Cara Menanam Kangkung di dalam Pot atau Polybag

Kangkung adalah jenis sayuran hijau yang dapat tumbuh dimana saja. Kangkung mengandung Zinc dan Selenium yang tinggi dan dapat menyebabkan kantuk, sehingga kangkung dapat digunakan untuk mengatasi Insomnia.

Selain itu, kangkung juga berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh karena kangkung mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi. Zat besi juga terkandung dalam kangkung yang bisa menambah kandungan hemoglobin di dalam tubuh.

Ada 2 jenis kangkung yang populer saat ini yaitu kangkung sawah dan kangkung darat. Bagi Anda pecinta kangkung, tidak ada salahnya untuk mencoba menanam sendiri kangkung di rumah. Hal ini bisa dijadikan sebagai hobi yang menyenangkan dan menyehatkan.

Kini, kangkung bisa ditanam di dalam pot atau polybag yang bisa menjadi alternatif buat Anda yang tidak memiliki lahan yang luas. Oleh karena itu, artikel pertanian kali ini akan membahas tentang cara menanam kangkung dengan menggunakan pot atau polybag.

Persiapan Bibit Kangkung

Sebelum menanam kangkung, perlu dipersiapkan terlebih dahulu media yang akan digunakan dengan menggemburkan tanah kemudian campur dengan pupuk kompos, lalu diamkan selama semalam.

Setelah siap, maka bibit bisa mulai disebarkan dan tutup dengan menggunakan jaring-jaring. Lakukan penyiraman 2 kali sehari. Biasanya, kangkung sudah mulai tumbuh dalam waktu 5 sampai 7 hari.

Namun, bagi Anda yang tidak ingin ribet, Anda bisa langsung menanam bibit kangkung di polybag atau pot tanpa proses penyemaian terlebih dahulu.

Klik & Baca: Cara Tepat Membuat Media Semai untuk Tanaman Hortikultura

Menanam Kangkung di dalam Pot atau Polybag
Foto: bibitbunga.com

Persiapan Pot Atau Polybag

Tahap selanjutnya dalam cara menanam kangkung adalah mempersiapkan pot atau polybag. Gunakanlah pot yang bawahnya berlubang atau kalau kamu menggunakan polybag, lubangi terlebih dahulu bagian dasarnya karena itu berguna sebagai resapan air.

Setelah itu, Anda bisa memasukan media tanamnya. Perbandingan tanah dan kompos yaitu 2:1. Diamkan selama sehari atau dua hari, barulah bibit kangkung bisa ditanam.

Tahap Menanam Kangkung

Setelah media sudah siap, maka saatnya menanam. Jika tidak melakukan penyemaian sebelumnya, Anda tinggal menaruh bibit di dalam polybag. Tetapi, jika melakukan tahap penyemain, berarti Anda harus memindahkan tempat semaian ke pot atau polybag.

Ketika melakukan pemindahan, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai akarnya rusak. Jika akar mengalami kerusakan, maka bisa mengganggu proses pertumbuhan.

Setiap pot hanya boleh diisi oleh 3 buah lubang saja dengan kedalaman 11 sampai 14 cm. Masukan dua bibit kangkung di setiap lubangnya lalu tutup lubang dengan tanah. Jangan terlalu menekan tanah karena akan membuat bibit kangkung menjadi mudah patah.

Klik & Baca: Selain Pupuk, 6 Bahan Baku Ini Bisa Menyuburkan Tanaman

Tahap Perawatan Tanaman Kangkung

Merawat tanaman kangkung tidaklah sulit. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan tidak gampang terserang penyakit. Hanya siram kangkung 2 kali sehari, pada pagi hari dan siang hari jika musim kemarau. Jika sedang musim hujan, maka kurangi penyiraman karena akan merusak tanaman kangkung.

Tanaman Kangkung di dalam Polybag
Foto: floradanfauna.com

Selalu bersihkan rumput atau gulma yang tumbuh di sekitar kangkung. Pemberian pupuk harus tetap dilakukan, sebaiknya gunakanlah pupuk organik, supaya hasilnya lebih sehat.

Tahap Pemanenan

Kangkung dapat dipanen setelah berumur 30 hari. Cara memanennya adalah bisa dicabut langsung dengan akarnya atau dipotong bagian batangnya agar bisa dilakukan 2 kali panen.

Nah, itulah tahap-tahap tentang cara menanam kangkung dengan menggunakan pot atau polybag. Sekarang, Anda bisa menikmati hasil perkembunan milik Anda sendiri. Mudah bukan?

Demikianlah artikel pertanian ini. Semoga bermanfaat.

Klik & Baca: 5 Tips Sukses Menanam Tomat Saat Musim Hujan

Penulis: Tayah Muti’ah

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.