Cara Membesarkan Ikan Mas Rajadanu di Sawah

Mengapa pembesaran ikan mas Rajadanu di sawah perlu dibahas di sini? Anda mungkin salah satu yang bertanya. Tidak menutup kemungkinan juga baru mengetahui perihal budidaya ikan mas Rajadanu ini. Perlu Anda ketahui bahwa ikan mas Rajadanu termasuk jenis/spesies Cypirus carpio, strain Rajadanu. Dilihat dari karakteristik tubuhnya, sangat tepat untuk dibudidayakan sebagai ikan konsumsi. Pasalnya, ikan dewasa yang siap panen bisa mencapai bobot sekitar 3 kg. Secara umum dan normal, waktu pembesarannya hingga siap dipanen adalah sekitar 6 bulan sampai 1 tahun. Tak perlu menunggu hingga dewasa, ikan mas bisa dipanen lebih muda untuk dijual di pasaran sebagai benih siap jual. Perlu diketahui juga bahwa ikan mas Rajadanu termasuk hewan omnivora atau pemakan segalanya. Biasanya, ikan tersebut memakan jasad hewan atau tumbuhan yang hidup di dasar perairan, seperti cacing, siput, akar tanaman, dan sebagainya. Meskipun pemakan segalanya, tetapi ikan mas ini bisa beradaptasi dengan mengkonsumsi pakan buatan, seperti palet. Dengan kebiasaan makan seperti itu, kita semua bisa melakukan budidaya dan pembesaran ikan mas Rajadanu di pengairan sawah bersistem mina padi. Tentu saja tidak boleh sembarangan melakukan budidaya tanpa perencanaan matang. Ada metode khusus yang diterapkan. Kualitas dan jumlah pakan harus selalu diperhatikan. Jangan lupa memperhatikan kualitas air, apalagi berada di persawahan. Baca: Sistem Mina Padi, Kombinasi Lahan Sawah dengan Budidaya Ikan Berdasarkan penelitian di kolam BBI (Balai Benih Ikan) Batukumbung, benih ikan mas Rajadanu berukuran 5 – 8 cm dengan berat sekitar 5 – 10 gram. Benih-benih tersebut ditebarkan pada kolam dengan kepadatan 10 ekor per meter persegi. Selanjutnya, diberikan pakan komersial secara teratur 3% – 5% dari berat ikannya dalam waktu 3 bulan saja. Ikan mas Rajadanu bisa mencapai berat sekitar 73,29 gram per ekor, bobot ikan yang siap dipanen dan dijual di pasaran. Bayangkan saja, hanya butuh waktu 3 bulan untuk bisa panen ikan mas Rajadanu. Setidak-tidaknya, bisa panen ikan 2 – 3 kali setahun. Sangat menggiurkan dan menguntungkan, bukan? Anda yang tertarik untuk membesarkan ikan mas Rajadanu di sawah harus mengenal dan memahami terlebih dahulu beberapa hal berikut ini.

Menyiapkan Kolam Pembesaran

Budidaya Ikan Mas Rajadanu
Budidaya Ikan Mas Rajadanu di Sawah
Langkah ini sangat penting sebelum Anda menebarkan benih ikan mas. Tanpa menyiapkan kolam pembesaran yang benar, tidak mungkin benih ikan mas Rajadanu tumbuh optimal seperti yang diharapkan. Anda harus menentukan terlebih dulu lahan sawah yang ingin dijadikan kolam pembesaran. Perkirakan juga luas lahannya dengan jumlah benih ikan yang ingin ditebar. Jangan terlalu luas apalagi terlalu sempit. Lahan yang sudah dipilih harus diolah terlebih dulu seperti cara mengolah sawah bersistem irigasi teknis. Setelah diolah, lalu diberi pupuk kandang berupa kotoran ayam. Selanjutnya, genangi lahan dengan air irigasi hingga setinggi 20 cm. Biarkan air tersebut tergenang selama seminggu. Tiap hari Anda harus memeriksa ketinggian airnya untuk memastikan setinggi 20 cm. Jika menyusut, tambahkan airnya. Setelah seminggu, buatlah saluran air yang masuk dan keluar untuk mengalirkan air terus menerus. Dengan kata lain, keberadaan air sangat penting dalam membudidayakan ikan mas Rajadanu. Baca juga: 3 Teknologi Peningkatan Produksi Padi

Menebarkan Benih Ikan

Anda harus menyediakan benih ikan mas yang berkualitas bagus terlebih dulu. Perlu diketahui bahwa ada 3 macam benih ikan mas Rajadanu yang bisa ditebar ke kolam pembesaran yang sudah disiapkan, dilihat dari ukuran benihnya. Benih berukuran sekitar 1 – 3 cm dengan berat sekitar 0,1 – 0,2 gram per ekor dapat ditebar ke kolam dengan kepadatan 50.000 ekor per hektar. Adapun benih ikan mas berukuran sekitar 3 – 5 cm dengan berat sekitar 1 – 2 gram per ekor dapat ditebar ke kolam pembesaran dengan kepadatan 10.000 ekor per ekor. Ada juga benih ikan mas berukuran sekitar 5 – 8 cm dengan berat sekitar 7 – 10 gram per ekor dapat ditebar ke kolam pembesaran dengan kepadatan 5.000 ekor per hektar.

Memberikan Pakan untuk Benih Ikan

Secara umum, pemberian pakan untuk benih ikan mas Rajadanu tidak merepotkan. Hal itu disebabkan oleh lahan kolam yang sudah diolah menyediakan nutrisi makanan alami. Anda bisa memberikan tambahan pakan berupa dedak halus sekitar 250 kg per hektar 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Hal itu dilakukan hingga waktu pembesaran sekitar sebulan. Anda dapat menyeleksi lagi benih ikan mas setelah dibesarkan lebih dari sebulan. Ambil dan pindahkan ikan-ikan yang berukuran tidak proporsional, terdeteksi terkena penyakit, atau yang cacat. Pakan bisa diganti dengan palet dan ditambahkan siput atau keong sebagai nutrisi tambahan. Baca juga: Sistem Salibu, Padi Dapat Dipanen Lebih dari 3 Kali

Penulis: Arifin Totok


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.