7 Hama yang Menyerang Padi dan Cara Mengendalikannya

Hama merupakan salah satu kendala yang dihadapi oleh petani padi dalam berproduksi. Pada tahun 1912, hama penggerek batang merusak pertanaman padi seluas 38,318 hektare di Jawa dengan kehilangan 61.760 ton (Dammerman 1915). Pada tahun 2000-2005, hama ini merusak tanaman padi rata-rata 85.000 ha/tahun (Direktorat Bina Perlindungan Tananaman Pangan 2006).

Hama dan penyakit menjadi momok yang menakutkan. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui penyebab dan cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman sehingga ketika Anda mengalami masalah yang serupa pada tanaman yang Anda budidayakan, Anda bisa segera mengambil tindakan yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa jenis hama yang sering menyerang tanaman padi:

Hama Putih

Hama putih seringkali menyerang daun bibit tanaman padi yang masih kecil. Tanaman padi yang terserang hama putih mengalami perubahan warna pada daun padi tersebut. Daun padi yang awalnya berwarna hijau berubah menjadi bercak-bercak putih panjang sejajar dengan tulang daun padi.

Salah satu cara untuk mengendalikan hama ini adalah petani harus pintar-pintar mengatur perairan. Selain faktor pengairan, biasanya hama ini juga disebabkan oleh pemilihan bibit yang kurang sesuai atau tidak tepat. Setelah daun banyak yang memutih, petani harus segera membuangnya satu per satu agar tumbuh daun yang baru.

Hama Wereng

Hama Wereng pada Padi
Sumber: harianpilar.com

Hama ini menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan batang dan mampu menularkan virus tungro yang berbahaya bagi tanaman. Serangan hama wereng dapat dicegah dengan memutus rantai perkembangan wereng yaitu dengan melakukan pergantian tanam dengan tanaman lain.

Selain itu, petani juga harus memperhatikan jarak tanam padi karena jarak yang tanam yang terlalu dekat dapat menyebabkan populasi hama wereng bertambah. Pencegahan hama wereng juga dapat menggunakan cairan bawang putih dengan menyemprotkannya sebagai pestisida pada tanaman padi.

Burung

Hama yang ketiga ini menjadi musuh yang paling mengganggu karena burung memakan buah tanaman padi yang sudah tua atau menjelang panen.

Untuk pencegahan hama burung, biasanya menggunakan orang-orangan sawah atau alat yang terbuat dari kaleng bekas yang ketika terkena angin akan mengeluarkan bunyi-bunyian yang dapat mengusir burung tersebut.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Mengusir Hama Burung Padi

Tikus

Hama tikus menyerang batang tanaman padi yang menyebabkan batang pada tanaman padi terputus dan tumbang. Hama ini biasanya bisa diatasi dengan melepaskan ular dan burung hantu.

Cara Ampuh Mengusir Hama Wereng dan Tikus di Sawah

 

Selain itu, petani juga bisa mencampurkan oli dengan racun tikus, kemudian cairan tersebut diletakkan di genangan air sekitaran sawah untuk menjebak tikus-tikus tersebut. Akan tetapi, jika ingin menggunakan cara praktis, bisa dengan menggunakan NAT (Natural Aromatic).

 

Baca juga: 3 Cara Ampuh Mengusir Hama Wereng dan Tikus

Kepik Hijau

Hama ini menyerang tanaman padi pada bagian batang dan buah padi. Tanaman padi yang terserang kepik hijau akan mengalami bekas tusukan pada batang sedangkan pada buahnya, terdapat noda bercak bekas hisapan dari hama kepik tersebut.

Pertumbuhan tanaman padi yang terkena hama kepik tersebut terganggu sehingga tanaman padi terlihat lebih kerdil dibandingkan dengan tanaman padi yang tidak terkena hama kepik.

Memusnahkan telur-telur hama kepik bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk mengendalikan hama terebut. Cara lainnya yaitu menyemprotkan tanaman padi  dengan pestisida jenis BVR dan Pestona.

Penggerek Batang Padi

Hama penggerek batang ini banyak jenisnya, ada yang berwarna putih, merah jambu, kuning, dan belang. Akan tetapi, perilaku mereka sama yaitu menyerang tanaman padi pada bagian batang dan pelepah daun. Salah satu cara untuk mengatasi hama penggerek batang padi adalah dengan melakukan pencabutan atau memusnahkan tanaman yang menunjukkan gejala hama tersebut untuk menekan intensitas serangan dan populasi hama tersebut.

Walang Sangit

Hama Walang Sangit pada Padi
Sumber: 8villages.com

Hama ini menyerang tanaman padi yang masih muda. Kualitas buah pada tanaman padi yang terserang hama ini menjadi tidak bagus, seperti keriput, berubah warna menjadi coklat, dan yang paling merugikan adalah rasanya menjadi tidak enak.

Hama ini tidak hanya menyerang buah tanaman padi tetapi juga menyerang daun padi. Terdapat bercak-bercak dan bintik hitam pada daun tanaman padi yang terkena hama ini.

Hama walang sangit dapat diatasi dengan menggunakan air sabun yang disemprotkan di area mana saja, yang dicurigai sebagai tempat bersarangnya walang sangit.


Nah, itulah 7 hama yang sering menyerang padi yang perlu diketahui oleh para petani, khususnya yang membudidayakan padi. Dengan mengetahui hama-hama tersebut, tentu petani bisa waspada atas hama tersebut yang bisa datang kapan saja.

Baca juga: 6 Strategi Budidaya Padi dalam Pengendalian Penyakit

Sumber gambar utama: pertanian99.com

Penulis: Diya Antika

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Comments

  1. hama, sekarang gak bisa hidup tanaman padi tanpa adanya pestisida. Banyak hamanya,
    oh ya pak tani, kunjungi juga blog ane, sekedar sharing ilmu.

    Agrositex.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.