Ketahui 5 Syarat Tumbuh Ikan Mas Sebelum Membudidayakannya

Ikan mas, dalam bahasa latin Cyprinus carpio L, adalah ikan yang sangat digemari oleh masyarakat di Indonesia. Ikan mas merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya akan manfaat. Didasari dengan alasan tersebut, banyak petani ikan yang menekuni budidaya ikan mas ini.

Sebelum melakukan proses budidaya, hal yang utama untuk diperhatikan adalah syarat tumbuh ikan mas yang akan dibudidayakan. Syarat tumbuh adalah kondisi lingkungan dimana makhluk hidup dapat tumbuh dengan optimal. Banyak pelaku budidaya ikan yang tidak terlalu memperhatikan syarat tumbuh ikan yang dibudidayakan sehingga hasilnya pun kurang optimal.

Ikan mas menyukai lingkungan hidup (habitat) berupa perairan air tawar yang airnya tidak terlalu dalam dan tidak terlalu deras, seperti di pinggiran sungai atau danau. Di Indonesia, ikan mas sering dibudidayakan di kolam tanah, kolam tembok, sawah (mina padi), kolam terpal, dan masih banyak lagi.

Kebersihan air harus diperhatikan untuk mendukung produktivitas dan juga kesehatan ikan mas. Air yang digunakan haruslah bersih, mengalir, dan juga tidak terkontaminasi oleh berbagai bahan kimia yang dapat mengganggu kesehatan ikan mas.

Berikut ini adalah syarat tumbuh ikan mas yang harus diperhatikan sebelum melakukan proses budidaya.

Jenis media kolam

Jika memakai media kolam, jenis tanah yang akan digunakan sebagai kolam harus di perhatikan. Tanah yang baik adalah jenis tanah liat atau lempung. Hal ini dapat mempermudah dalam pembuatan dinding dan tanah liat juga mampu menahan kolam dari kebocoran. Jika menggunakan kolam buatan seperti kolam tembok, material seperti semen, pasir yang digunakan harus berkualitas tinggi yang mampu bertahan lama dalam genangan air.

Media Kolam Budidaya Ikan Mas
Sumber: beranijadibos.com

Sebelum digunakan untuk budidaya, harus ada perlakuan menetralisir media kolam supaya tidak meninggalkan bahan-bahan kimia. Caranya adalah merendam media kolam dengan air selama beberapa minggu, kemudian air tersebut dibuang. Penambahan sabut kelapa, daun pisang, dan pelepah pisang juga mampu mempercepat hilangnya residu bahan kimia. Kegiatan menetralisir bahan kimia tersebut berlaku juga untuk teknik budidaya yang menggunakan kolam terpal, drum plastik, dan aquarium.

Ketinggian lokasi budidaya

Ketinggian suatu tempat yang direkomendasikan dalam budidaya ikan mas yaitu antara 150-1000 meter di atas permukaan laut. Penentuan ketinggian dapat menciptakan iklim yang di butuhkan oleh ikan untuk proses metabolismenya. Pada ketinggian tersebut, ikan mas dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Kualitas air

Memperhatikan kualitas air sangat penting dalam proses budidaya ikan. Air yang akan digunakan untuk budidaya ikan mas haruslah bersih, tidak mengandung bahan-bahan kimia dan unsur yang dapat merusak kualitas serta kesehatan ikan mas. Kualitas air yang terukur adalah kandungan oksigen terlarut, konsentrasi amoniak, nitrat, dan nitrit. Memelihara kualitas air juga dapat dilakukan dengan menambahkan mikroba.

Baca: Probiotik, Solusi Peningkatan Kualitas Ikan yang Ramah Lingkungan

Budidaya Ikan Mas

pH air

Keasaman atau pH air yang baik untuk budidaya ikan mas adalah 6-9. Mengukur pH air dapat dilakukan dengan alat pengukur pH (pH meter) dengan mengambil sedikit air di kolam untuk sampel pengujian pH air.

Berubahnya kondisi keasaman air disebabkan oleh proses metabolisme ikan, menumpuknya kotoran, dan juga pakan yang tersisa. Jika setelah dilakukan pengukuran, keasaman air menunjukan angka kurang dari 6, maka air tersebut dapat dikatakan asam.

Cara menaikkan keasaman air menuju ke netral (6-9) adalah engan menambahkan bubuk kalsium yang banyak beredar di toko ikan. Menambahkan bongkahan kapur juga dapat membantu untuk menetralkan air. Jika air tersebut basa (lebih dari 9), cara yang sederhana untuk menurunkan pH air yaitu dengan memberikan daun ketapang secara langsung pada kolam ikan.

Suhu

Suhu air yang optimal untuk pertumbuhan ikan mas berkisar antara 20-30ºC. Perubahan suhu 3-4ºC akan mempengaruhi metabolisme ikan tersebut dan mengakibatkan kejutan suhu dimana bisa mengakibatkan kematian pada ikan.

Untuk itu, memperhatikan suhu pada kolam ikan itu sangat penting. Untuk menstabilkan suhu pada kolam ikan, dapat dilakukan dengan memberikan aerasi pada air kolam terutama model pancuran yang dapat menurunkan suhu air, menaikan ketinggian air kolam agar perubahan suhu tidak terlalu jauh, menambahkan mikroba yang dapat menstabilkan suhu, dan menambahkan tanaman kolam seperti azola, eceng gondok, dan sebagainya.


Itulah beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi sebelum melakukan budidaya ikan mas. Syarat tumbuh ikan mas sangat penting untuk diperhatikan agar ikan dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Baca juga: 6 Tips Menerapkan Sistem Mina Padi di Indonesia

Penulis : M. Rizki Permadi Putra

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan download di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.