14 Hal Baik dan Buruk Konsumsi kopi Setiap hari

Sudah sejak lama, kopi menjadi salah satu minuman favorit orang Indonesia. Terlebih lagi sekarang kopi berubah menjadi minuman “keren”(milenial). Tak heran karena coffee shop, specialty coffee, dan bahkan kopi susu kemasan memiliki andil dalam mengemas minuman tersebut agar disukai oleh orang-orang Millenials dan Genz.

Tak hanya berfungsi meningkatkan performa dalam bekerja, ternyata kopi juga memiliki khasiat yang baij untuk kesehatan kita. Terutama jika dikonsumsi setiap hari. Apa sajakah itu? Yok, kita simak sama-sama yah:

  1. Tubuh Lebih Berenergi

Penikmat kopi sebagian memilih menikmati kopi di pagi hari. Selain agar lebih melek, siap dan waspada, kopi membuat tubuh lebih berenergi. Ini bukan sugesti sebab Steven Reismen, direktur New York Cardiac Diagnostic Center, berkata ini merupakan dampak kafein.

“Dengan kopi anda akan merasa ebih berenergi karena kafein meingkatkan aktivitas otak dengan menghalangi adenosine dan meningkatkan neuttransmitter seperti dopamine dan norepiefrin. Ini mengurangi kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan, “ pada kutipan Reisman dari The List.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Kopi mampu mendukung program penurunan berat badan anda. Reisman mengatakan kopi bisa meningkatkan performa fisik saat berolahraga. Menyesap kopi juga membantu tubuh menyerap dan membakar asam lemak di aliran darah.

Akan tetapi bukan berarti Cuma bermodal minum kopi lalu berat badan akan turun. Namun kopi sebagai pendukung dan masuk dalam elemen gaya hidup.

  1. Menyehatkan Pencernaan

Anda mungkin merasakan dorongan hebat untuk buang air besar setelah minum kopi. Rupanya kafein mampu merangsang pergerakan otot pada usus sehingga membantu melancarkan pembuangan.

  1. Kemampuan Mengingat Lebih Baik

Dengan minum kopi tiap hari berarti mengupayakan perlindungan buat otak. Ini terutama untuk penyakit Alzheimer juga Parkinson. Kemudian dampak yang tak kalah penting juga, kopi akan menguatkan daya ingat.

  1. Menurunkan risiko Kanker

Konsumsi setiap hari secara moderat akan menurunkan risiko penyakit termasuk kanker jenis tertentu termsuk liver dan endometrium. Bahkan secara umum ahli menyebut kopi sebagai “obat ajaib” dan membantu anda hidup lebih lama.

  1. Mengurangi risiko liver

Elizabeth Spenser, ahli gizi, menyebut konsumsi secara moderat (1-4 cangkir per hari) membantu liver melawan sirosis yang berkaitan dengan konsumsi alcohol, perlemakan hari yang tidak berhubungan dengan konsumsi alcohol, kanker hati dan hepatisis C.

  1. Meningkatkan mood

Kafein mampu meningkatkan suasana hati atau mood. Suasana hati yang baik ini pada akhirnya akan membantu penurunan depresi.

 

Disisi lain, konsumsi kopi juga bisa membawa dampak negative jika dikonsumsi secara berlebihan.

  1. Makin cemas

Sebaiknya jaga agar jangan sampai konsumsi kopi anda berlebihan. Jika tidak, kopi malah akan membuat anda semakin cemas dan grogi.

  1. Kecanduan

Tak hanya obat-obatan terlarang yang bikin candu, kopi pun demikian. Ini akibat kandungan kafeinnya. Saat konsumsi kopi dihentikan ada sejulah efek negative seperti sakit kepala hebat, mual dan sembelit.

  1. Meningkatkan kadar kolestrol

Buat mereka yang sedang menjaga kadar kolesterol, minum kopi tidak akan membawa dampak negatif selama kopi disaring (filtered coffee). Namun untuk konsumsi kopi tanpa filter semisal kopi tubruk, kopi dengan metode French press akan menimbulkan efek sebaliknya.

 

“Jika Anda minum kopi yang tidak disaring, ada substansi bernama cafestol yang akan meningkatkan kadar kolesterol. Jadi kalau diminum sepanjang hari, itu bisa meningkatkan risiko penyakit jantung,” jelas Rob van dam, ahli epidemiologi Harvard University mengutip dari Today.

  1. Meingkatkan tekanan darah

Tekanan darah naik juga bisa dipicu konsumsi kopi. Umumnya efek kenaikan tekanan darah hanya berlangsung  sebentar dan tidak membawa dampak buruk jangka panjang.

  1. Memperburuk GERD

Pemilik GERD sebaiknya menjauhi kopi. GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan kondisi refluks asam lambung ke esofagus sehingga timbul sensasi terbakar di tenggorokan dan area dada. Pada sebagian penderita GERD, minum kopi bisa memicu refluks.

  1. Risiko diabetes

Kopi kekinian memiliki racikan beragam dengan berbagai bahan – bahan tambahan. Tanpa sadar, anda bukan minum kopi melainkan minum gula. Bahan tambahan seperti susu kental manis, krim kocok dapat memicu diabetes jika konsumsi tiap hari.

  1. Susah tidur

Tidak salah memang jika Anda minum kopi tiap hari. Namun jika minum kopi rutin dilakukan di sore hari, jadwal tidur Anda bakal kacau.

“Kafein bertahan di tubuh selama 6 jam. Jadi jika Anda minum pada jam 2 siang, setengah dari kafein di cangkir masih ada di sistem Anda pada jam 8 malam,” jelas Becky Gillaspy, health and wellness coach.
Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan klik di sini .

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.