Cara Menanam Okra di Pekarangan

Apakah Anda sudah mengetahui cara menanam okra yang tepat? Nah, sebelum lanjut ke pembahasan budidayanya, yuk mari simak sekilas tentang sayuran okra di bawah ini.

Okra. Demikian nama sayuran polong yang berasal dari Asia Barat ini. Nama ilmiahnya Abelmoschus esculentus. Orang Jepang menyebutnya Okura. Okra mudah ditemukan di supermarket. Tetapi, Anda jangan cari di pasar tradisional. Belum ada!

Okra merupakan sayuran buah yang dapat diolah menjadi beragam masakan yang lezat dan berkhasiat bagi kesehatan. Okra termasuk tanaman genus Hibiscus dari famili Malvaceae (kapas-kapasan).

Tanaman ini memiliki julukan Lady’s Finger karena bentuk buahnya yang panjang dan meruncing  di bagian ujungnya seperti jari-jari lentik seorang wanita. Panjang buahnya bisa mencapai 12-15 cm.

Orang Jepang menggemari okra sebagai sayuran sup yang menjadi menu pembuka. Anda juga bisa menikmati okra dengan menumisnya dalam ragam menu yang menggoda selera seperti tumis okra tahu, tumis sayur okra, tumis okra sosis, tumis okra ayam pedas, dan beragam resep lainnya.

Kaya serat pangan

Okra mempunyai beragam khasiat karena kandungannya gizinya. Okra kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin A, B, D, K, calsium, zat besi, phosphor, kalium, dan seng. Polong muda okra mengandung protein yang cukup tinggi dan rendah kalori. Biji okra mengandung asam lemak tak jenuh yaitu asam oleat dan linoleat.

Buah okra mengandung lendir tetapi kaya akan serat pangan dan glutation. Inilah yang memberikan manfaat untuk mencegah sembelit, obesitas, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Polong okra
Polong okra

 

Okra dikenal sebagai sayuran yang bisa membantu menstabilkan gula darah karena mengurangi penyerapan glukosa sehingga pada gilirannya akan mengurangi kadar gula darah. Karena itu, okra digunakan sebagai obat tradisional untuk mengontrol diabetes.

Kandungan serat pada okra sangat baik untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan karena dapat mengikat zat karsinogen penyebab kanker di dalam saluran pencernaan. Jangan lupa kalau Anda ingin langsing, coba sertakan okra dalam diet harian Anda.

Baca juga: Cara Menanam Kangkung di dalam Pot atau Polybag

Cara menanam Okra dengan polibag di pekarangan

Sayuran berjuluk Lady’s Finger ini bisa cepat Anda hadirkan di dapur kalau Anda menanamnya di pekarangan. Caranya mudah. Siapkan benih okra berupa biji. Anda bisa membelinya di kios pertanian. Ada okra hijau dan merah.

Untuk menanam di pekarangan, sebaiknya Anda bertanam dengan polibag. Lebih praktis, lebih efisien pupuk dan air. Soal hasil panen, jangan kuatir. Tetap bagus.

Maka dari itu, siapkan saja polibag atau kantong plastik sebagai wadah media tanam. Ukurannya boleh 25×30 atau 30×30 cm. Kemudian, siapkan media tanam yang merupakan campuran tanah gembur, kompos, dan sekam padi. Media tanam bisa Anda peroleh dari kios pertanian atau kios tanaman hias.

Masukkan media tanam ke dalam polibag. Anda boleh memberikan pupuk NPK dengan takaran 1 sendok teh per polibag. Sirami media tanam tersebut sampai jenuh air. Setelah itu, Anda boleh menanam  satu biji okra dalam setiap polibag, sedalam 1-2 cm di bawah permukaan media tanam. Anda boleh menanam langsung dalam polibag tanpa harus menyemai biji okra terlebih dahulu.

Sirami benih okra yang sudah ditanam. Setelah 4-5 hari, benih tersebut akan tumbuh. Usahakan agar okra mendapat cahaya matahari yang cukup sehingga pertumbuhannya normal dan sehat. Rawat tanaman okra dengan baik.

Okra hijau
Okra hijau

Tanaman okra akan berbunga sekitar 50 hari setelah tanam. Seminggu kemudian, Anda sudah bisa panen. Panen buah okra dengan panjang sekitar 10 cm. Ini merupakan buah muda. Kalau dibiarkan beberapa hari lagi, buahnya akan mengandung serat yang lebih liat sehingga kurang renyah ketika dimakan.

Masa panen okra bisa berlangsung selama hampir 3 bulan. Anda bisa memanennya 3 kali seminggu tergantung pertumbuhan dan perkembangan tanaman okra yang Anda budidayakan.

Itulah cara menanam okra dengan menggunakan polibag yang mudah dilakukan di pekarangan.

Baca juga: 5 Tips Sukses Menanam Tomat Saat Musim Hujan

Infused Water Okra

Dari hasil panen okra, Anda bisa mencoba membuat infused water.

Panen buah okra muda. Ambil 2-3  buah. Cuci bersih. Polong okra dipotong-potong dan buang ujungnya. Isi air minum yang bersih dan sudah dimasak dalam botol lalu masukkan potongan okra ke dalam botol tersebut. Masukkan botol ke dalam kulkas. Tiga jam kemudian, Anda sudah bisa menikmati infused water okra.

Anda boleh menyaringnya terlebih dahulu baru menikmati infused water okra yang segar. Buahnya banyak mengandung lendir. Setiap 100 gram buah muda, terdapat 1 gram lendir.

Tentu saja jangan Anda hindari. Disitulah terdapat khasiat okra untuk kesehatan tubuh Anda: meningkatkan daya tubuh, menurunkan berat badan, memperlancar metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol, mengurangi gula darah, memperlancar pencernaan, dan merawat kesehatan kulit.


Nah, bagaimana Sobat PTD? Apakah kamu tertarik untuk menanam okra di pekarangan rumah kamu? Tinggal ikuti saja langkah-langkah cara menanam okra yang sudah dijabarkan di atas.

Klik & Baca: Rumah Pangan Lestari, Solusi Pekarangan Masa Kini

Sumber gambar utama: Southern Exposure Seed Exchange

Penulis : Norbertus Kaleka

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.