5 Tips Mudah Ternak Ikan Lele dari Telur

Apakah Anda ingin mencoba ternak ikan lele dari telur? Tenang saja, Pak Tani Digital akan membagikan langkah-langkahnya kepada Anda.

Ada banyak jenis ikan yang seringkali dijual di pasaran sebagai bahan pangan, salah satunya adalah ikan lele. Ikan lele sendiri merupakan jenis ikan tawar yang memiliki penggemar cukup banyak. Oleh karena itu, ada beberapa orang yang lebih memilih untuk beternak ikan lele.

Ikan lele memiliki daging yang empuk juga rasa yang lezat. Ada banyak olahan praktis dan mudah yang terbuat dari ikan lele, serta memiliki kandungan manfaat yang banyak untuk tubuh.

Tips Ternak Ikan Lele dari Telur

Untuk membudidayakan ikan lele, kamu bisa memulainya dari telur. Berikut ini merupakan tips ternak ikan lele dari telur yang bisa Anda praktekkan.

Pilih Lokasi Budidaya Ikan Lele

Lokasi budidaya ikan lele sangat penting untuk diperhatikan. Pilihlah lokasi yang jauh dari kawasan industri dan aman dari jangkauan masyarakat serta hewan liar.

Anda bisa memilih halaman atau pekarangan rumah yang luas sebagai lokasi budidaya ikan. Alangkah baiknya untuk membersihkan lokasi budidaya ikan lele terlebih dahulu serta pastikan lokasi dekat dengan sumber air.

Media Penetasan Telur Ikan Lele

Setelah memilih lokasi, Anda harus menyiapkan media penetasan telur dengan kriteria tersendiri. Anda bisa menggunakan akuarium, kolam terpal, kolam semen, dan lain sebagainya sebagai tempat penetasan telur.

Pembesaran Lele dengan Sistem Terpal Bioflok
Pembesaran Lele dengan Sistem Terpal Bioflok | Foto: tribunnews.com

Jika Anda menggunakan akuarium, maka pilihlah akuarium yang besar atau dua buah akuarium berukuran sedang, sekitar 60 cm x 30 cm.

Anda juga bisa membuat kolam semen dengan ukuran 1 m x 2 m dengan tinggi 30-50 cm. Dimulai dari pembersihan, penggalian, penggemburan lahan, serta menambahkan batu bata sebagai alas dari dasar kolam.

Bila Anda menggunakan terpal sebagai kolam ternak ikan lele, maka ukurannya sama dengan kolam semen dan jangan lupa untuk mengaitkannya agar tidak lepas.

Penetasan Telur Ikan Lele

Jika Anda sudah memiliki lahan dan media untuk budidaya ikan lele, maka Anda harus melakukan penetasan telur ikan lele. Isilah dengan air sumur atau air sungai di tempat media ikan lele dengan ketinggian 40-50 cm.

Untuk menaikkan suhu air, Anda bisa menambahkan lampu atau aerasi dengan tekanan kecil.

Setelah itu, tebarkan telur lele di media yang sudah disiapkan dan tunggulah selama 24 jam atau hingga telur menetas.

Baca Juga: Cara Beternak Ikan Lele dengan Sistem Bioflok

Perawatan Ikan Lele

Setelah telur menetas dan menjadi larva, Anda harus melakukan proses selanjutnya dalam budidaya ikan lele. Biarkan larva tersebut dan jangan memberi pakan selama 3 hari.

Ganti air yang berada di dalam media budidaya dengan air bersih, namun sisakan sedikit air bekas media tersebut agar larva tidak stres.

Ternak Lele di Kolam Terpal

Setelah itu, berilah pakan ikan berupa plankton yang berbentuk cair. Setelah ikan menjadi bibit dengan ukuran 2-5 cm, Anda bisa memindahkannya ke kolam yang lebih besar (kolam semen atau kolam terpal).

Perawatan yang baik untuk budidaya ikan lele, yaitu dengan pembersihan kolam yang teratur. Beri pakan ikan sehari 2 kali pada waktu pagi dan sore hari. Makanan yang bisa Anda berikan yaitu sayuran hijau, pelet, siput, dan cincangan ikan rucah.

Panen Ikan Lele

Anda bisa mendapatkan hasil panen dari budidaya ikan lele ketika mencapai umur 5-6 bulan. Untuk memanen ikan lele, Anda harus menggunakan sarung tangan. Jika Anda ingin menjual hasil panen budidaya ikan lele ke pasar, maka sortir lele berdasarkan ukuran dan mengemasnya dengan tepat hingga sampai ke pasar.


Itulah langkah-langkah mudah untuk ternak ikan lele dari telur yang bisa Anda lakukan. Semoga bisa menambah wawasan dan bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Panduan Lengkap Ternak Lele di Kolam Terpal dengan Mudah

Penulis: Epin Supini

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.