Startup Sosial Petani Indonesia
Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai peran alsintan untuk meningkatkan hasil pertanian
Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan)
Peran Alsintan

Baca juga : Tarif PPN Produk Pertanian Tertentu Menjadi Turun
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Indonesia terus mendorong program pengembangan pertanian moderen.
Salah satunya dengan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), mulai dari pengolahan sampai dengan tahap panen dan pasca-panen.
Bukan hanya sebatas proses budidaya dan pascapanen, peran alsintan juga berguna dalam upaya pengembangan proses hasil panen menjadi aneka produk pangan tambahan.
Alsintan menjadi pemicu transformasi teknologi kepada petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.
Teknologi mekanisasi tersebut harus mencakup dari hulu sampai hilir sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, tapi juga kesejahteraan petani.
Alsintan juga menekan kehilangan hasil dan meningkatkan nilai tambah, misalnya penggunaan mesin thresser (perontok) yang efektif akan dapat menurunkan kehilangan hasil.
Peran alsintan dalam pengembangan pertanian bukan sebatas proses budidaya dan pascapanen, tapi juga bagi upaya pengembangan proses hasil panen menjadi aneka produk pangan tambahan.
Adanya alsintan ini menjadi pemicu transformasi teknologi kepada petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.
Teknologi mekanisasi tersebut harus mencakup dari hulu sampai hilir sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, akan tetapi kesejahteraan petani.
Bantuan Alsintan Untuk Petani

Baca juga: Harga Gabah Meningkat Saat Pandemi Covid-19
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas merupakan salah satu yang mendorong para petani mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Seperti halnya yang dilakukan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Surangganti dari Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
Tak hanya memanfaatkan alsintan, mereka juga membentuk Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Tani Makmur.
UPJA adalah lembaga ekonomi di pedesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alsintan untuk memperoleh keuntungan usaha.
Manager UPJA Tani Makmur, Heru Rusiyanto menuturkan bahwa awalnya mereka mendapatkan hibah peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian.
Bantuan tersebut berupa combine harvester (CH) besar 1 unit dan rice transplanter (RT) 3 unit dan hand traktor 1 unit.
UPJA ini langsung mendapat respon positif dari petani karena dinilai efektif dan efisien, mempersingkat waktu pekerjaan.
Percepatan tanam yang dilakukan UPJA Tani Makmur sendiri mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian
Petani atau kelompok tani tentu diharapkan juga bisa merawat alsintan yang sudah dimiliki. Mesin yang tidak dirawat cenderung akan cepat rusak.
Jika alsintan sudah memperlihatkan rusak ringan, tapi tidak dilakukan perbaikan, rusak ringan ini akan menjadi rusak berat.
Selain itu, alsintan yang ada juga harus digunakan seoptimal mungkin, jangan sampai alsintan tidur dan tidak terpakai dan akhirnya rusak.
Itulah informasi mengenai peran alsintan untuk hasil pertanian. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!
Baca juga: Produksi Mesin Perontok Padi Minimalis Asal Ciamis
Sumber: Liputan6.com
Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di .
Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di .