Dasar pada Lahan

Berikan pupuk dasar berupa pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida, dan kapur dulomit pada tiap bedengan. Di sepanjang jalur lubang bedengan, diberikan pupuk organik. Setelah itu, dilanjutkan dengan taburan kapur dulomit, insektisida tabur serta fungisida.

Aduk semua pupuk tersebut hingga tercampur merata, lalu bedengan diberi air agar pupuk cepat terurai. Setelah 2 minggu, maka lahan siap ditanami benih kedelai.

Penanaman Benih Kedelai yang Benar

Lubang tanam kedelai harus memiliki jarak tanam sekitar 25 x 40 cm. Cara membuat lubang tanam adalah dengan menusuk bedengan dengan menggunakan kayu sebesar lengan. Berikut ini merupakan cara penanaman kedelai yaitu:

  • Memilih benih kedelai yang unggul. Anda bisa membelinya di toko pertanian.
  • Masukan biji kedelai ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat. Satu lubang bisa memuat 2-3 biji kedelai.
  • Tutup kembali lubang tersebut dengan tanah.
  • Beri air bedengan agar cepat tumbuh.

Perawatan

Untuk menghasilkan kedelai yang bagus dan berkualitas, Anda harus melakukan perawatan tanam kedelai dengan baik dan teratur, seperti berikut:

  • Pengairan perlu diperhatikan, karena tanaman kedelai sangat sensitif pada kadar air tanah, sebab itu usahakan tanah selalu basah. Anda bisa menggunakan mesin pompaair agar memudahkan pengairan bedengan.
  • Penyiangan dilakukan untuk mencegah hilangnya nutrisi pada tanaman yang disebabkan oleh rumput.
  • Pemupukan susulan dilakukan saat tanaman sudah tumbuh satu bulan pertama, dan setelah penyiangan agar nutrisi pupuk tidak dicuri oleh rumput.
  • Pengusiran hama yang mengganggu pada tanaman kedelai penting dilakukan sehingga panen yang dihasilkan maksimal.

Kedelai

Panen Kedelai

Anda bisa memanen tanaman kedelai dalam kondisi masih muda maupun sudah tua (tanaman berumur 3 bulan).

Biasanya, kedelai yang hendak dipanen memiliki biji yang kering dan kulit buahnya menguning kecoklatan. Setelah dipetik, maka segera dijemur. Namun, bila kedelai akan dijual, maka sebaiknya dipanen ketika kedelai masih hijau lalu rebus.


Itulah langkah-langkah tanam kedelai dengan baik, sehingga mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Baca Juga: Mengenal Kedelai Biosoy, Kedelai Unggulan Balitbang yang Digemari Petani

Penulis: Epin Supini

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi: https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-kedelai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.