5 Langkah Ternak Kutu Air Daphnia dan Moina dengan Mudah

Yuk, ketahui 5 langkah ternak kutu air daphnia dan moina, PTD akan membagikannya di artikel ini.

Apakah Anda memelihara ikan hias di rumah? Lalu pakan apa yang bisa Anda berikan untuk ikan-ikan tersebut? Salah satu jenis pakan yang paling banyak digunakan sebagai pakan ikan hias adalah kutu air. Oleh karena itu, ternak kutu air sendiri bisa menjadi pilihan tepat untuk menghemat anggaran.

Kutu air sendiri memiliki berbagai kandungan yang bagus untuk tumbuh kembang ikan karena memiliki kandungan protein sebesar 66% dan lemak sebesar 6%.

Biasanya pakan kutu air ini bisa dibeli di toko ikan hias. Namun untuk menghemat anggaran, Anda juga bisa membudidayakannya sendiri. Jenis kutu air yang paling banyak dibudidayakan adalah daphnia dan moina

Karakteristik Daphnia

Daphnia termasuk kedalam jenis kutu air yang memiliki bentuk lonjong dan pipih dibagian sisinya. Hewan ini memiliki ukuran tubuh sekitar 1-5 mm. Daphnia memiliki warna tubuh coklat kemerahan. Oleh karena itu, jika bergerombol, koloni Daphnia akan terlihat seperti titik-titik berwarna merah di air.

Daphnia sendiri sangat mudah ditemukan di sungai, rawa, waduk, hingga danau. Daphnia dapat tumbuh optimal pada suhu 26-30˚C dan pH sekitar 7.

Karakteristik Moina

Dibandingkan dengan Daphnia, Moina memiliki ukuran tubuh lebih kecil dengan ukuran tubuh sekitar 0.9-1,8 mm. Moina memiliki 10 rambut silia di bagian perutnya. Di alam, moina biasanya berbaur dengan daphnia sehingga sangat sulit dibedakan.

Cara Mudah Budidaya Kutu Air untuk Pakan Ikan

Walaupun memiliki karaketristik yang berbeda, namun pembudidayaan daphnia dan moina tidak jauh berbeda karena habitas, tipe perkembangbiakan, dan jenis makan mereka hampir sama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait cara ternak kutu air, ini dia beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Baca Juga: Pakan Lele Bisa Dibuat dari Kotoran Kambing, Ini Dia Caranya

Pengambilan bibit

Untuk bisa mendapatkan bibit kutu air ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Anda bisa mengambil bibit langsung dari alam seperti waduk, rawa, sungai, atau kolam. Gunakan jaring halus atau jaring khusus plankton untuk menangkap bibit kutu air ini.

Selain mengambil langsung di alam, Anda juga bisa mempersiapkan bibit kutu air sendiri. Caranya siapkan berbagai jenis sayuran layu kemudian masukkan kedalam ember lalu diamkan selama 1 minggu.

Setelah 1 minggu, sayuran yang sudah membusuk nantinya akan tenggelam ke bagian dasar air, sedangkan bibit kutu air akan mengapung di bagian atas permukaan.

Jika sudah terdapat bibit yang bermunculan, maka Anda bisa mengambilnya dengan menggunakan jaring halus.

kutu air daphnia
trobosaqua.com

Persiapan Wadah Pembibitan

Langkah pembudidayaan yang harus dilakukan selanjutnya adalah persiapan wadah pembibitan. Agar kutu air dapat berkembang dengan baik, sebaiknya siapkan jenis kolam tanah. Anda juga bisa membuat kilam semen namun dengan dasar kolam tanah.

Untuk memudahkan proses perawatan, buat kolam dengan ukuran sedang. Setelah kolam selesai dibuat, taburi bagian dasar kolam dengan kapur untuk menetralkan pH.

Selain membuat kolam, Anda juga bisa menyiapkan wadah pembibitan dari wadah bekas seperti bak atau ember besar.

Baca Juga: Ingin Budidaya Cacing Tanah untuk Pakan? Ikuti 5 Tahap Ini

Pemberian Pupuk

Setelah kolam selesai dikapuri dan pHnya netral, maka Anda sudah bisa melakukan penebaran pupuk. Pupuk ini sendiri berfungsi sebagai pakan kutu air daphnia dan moina ketika dipelihara dalam kolam pembudidayaan.

Jenis pupuk yang bisa digunakan sebagia pakan kutu air ini antara lain pupuk kandang seperti kotoran ayam. Masukkan pupuk kandang sebanyak 2 kg/m2 lalu biarkan selama 3 sampai 5 hari.

Isi air kolam dengan air bersih dan biarkan 2-4 hari. Jika air kolam sudah berubah warna menjadi coklat kehijauan, hal tersebut menandakan bahwa planton dan tumbuhan renik lainnya telah berkembang biak didalam kolam.

kutu air
nusabudidaya.com

Penebaran Bibit

Jika air kolam sudah berubah warna, Anda bisa memenuhi air kolan dengan air hingga ketinggian 50-60 cm, lalu tebari kolam dengan bibit daphnia dan moina. Namun jika dirasa perkembangbiakan kutu air lama, Anda juga bisa menggunakan starter kutu air yang dibeli sendiri.

Setelah 1 minggu, kolam akan berubah warna menjadi coklat kemerahan. Hal ini menunjukkan bahwa kutu air yang dibudidayakan telah berkembang dengan baik.

Pemanenan Kutu Air

Kutu air sudah bisa dipanen ketika memasuki usia 7-11 hari. Pemanenan kutu air ini bisa dilakukan dengan mengambil kutu dengan menggunakan jaring halus. Sebelum diberikan ke ikan hias, cuci kutu air terlebih dahulu dengan air bersih.


Itulah tadi beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk ternak kutu air. Dengan adanya stok pakan ikan hias sendiri, Anda tidak perlu repot-repot membeli pakan ke tempat penjualan pakan ikan hias.

Selain itu, jika pembudidayaanya semakin sukses, Anda juga bisa membuka usaha penjualan pakan ikan yang dikhususkan bagi para pecinta ikan hias. Selamat mencoba!

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Ini Dia 5 Langkah Ternak Ikan Mas Bagi Pemula

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://alamtani.com/budidaya-kutu-air-daphnia-moina/
  • www.google.com/amp/s/ilmubudidaya.com/cara-budidaya-kutu-air/amp

Sumber gambar utama: www.dunia-perairan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.