Bambang Sumadji

Apakah Anda sudah tahu seorang petani sukses yang bernama Bambang Sumadji? Omset yang diraihnya dalam bertani mencapai 50 miliar per bulan lho.

Pekerjaan sebagai petani sering kali dianggap sebelah mata serta memberikan penghasilan yang pas-pasan. Pekerjaan sebagai petani juga masih sering dianggap sebagai pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar, namun penghasilan yang diperoleh tidak sepadan dengan energi yang dikeluarkan.

Bekerja lelah di sawah, berpanas-panasan, hasil yang diperoleh pas-pasan masih menjadi salah satu citra yang lekat dengan profesi bertani. Namun, cerita ini tidak berlaku pada kisah Bambang Sumadji.

Bambang Sumadji adalah salah satu contoh kisah sukses seorang petani. Bambang memperoleh omset setidaknya 50 miliar dalam sebulan. Petani sukses ini berasal dari Kediri, Jawa Timur. Berikut kisah sukses Bambang Sumidjo.

Berawal dengan Pinjaman Kredit Bank BNI, Bambang Memulai Usaha Bertani Bawang Merah

Bambang Sumadji mengawali karir bertaninya semenjak tahun 1997. Kala itu, Bambang mengajukan pinjaman kredit 1,5 juta pada Bank BNI untuk memulai usaha bertaninya. Bambang kemudian menggunakan uangnya untuk menyewa lahan seluas satu hektar yang kemudian ditanami dengan bawang merah.

Pada tahun pertama, Bambang sudah cukup sukses dengan mendapatkan omset sebesar 3,5 juta rupiah, lebih dari 2 kali lipat dari uang yang sebelumnya ia pinjam untuk digunakan sebagai modal.

Baca Juga: Nugroho Hari, Alumni ITB Pencipta Encomotion Sistem Irigasi Pintar

Besarnya Omset Membuat Bambang Memperluas Usaha Bertani

Sebagian hasil usaha yang Bambang peroleh, ia sisihkan untuk memperluas usaha taninya. Tak hanya bawang merah, Bambang pun memperluas usahanya dengan bertani cabe. Sejauh ini, Bambang memiliki lahan seluas 200 hektar.

Cabai

Lahan tersebut tersebar di Nganjuk dan Kediri. Dari kedua komoditi yang Bambang geluti, ia setidaknya berhasil memanen 500 ton hasil panen selama 1 tahun.

Selain Bertani, Bambang pun Melebarkan Usahanya ke Pabrik dan Perbankan

Tak hanya puas dengan usaha bertani, Bambang pun melebarkan sayapnya ke usaha pabrik. Bagindo menjadi merk untuk pabrik bawang goreng kemasan serta bumbu pecel kemasan buatannya. Dalam mengelola pabrik, Bambang dibantu setidaknya oleh 150 karyawan.

Bambang juga menambah pundi-pundi uang yang ia miliki melalui usaha perbankan. Bambang mendirikan usaha Bank Perkreditan Rakyat dengan nama Agro Cipta Adiguna. BPR ini cukup mendulang sukses, terbukti BPR yang didirikan Bambang pernah menjadi salah satu BPR terbaik tingkat nasional.

Baca Juga: Banker Pintar Petani Jamur Gagal Panen Oleh Mahasiswa UMY

Ternyata Ilmu Bertani serta Berdagang Sudah Diajarkan Kepada Bambang Sedari Kecil

Keluarga Bambang berprofesi sebagai pedagang serta petani. Bambang sudah terbiasa dilibatkan sejak kecil untuk urusan berdagang dan bertani. Setiap ada kesempatan, Bambang ikut serta menemani keluarganya dalam usaha jual beli maupun diskusi mengenai usaha-usaha pertanian.

Dari sinilah, Bambang mempelajari cara berbisnis. Menurutnya, kiat menangkap peluang usaha pun dimulai dari pembelajaran yang telah diberikan keluarganya.

Sebagai Seorang Petani, Bambang Juga Peduli akan Pemberdayaan Ekonomi Petani

Sebagai seorang yang berjuang di dunia pertanian, rasa solidaritas terhadap sesama petani pun juga dirasakan oleh Bambang. Bambang bersama Pusat Peran Serta Masyarakat Jawa Timur pun diberi kesempatan untuk membantu para petani.

Bantuan yang diberikan pun beragam, mulai dari penyaluran Kredit Usaha Tani, penyediaan sarana produksi, penampungan hasil panen, hingga pengadaan pangan. Bambang percaya bahwa masa depan pertanian Indonesia akan cerah. Bambang berpendapat bahwa potensi agribisnis mengalami peningkatan.


Dari kisah Bambang Sumadji ini pun, kita bisa belajar, bahwa tak selamanya petani akan berpenghasilan pas-pasan. Asalkan ada ketekunan dan kerja keras, dengan pekerjaan apapun akan membawa kita pada kesuksesan.

Klik & Baca: Sandi Octa Susila, Sang Petani Muda Sejak Kuliah

Penulis: Ifan Prasya
Mahasiswa D3 Agribisnis UNS 2017

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.