6 Langkah Mudah Ternak Ayam Ketawa yang Bernilai Ekonomis Tinggi

Indonesia memiliki banyak ayam lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Ayam lokal Indonesia yang banyak dijumpai berpotensi sebagai ayam hias, seperti ayam hias berbulu indah dan ayam penyanyi. Contoh ayam penyanyi di Indonesia adalah ayam pelung, ayam ketawa, dan ayam kokok balenggek.

Ayam penyanyi tersebut memiliki daya tarik dan pasarnya tersendiri. Ayam-ayam penyanyi ini memiliki harga jual yang mahal dan menggiurkan, tergantung suaranya. Semakin menarik dan bagus atau semakin panjang kokoknya, maka harganya akan semakin mahal, bahkan harganya dapat melebihi harga sebuah mobil.

Salah satu ayam penyanyi yang terkenal di Indonesia adalah ayam ketawa. Ayam ini berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya di daerah Sidrap (Sidenreng Rappang).

Ayam ini memiliki ciri khas suara kokok yang unik yakni ujung suara kokok ayam ketawa terdengar seperti orang ketawa. Suara kokoknya berasal dari bunyinya yang tergagap-gagap mirip orang ketawa.

Menurut kepercayaan masyarakat bugis, ayam ini dipercaya dapat membawa keberuntungan. Semakin bagus dan panjang kokoknya, semakin beruntung pemiliknya.

Karena harganya yang fantastis, saat ini, mulai banyak masyarakat yang beternak ayam yang satu ini. Ayam ini juga telah diteliti dan dikawinsilangkan dengan ayam lain guna mendapatkan suara tawa yang bagus.

Berikut ini adalah cara ternak ayam ketawa yang perlu Anda ketahui.

Pembuatan kandang ayam

Sama halnya dengan manusia, ayam juga memerlukan tempat tinggal untuk berlindung dari hujan, panas, dan hewan buas. Kandang ayam ketawa tidak berbeda jauh dari ayam kampung. Kandangnya dapat dibuat dari bahan bambu, kayu, atau besi.

Kandang harus memiliki ventilasi udara yang baik, serta cahaya matahari dapat masuk ke dalam kandang. Pembuangan kotoran ayam pada kandang juga harus diperhatikan, dan harus dibersihkan sesering mungkin agar ayam tidak mudah terserang penyakit.

Baca Juga: 5 Cara Beternak Ayam Kampung Bagi Pemula

Ternak Ayam Ketawa
Foto: jualayamhias.com

Pemeliharaan ayam ketawa

Setelah kandangnya selesai, selanjutnya adalah pemeliharaannya. Pemeliharaan dapat dilakukan mulai dari ayam umur satu hari (day old chicken /DOC) hingga ayam dewasa dan dapat berkokok bagi ayam jantan, dan bertelur bagi ayam betina.

Pemeliharaan ayam ketawa hampir sama seperti pemeliharaan ayam kampung. Pada ayam umur satu hari (DOC), perlu dibuatkan pemanas buatan (brooder) berupa lampu atau pemanas buatan agar anak ayam tidak kedinginan. Berikan pakan berupa konsentrat berbentuk mash, atau bisa juga campuran dedak, bekatul, dan jagung giling.

Perbedaan pemeliharaannya dengan ayam kampung yakni ayam ketawa dewasa yang telah berkokok diberi makanan khusus agar suaranya merdu, dapat berupa jahe dan madu sesekali.

Pakan dan vitamin

Pakan ayam ketawa dapat berupa limbah penggilingan pertanian, butiran, maupun tepung. Contohnya, dedak, bekatul, jagung, tepung ikan, dan lain sebagainya. Yang perlu diperhatikan dalam pemberian pakan yakni imbangan kebutuhan energi dan protein pada ayam.

Selain pakan, nutrisi yang penting pada ayam yakni vitamin. Vitamin biasa diberikan dalam air minum ayam. Vitamin berguna untuk meningkatkan performa ayam, meningkatkan nafsu makan, serta mencegah ayam dari penyakit tertentu. Pemberian vitamin dapat dilakukan sekali 3 hari, setelah itu diberi air biasa.

Baca Juga: Benarkah Ayam Super atau Joper adalah Ayam Kampung Asli?

Menjaga kebersihan kandang dan lingkungan

Kebersihan kandang dan lingkungan haruslah dijaga. Hal ini sangat penting sebagai upaya pencegahan penyakit dan tersebarnya virus karena awal masuknya penyakit ke tubuh ayam adalah melalui udara yang kotor akibat kandang dan lingkungan yang kotor.

Selain itu, juga ganti air di dalam wadah minum setiap 2 hari sekali, atau juga paling baiknya adalah ganti setiap hari. Minimal 1 minggu sekali, mandikan ayam  supaya bulunya bersih dari kotoran yang menempel.

Lingkungan sekitar kandang juga harus dijaga kebersihannya agar ayam dapat dengan nyaman berkeliaran.

Ayam Ketawa Putih
Foto: hewanpeliharaan.org

Vaksinasi

Vaksinasi merupakan cara pencegahan penyebaran virus dan penyakit, terlebih pada penyakit zoonosis yang dapat menular ke manusia, seperti virus Avian Influenza (flu burung).

Oleh sebab itu, maka salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan melakukan vaksinasi di kandang, serta juga dilingkan kandang.

Melatih suara ayam ketawa

Karena tujuan utama pemeliharaan ayam ketawa adalah nyanyiannya/kokoknya, maka saat ayam ini sudah mulai pandai berkokok, sering-seringlah melatih ayam untuk bernyanyi/berkokok.

Caranya mudah saja, yakni menyandingkan ayam dengan ayam ketawa lainnya sehingga nantinya mereka akan beradu suara satu sama lain. Lambat laun, mereka akan mampu menghasilkan suara tawa yang baik dan berkualitas.

Itulah 6 langkah mudah untuk ternak ayam ketawa yang berpotensi mendatangkan banyak keuntungan. Apa Sobat PTD tertarik untuk mencobanya?

Selamat mencoba. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga: Panduan Lengkap Ternak Ayam Petelur untuk Meningkatkan Produksi

Penulis: Hanif Nalas Wafi
Mahasiswa Peternakan Universitas Andalas Payakumbuh

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber :

  • http://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ayam-ketawa
  • Fastasqi. 2012. Perbedaan Morfometrik Ukuran Tubuh Ayam Ketawa, Pelung Dan Kampung Melalui Analisis Diskriminan Fisher, Wald-Anderson, Dan Jarak Minimum Mahalanobis. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.