Cara Tepat Membuat Media Semai untuk Tanaman Hortikultura

Secara umum, hortikultura dapat diartikan sebagai tanaman kebun. Biasanya, tanaman yang dibudidayakan adalah buah-buahan, sayur-sayuran, dan tanaman hias. Hortikultura biasanya dilakukan dengan tahap pertama yaitu penyemaian benih. Secara garis besar, tujuan penyemaian benih adalah untuk mengurangi kematian tanaman akibat belum siap (belum mampu beradaptasi) dengan kondisi lapangan.

Tanaman yang memerlukan penyemaian biasanya merupakan tanaman yang memiliki siklus panen menengah hingga panjang dan memiliki benih yang berukuran kecil. Proses penyemaian biasanya membutuhkan kondisi tempat dan perlakuan yang berbeda dengan kondisi lapangan di mana tanaman nantinya ditempatkan.

Oleh karena itu, dalam budidaya hortikultura, petani memerlukan area persemaian yang berbeda dengan area tanam. Berbagai media tanam dapat digunakan dalam hal ini, seperti tray, cetak, polybag, atau bedengan biasa.

Pada artikel pertanian ini, akan dijelaskan tahapan-tahapan sederhana dalam membuat media semai tanaman hortikultura, yaitu sebagai berikut.

Menyiapkan media tanam

Dalam budidaya hortikultura, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan media tanam. Karena media tanam ini akan dijadikan sebagai tempat biji tanaman, maka nutrisi, kelembaban, bahkan struktur media tanam (tanah) harus terjamin dengan baik.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, sebaiknya kita menggunakan media tanam organik, yaitu media tanam campuran tanah dan bahan-bahan organik lain yang memiliki kandungan hara yang tinggi. Tanah yang baik untuk dijadikan sebagai media tanam biasanya diambil dari tanah yang berada di bagian atas (top soil)—tanah yang berada di kedalaman tidak lebih dari 5 cm.

Menyiapkan Media Tanam
Foto: ragambudidaya.blogspot.com

Untuk memperkaya kandungan hara bagi media tanam, kita dapat menambahkan pupuk organik, misalnya kompos. Struktur tanah yang kasar tidak baik bagi pertumbuhan benih, sehingga kita perlu menghaluskannya terlebih dahulu. Caranya dilakukan dengan mencampurkan bagian tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, tambahkan air secukupnya agar tercampur lebih baik dan teksturnya lebih padat, namun usahakan agar tidak terlalu basah seperti lumpur.

Klik & Baca: 5 Jenis Tanaman Hortikultura

Membuat media semai berbentuk bedengan

Benih yang cocok disemaikan di bedengan adalah sayur-sayuran siklus pendek, misalnya sawi, pakchoi, dan sebagainya. Untuk memanfaatkan bedengan biasa sebagai media tanam persemaian, berikut ini langkah-langkah untuk melakukannya:

  1. Campurkan tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1.
  2. Bentuk bedengan, lalu letakkan campuran tanah dan pupuk organik di atas permukaan bedengan tersebut. Buatlah ketebalannya hingga 5-7 cm.
  3. Siram bedengan dengan air secukupnya.
  4. Tebarkan benih di atas bedengan.
  5. Buat tiang penyangga, bisa dibuat dari bambu yang dilengkungkan, lalu tutup bedengan dengan paranet jika memang ditutup secara permanen. Jika ingin membuat bedengan dengan sistem buka tutup, penutupnya bisa diganti dengan plastik bening.

Membuat media semai dengan tray, cetak, atau polybag

Membuat media semai dengan menggunakan polybag
Foto: indiamart.com

Untuk memanfaatkan tray, cetak, atau polybag sebagai media tanam persemaian dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Campurkan tanah danpupuk organik dengan perbandingan 1:1.
  2. Untuk media semai dengan tray, masukkan campuran media tanam ke dalam tray, lalu padatkan agar media bisa mencengkrap tanaman.
  3. Untuk media semai dengan cetak, siram campuran media tanah dan pupuk organik dengan air secukupnya. Air tersebut digunakan agar campuran media tanam lebih mudah dibentuk. Ambillah cetakan dan masukkan campuran media tanam tadi ke dalamnya. Lubangi bagian atas cetakan tersebut sedalam 1-2 cm untuk memasukkan benih.
  4. Untuk media semai dengan polybag, kita dapat mencampurkan media tanam yang sebelumnya telah dibuat dengan arang sekam. Perbandingannya masih sama dengan sebelumnya, yaitu 1:1. Masukkan campuran tersebut ke dalam polybag yang ukurannya telah disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman. Setelah itu, media semai siap digunakan.

Nah, itulah artikel pertanian tentang cara tepat dalam membuat media semai untuk tanaman hortikultura. Nah, bagaimana menurut kamu Sobat PTD?

Klik & Baca: 5 Bahan Amelioran yang Bisa Menyuburkan Tanah

Penulis: Hutri Cika Berutu 

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.