Probiotik, Solusi Peningkatan Kualitas Ikan yang Ramah Lingkungan

Perkembangan teknologi pada budidaya perikanan kini berkembang pesat. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan pangan yang terus meningkat. Hasil tangkapan ikan kini dinilai tidak mencukupi kebutuhan sehingga untuk menjamin ketersediaan sumber pangan, proses budidaya menjadi jawabannya.

Banyak teknologi yang diterapkan pada proses budidaya ikan dapat meningkatkan hasil. Akan tetapi, dalam jangka panjang, akan menimbulkan dampak negatif karena kurangnya perhatian pada keseimbangan ekosistem kolam budidaya. Untuk menangani hal tersebut, pengaplikasian probiotik dalam kolam ikan dapat menjadi solusi. Berikut ini adalah sedikit penjelasan tentang probiotik.

Apa itu Probiotik?

Probiotik merupakan suatu mikroorganisme hidup yang dapat menguntungkan untuk inangnya. Yang dimaksud inang di sini adalah ikan dimana pemberian mikroorganisme (probiotik) dapat meningkatkan hasil dan kualitas pada budidaya ikan. Konsep probiotik diperkenalkan pertama kali pada abad ke-20 oleh Elie Metchnikoff. Probiotik juga sering disebut sebagai bakteri baik karena sesuai dengan fungsinya.

Probiotik dalam budidaya ikan merupakan bakteri terpilih yang telah terbukti dapat menguntungkan seperti: Nitrobacter, Nitrosomonas, Bacillus subtillis, Cellumonas, dan masih banyak lagi. Pengaplikasian probiotik dapat dilakukan dengan menambahkan bakteri pada pakan yang akan diberikan atau secara langsung ditebarkan ke kolam atau bak budidaya.

Bakteri Probiotik

Manfaat Probiotik

Probiotik, pada proses budidaya ikan, banyak digunakan untuk memelihara dan memperbaiki kesehatan air. Menambahkan bakteri yang menguntungkan ke dalam bak atau kolam dapat meningkatkan kualitas air. Secara tidak langsung, probiotik ini akan meningkatkan kesehatan dan kualitas ikan yang dibudidayakan.

Di Thailand, pemanfaatan probiotik dalam proses pembenihan udang galah telah dilakukan cukup lama, dengan memanfaatkan mikroba Bacillus spp yang mampu meningkatkan kualitas air dan menguraikan senyawa nitrit yang bersifat toksik bagi pertumbuhan udang.

Penambahan probiotik pada kolam atau bak budidaya dapat meminimalisir adanya penyakit yang menyerang ikan. Probiotik akan bekerja dengan cara menekan penyebab penyakit (patogen) supaya tidak dapat tumbuh dan berkembang serta memproduksi senyawa-senyawa yang dapat menekan pertumbuhan patogen tersebut.

Menurut Austin (1992), dalam penelitiannya, probiotik dengan jenis alga Tetraselmis sp merupakan mikroorganisme yang mampu menekan terjadinya infeksi penyakit pada ikan karena bakteri ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan suatu senyawa anti-mikroba.

Probiotik juga dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada ikan. Oleh karena itu, pengaplikasian probiotik dapat meminimalisir penggunaan antibiotik dan disinfektan yang sering digunakan dalam proses pengendalian penyakit pada ikan yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan oleh manusia.

Baca juga: Cara Melakukan Pembenihan Ikan Patin dengan Teknik Kejutan Suhu

Budidaya Ikan

Selain dapat meningkatkan kualitas air dan meminimalisir penyakit, probiotik juga dapat berperan sebagai penyedia vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ikan untuk pertumbuhannya. Probiotik dapat bekerja dengan mengurai bahan-bahan organik yang ada di kolam sehingga dapat memproduksi vitamin-vitamin dan menetralisir senyawa toksik yang ada di dalam makanan ikan.

Menurut Fuller (1997), probiotik menguntungkan bagi inangnya (ikan) karena mampu memperbaiki nutrisi dengan memproduksi vitamin-vitamin, detoksifikasi pangan, maupun melalui aktivitas enzim.

Probiotik juga dapat bekerja pada proses pencernaan ikan yang dibudidayakan. Penggunaan probiotik yang ditambahkan pada pakan ikan dapat menetralisir senyawa dan bakteri berbahaya yang terkandung di dalamnya..

Untuk meningkatkan kualitas ikan yang dibudidayakan, sistem budidaya perikanan yang ramah lingkungan seperti pengaplikasian probiotik harus segera diterapkan.

Baca juga: Mengapa Harus Berbisnis Ikan Koi? Ketahui Prospeknya!

Penulis : M. Rizki Permadi Putra


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital belum? Silahkan download di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.