Berlatih Bertani di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia serta di seluruh dunia, mengharuskan pemerintah menetapkan kebijakan lockdown. Masyarakat diharuskan mengisolasi diri di dalam rumah serta melakukan social distancing atau pembatasan sosial.

Semua aktivitas di luar rumah dibatasi kecuali dalam kondisi mendesak untuk pergi berobat ke rumah sakit ataupun membeli bahan kebutuhan pokok. Kebijakan ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kondisi pandemi berdampak pula pada pelaksanaan program Kementerian Pertanian. Pelatihan-pelatihan pertanian yang sudah direncanakan untuk dilaksanakan di beberapa Balai Besar dan Balai Pelatihan Pertanian untuk sementara praktis dihentikan.

Menghadapi kondisi pandemi Covid-19, Kementerian Pertanian memiliki strategi untuk terus mengadakan kegiatan dalam rangka peningkatan SDM pertanian. Melalui Pusat Pelatihan Pertanian, diselenggarakan pelatihan pertanian secara daring atau online. Pelatihan dilakukan melalui video conference menggunakan fasilitas Zoom.

Seluruh lapisan masyarakat baik petani, penyuluh, pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga serta semua kalangan diundang untuk mengikuti pelatihan daring yang dibagikan lewat tautan video conference Zoom pada website Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Petani Milenial, Tumpuan & Masa Depan Pertanian Indonesia

Salah satu pelatihan daring yang sudah terselenggara adalah “Perbanyakan Bibit Buah Naga dengan Stek”, dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 21 April 2020.  Instruktur pelatihan adalah widyaiswara pertanian yang memperagakan cara memperbanyak bibit buah naga dengan stek serta cara penanamannya yang tepat.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dari awal sampai selesai dengan mengajukan banyak pertanyaan kepada instruktur melalui interaksi pada video conference. Pada akhir pelatihan, diadakan kuis berhadiah untuk para peserta dengan pertanyaan yang berkaitan dengan materi mengenai stek bibit buah naga yang sudah disampaikan instruktur. Hal tersebut membuat peserta semakin antusias untu berlatih bertani.

Pelatihan pertanian daring ini merupakan bentuk eksistensi dari Kementerian Pertanian, yang selalu berupaya memberikan program yang bermanfaat bagi masyarakat guna meningkatkan pengetahuan serta keterampilan bidang pertanian. Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, walaupun masyarakat dibatasi untuk tidak  beraktivitas di luar rumah, namun tetap bisa produktif dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan secara daring.

Melalui pelatihan pertanian daring, masyarakat yang berpartisipasi sebagai peserta diharapkan dapat menambah pengetahuan serta skill di bidang pertanian yang langsung bisa diterapkan guna mengisi waktu selama menjalani masa karantina mandiri atau lockdown.

Lebih lanjut, diharapkan akan dapat dipraktekkan pula secara berkelanjutan setelah masa lockdown selesai serta menumbuhkan minat masyarakat untuk menekuni kegiatan bertani sebagai mata pencarian atau bidang usaha. Hal tersebut mengingat terdapat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena mengalami PHK dari tempat kerja akibat pandemi Covid-19.

Pesan moral yang dapat kita ambil adalah bahwa ada banyak cara dan solusi dalam menghadapi masa pandemi ini, salah satunya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan skill kita. Keterbatasan aktivitas fisik tidak membatasi kita untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan yang kita miliki.

Sekalipun banyak dari kita yang kehilangan pekerjaan, namun kita harus selalu optimis melihat potensi yang ada di negara kita. Indonesia adalah negara agraris, bertani merupakan salah satu kegiatan potensial yang bisa kita lakukan sebagai sumber penghidupan, setidaknya bisa kita mulai dengan menanam buah dan sayur di halaman rumah dan pekarangan yang kita miliki. Kita harus bisa berlatih bertani untuk menyokong kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Peluang Usaha Pertanian, Modal Kecil Untung Besar

Penulis: Pipin Kiswanti, Mahasiswa Pascasarjana IPB

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Comments

  1. Terimakasih artikelnya, sangat informatif dan membantu kami2 para petani untuk tetap semangat menghadapi wabah covid-19 ini

  2. ASS.WR.WB
    Pelatihan teknis pertanian secara daring/Online /Bimbingan teknis online yang diselenggarakan oleh kementrian pertanian dan Institusi jajaranya/UPT sangat bermanfaat bagi petani,penyuluh,peneliti ataupun stake holder lainya untuk tetap produktif di masa pandemi…
    Beberapa Bimtek Online yang sudah diselenggarakan menyuguhkan materi yang sangat menarik dan inspiratif bagi peserta,
    Bimtek Onlinne yang diselenggarakan juga free / gratis ada hadiah dan E-Sertifikat juga semakin menarik minat masyarakat dan praktisi pertanian.
    “Tetap Produktif dimasa Pandemi”

  3. Betul sekali, terus berkarya apapun yang terjadi, positif thinking wabah ini berakhir, maju terus pertanian Indonesia. Kementan dan BBPP Ketindan keren.

  4. Bimbingan ke petani memang harus tetap berjalan, semoga melalui darling petani tetap bisa mengikuti untuk tetap menjaga ketahanan pangan.

  5. Semoga pelatihan daring dapat secara efektif dapat meningkatkan kapasitas SDM pertanian di tengah pandemi Covid19 🙏🙏🙏

  6. Pelatihan pertanian secara daring atau online sangat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat baik petani, penyuluh, pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga serta semua kalangan diundang untuk mengikuti pelatihan daring. Dapat membantu menjawab dan mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, terlebih dilaksanakan secara rutin, terjadwal dan kontinyu. Menunjukkan bahwa Inovasi Teknologi dapat mengatasi permasalahan. Menghadapi Covid19, tetap tenang tidak perlu panik. Trims.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.