Mengenal Hama Wereng Batang Coklat dan Cara Mengatasinya

Salah satu hama penting tanaman padi beberapa dekade ini yaitu hama wereng batang coklat (WBC), Nilaparvata lugens (Stal.) (Hemiptera: Delphacidae).

Wereng merupakan jenis serangga yang paling ditakuti oleh petani karena serangan populasi hama ini pada pertanaman padi bisa menyebabkan puso sehingga petani menjadi gagal panen. Kerusakan oleh hama ini terjadi secara mendadak karena perkembangan wereng berlangsung sangat cepat.

Dalam sejarah pertanaman padi di Indonesia, awalnya wereng adalah hama sekunder yang menjadi hama potensial akibat penggunaan pestisida dan varietas padi yang masif dan terus menerus.

Wereng menjadi hama penting yang berpotensi merusak langsung bagian batang tanaman padi. Hama itu memperoleh makanan dengan cara mengisap cairan pada batang tanaman padi sehingga tanaman menjadi kering dan kecoklatan.

Kerusakan terjadi secara tidak langsung, dimana hama ini berperan sebagai vektor virus penyebab penyakit kerdil rumput dan kerdil hampa.

Ledakan populasi hama wereng yang meluas pada areal pertanaman padi disebabkan oleh banyak faktor. Faktor tersebut antara lain musuh alami (predator, parasitoid, patogen), iklim, cara bercocok tanam padi, penggunaan pestisida, dan varietas.

Gejala yang Ditimbulkan

Kondisi Padi Terkena Serangan Hama Wereng Batang Coklat

Gejala yang diakibatkan oleh kerusakan secara langsung yaitu daun berwarna coklat dan mengering, sehingga pertumbuhan terhambat. Selain itu, tanaman padi seperti terbakar (hopperburn) yang diakibatkan oleh cairan pada batang tanaman yang dihisap oleh hama wereng.

Gejala yang diakibatkan oleh kerusakan secara tidak langsung yaitu akan menyebabkan penyakit kerdil rumput, terjadi hambatan dalam pertumbuhan tanaman padi secara keseluruhan. Akibatnya, potensi tanaman padi untuk tumbuh tinggi secara optimal tidak tercapai, sehingga malai padi tidak keluar.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Tungro pada Padi dan Cara Mengatasinya

Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat

Penanaman padi varietas unggul tahan wereng (VUTW) adalah salah satu upaya pencegahan serangga hama wereng yang terbukti sangat bermanfaat. Selain itu, penggunaan VUTW juga relatif mudah dan murah, serta tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Akan tetapi, VUTW dapat patah ketahanannya hanya dalam 3-4 musim karena munculnya biotipe baru wereng.

Wereng menjadi satu-satunya hama yang diatur dalam Instruksi Presiden pada tahun 1986 (INPRES No. 3 Tahun 1986 tentang Peningkatan Pengendalian Hama WBC terhadap Padi).

Hama Wereng Batang Coklat

Pengendalian hama wereng batang coklat ini harus dilaksanakan dengan menerapkan pengendalian hama terpadu yang mengintegrasikan: pengaturan pola tanam, penanaman varietas unggul tahan hama, eradikasi dan sanitasi, dan penggunaan insektisida yang bijak.

Selain itu, diperlukan juga pemahaman teoritis seperti memahami interaksi antar populasi serta interaksi hama dan musuh alaminya.

Baca Juga: Ini Dia 7 Hama yang Menyerang Padi dan Cara Mengendalikannya

Penulis: RM Winnie

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • Heong KL, Hardy B editors. 2009. Planthoppers: New Threats To The Sustainability Of Intensive Rice Production Systems In Asia. Los Banos: International Rice Research Institute.
  • Pathak MD, Khan ZR. 1994. Insect Pest of Rice. Los Banos: International Rice Research Institute.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.