Ternak Ayam Jawa Super

Ayam jawa super atau yang sering disebut ayam joper merupakan ayam yang sering dijumpai di pedesaan. Perannya sangat penting terutama banyak permintaan terhadap daging ayam jawa untuk kuliner.

Hal ini menjadi peluang bagi para peternak ayam maupun pemula yang ingin mencoba bisnis ini. Terlebih, jika ayam jawa dipelihara dengan dikandangkan dan dipelihara secara baik, sebab selama ini orang di desa sering meliarkan ayam jawanya.

Kendala lain juga, ayam ini banyak terdapat di daerah pedesaan saja.

Langkah Ternak Ayam Jawa Super

Nah, berikut ini adalah 5 langkah ternak ayam jawa super yang dapat menjadi salah satu panduan untuk memulai bisnis yang menjanjikan.

Persiapan kandang

Kandang ayam yang dibuat sebaiknya mengutamakan kenyamanan dan keamanan. Hal ini bertujuan agar ayam tidak stres. Jika memungkinan, kandang dibuat berdasarkan tingkat umur:

  1. Ayam jawa periode starter dengan ukuran 100 cm x 100 cm x 40 cm untuk 30 ekor.
  2. Ayam jawa periode grower dengan ukuran 100 cm x 100 cm x 60 cm untuk 15 ekor.
  3. Ayam jawa periode layer dengan ukuran 1,4 m x 40 cm x 35 cm untuk 6 ekor.

Selain memperhatikan konstruksi, perlu alat perlengkapan lainnya seperti:

  1. Tempat pakan dan air minum yang bisa diperoleh dari bahan plastik, kayu, bambu,dan seng.
  2. Tempat bertengger ayam.
  3. Tempat sarang untuk bertelur ayam betina.
Ayam Jawa Super
Foto: jualayamhias.com

Pemilihan bibit

Seleksi ayam joper jantan dan betina perlu dilakukan agar mendapatkan produktivitas yang tinggi. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Bakal pejantan

  • Sehat dan tidak memiliki cacat fisik.
  • Pergerakan lincah dan gesit.
  • Umur 1-2,5 tahun.
  • Penampilan tegap, bulu halus, mata bening,dan mengkilap.

2. Bakal betina (induk)

  • Sehat dan tidak cacat.
  • Berproduksi tinggi.
  • Minimal sudah mengalami periode peneluran pertama, umur 7-8 bulan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Ternak Ayam Petelur untuk Meningkatkan Produksi

Pemeliharaan

Ternak ayam joper sebaiknya dikandangkan atau sering disebut sistem intensif. Ini akan memudahkan pelaku usaha dalam manajemen seperti pengaturan pakan, waktu produksi, dan mempermudah pemanenan telur.

Pencegahan penyakit bisa dicegah dengen pemberian vaksinasi dan vitamin. Kebersihan kandang juga harus diperhatikan.

Pemberian Pakan

Hal pakan sangat penting karena akan mempengaruhi tingkat produktivitas dan kesehatan ayam. Adapun beberapa pakan yang direkomendasikan seperti: jagung, tepung singkong, menir, beras, antibiotika dan herbal kesehatan untuk daya tahan tubuh ayam yaitu jamu ternak fermentasi.

Beternak Ayam Jawa Super
Foto: youtube.com

Sistem Reproduksi

Tahap yang paling utama adalah bagaimana agar reproduksi ayam joper menghasilkan keturunan yang berkualitas dengan jumlah telur yang banyak.

Sistem kawin adalah cara yang efektif baik dengan individu maupun kelompok. Sistem kawin dengan kelompok dilakukan dengan menempatkan ayam berumur 16 minggu dalam satu kandang.

Akan tetapi, sistem kawin dapat dilakukan juga dengan kawin alam dan IB (Inseminasi Buatan). Dari sistem tersebut, IB menjadi salah satu yang dianjurkan dengan teknik yang sederhana.

Keuntungan menggunakan sistem IB:

  1. Meningkatkan ratio perkawinan (1 pejantan yang diambil sperma dapat di-IB pada 24 induk betina).
  2. Mengurangi perkawinan yang pilih-pilih
  3. Tingkat keberhasilan kawin silang yang tinggi
  4. Untuk mencegah rendahnya fertilitas akibat kawin alam
  5. Untuk mengetahui dengan jelas dan pasti asal-usul indukan dan pejantannya
  6. Meningkatkan jumlah produksi telur tetas
  7. Umur seragam dan waktu panen yang singkat

Adapun kerugian sistem IB:

  1. Memerlukan ketelitian
  2. Alat harus steril
  3. Terlalu berat jika jumlah ayam banyak

Nah, itulah 5 langkah ternak ayam jawa super atau jawa joper yang bisa Anda praktekkan. Apakah Sobat PTD ingin mencobanya? Ternak yang satu ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan lho.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 6 Langkah Mudah Ternak Ayam Ketawa yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Penulis: Erna Mutiasari

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi: Hayanti, Sari Y. 2014. Petunjuk Teknis Budidaya Ayam Kampung Unggul. Badan Litbang Pertanian. Jambi: Hal 13.p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.