Ternak Ikan Mas Bagi Pemula

Apakah Anda berencana untuk mencoba ternak ikan mas? Di artikel pertanian kali ini, Pak Tani Digital akan membagikan langkah-langkah yang diperlukan saat ingin melakukan budidaya ikan mas bagi pemula.

Ikan Mas merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak, kandungan gizi dari ikan mas juga sangat besar.

Dari 100 gram ikan mas mengandung 18,3 gram protein, 5,8 gram lemak, 67 mg kolesterol, dan 1,3 mg zat besi. Di pasaran harga ikan mas berkisar antara Rp25.000 hingga harga Rp30.000/Kg.

Jumlah peminat ikan mas yang besar membuat permintaan semakin banyak. Hal ini menjadi prospek bisnis yang menggiurkan untuk dilakukan.

5 Langkah Ternak Ikan Mas

Bagi Anda yang ingin mulai beternak ikan mas, Anda dapat mengikuti 5 langkah mudah ternak ikan mas bagi pemula ini.

Pemilihan Indukan yang Baik

Kualitas indukan akan mempengaruhi kualitas ikan Mas yang akan diternakkan. Untuk itu, pemilihan indukan menjadi satu hal penting yang harus diperhatikan.

Ciri-ciri indukan berkualitas adalah ikan memiliki bentuk yang proporsional dan tidak cacat. Untuk indukan jantan memiliki tubuh lebih ramping dibanding dengan indukan betina yang lebih besar.

Indukan jantan yang baik juga memiliki pergerakan yang lebih gesit dan agresif. Berat ideal untuk indukan jantan berkisar 0,5 kg dengan umur 8 bulan, sedangkan betina berat minimal 2 kg dengan umur 1,5 hingga 2 tahun.

Dalam pemeliharaan indukan, pastikan Anda menempatkan indukan di kolam yang berbeda. Luas kolam ideal untuk indukan adalah 5 m² dengan kedalaman 60-80 cm.

Suhu pada air juga harus diperhatikan, karena suhu ideal air kolam adalah 25-30°C. Pemberian pakan untuk indukan juga harus diperhatikan, berilah pakan pelet dengan kandungan protein 30% ditambah dengan limbah-limbah pertanian seperti dedak dan lain-lain.

Baca Juga: Cara Membesarkan Ikan Mas Rajadanu di Sawah

Ikan Mas

Persiapan Kolam & Pemijahan Indukan

Pemijahan indukan dapat dilakukan dengan dua cara alami dan buatan. Cara alami dapat dilakukan dengan pembuahan sel sperma jantan ke sel telur betina secara alami.

Sedangkan untuk cara buatan adalah dengan pembuahan in vitro, atau melakukan proses penyuntikan menggunakan hormon atau hipfisa.

Sedangkan untuk kolam terdapat dua jenis kolam yang dapat dipilih, yaitu kolam tanah dan kolam air deras. Kolam tanah merupakan kolam yang paling banyak digunakan.

Dalam pembuatan kolam tanah, Anda memerlukan waktu 14-20 hari. Pada dasar kolam dilakukan pembajakan dan dibiarkan mengering selama 7 hari, setelah itu dilakukan pemupukan dan pengapuran.

Kemudian setelah diisi air, kolam siap digunakan. Hanya dengan kolam air deras yang memerlukan sirkulasi air yang besar, dan debit air yang lebih besar.

Namun jenis kolam ini memiliki keunggulan, yaitu kandungan oksigen yang lebih besar sehingga kualitas air berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan mas. Selain itu, pada kolam ini ikan mas akan memiliki perilaku yang lebih lincah dan gesit ditambah dengan nafsu makan yang lebih besar.

Pendederan Benih Ikan Mas

Pendidikan dapat dilakukan dengan 3 tahap. Tahap pertama, dimulai dari penebaran Larva umur 7 hari dan dengan kepadatan hingga 200 ekor/m².

Dilanjutkan dengan tahap kedua, yaitu Artikan berumur 4 minggu dengan kepadatan kolam maksimal 75 ekor/m². Selanjutnya tahap ketiga, yaitu dengan kepadatan 50 ekor/m² dan bobot ikan yang mencapai 100 gram.

Dalam memindahkan ikan perlu dilakukan dengan hati-hati, usahakan tidak melukai ikan dan tidak membuat ikan menjadi stres.

Baca Juga: Cara Mengolah Kaldu Ikan Menjadi Pupuk Cair

Pemberian Pakan & Perawatan

Untuk pakan ikan terdapat 2 jenis, yaitu pakan alami dan pakan buatan. Untuk pakan buatan seperti pelet dapat diberikan sehari 2x, yaitu pagi dan sore hari.

Untuk jumlahnya harus diperhatikan, karena tidak disarankan untuk memberikan secara berlebihan. Sisa makanan yang berlebih, akan menjadi tempat penyakit berkembang dan dapat mengganggu pertumbuhan ikan mas.

Sedangkan pakan alami adalah pakan yang dapat diberikan untuk menambah gizi ikan mas, salah satu contoh pakan yang dapat digunakan adalah azolla. Pakan azolla akan membuat ikan lebih gemuk dan dapat menghemat pakan hingga 20%.

Pakan Azolla

Saat pemberian antiseptik dilakukan secara berantakan. Sebagai pencegah serangan bakteri juga perlu diperhatikan, dengan menggunaan ramuan herbal yang dapat menjadi pencegah serangan bakteri, salah satunya adalah kipahit dan sirih.

Kipahit dan sirih dapat digunakan sebagai anti bakteri supaya ikan mas bebas dari jangkitan penyakit. Penggunaannya, Anda cukup menjemur kedua bahan tersebut kemudian direndam dengan air.

Air rendaman dapat disemprotkan ke pakan yang akan diberikan pada ikan. Diperhatikan bahwa bahan ini digunakan dalam keadaan kering, karena saat segar mengandung getah yang dapat meracuni ikan.

Perhatikan pula jumlah penggunaannya yang jangan terlalu banyak. Disarankan hanya menggunakan 4% dari jumlah pakan.

Panen

Panen dapat dilakukan dengan setengah menyurutkan air dan menangkap ikan, kemudian dipindahkan ke tempat pengumpulan. Ikan mas yang telah dipanen dapat dipilih berdasarkan berat dan kualitasnya.

Perhatikan pada proses ini harus dilakukan dengan hati-hati, agar kualitas ikan tidak menurun. Setelah panenan selesai kolam dapat dibersihkan dan dipersiapkan untuk proses pemijahan selanjutnya.


Itulah beberapa tips yang Anda dapat lakukan untuk memulai ternak ikan mas. Cukup melakukannya dengan gigih dan giat serta terus belajar, saat itu Anda akan dapat menjadi pengusaha ikan mas yang sukses.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Ketahui 5 Syarat Tumbuh Ikan Mas Sebelum Membudidayakannya

Penulis: Dino Laferda

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://solusiikanmas.blogspot.com/2008/03/pendederan.html?m=1
  • http://dkp.jatengprov.go.id/index.php/artikel/bidangpukp/mengenal-kandungan-gizi-pada-ikan
  • https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ikan-mas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.