Ingin Tanam Anggrek dengan Sabut Kelapa? Ikuti 5 Tips Ini

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang sangat mempesona, sehingga tak jarang banyak orang yang menjadi penggemar anggrek. Tanam anggrek pun menjadi salah satu hobi yang dilakukan oleh para pecinta tanaman hias.

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang tidak pernah mengalami penurunan tren. Keindahannya memiliki pesona tersendiri. Di Indonesia sendiri, bunga anggrek merupakan salah satu bunga nasional bangsa. Bunga anggrek biasa dijadikan sebagai hiasan eksterior maupun interior.

Terdapat sekitar 20.000 jenis anggrek di alam, dan sekitar 1000 jenis hibrida. Jumlah ini tentunya akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jenis anggrek yang dikembangkan oleh penghobi.

Anggrek merupakan tanaman epifit sehingga harus menumpang di tanaman lain. Untuk itu, media tanam yang biasanya digunakan adalah arang kayu, akar pakis, sabut kelapa, dan lain-lain.

Sabut kelapa merupakan salah satu media yang sering digunakan dalam budidaya anggrek karena selain murah dan mudah digunakan, sabut kelapa juga mengandung unsur hara esensial yang diperlukan oleh tanaman.

Media sabut kelapa juga memiliki kemampuan memegang air. Karena itulah, media sabut kelapa cocok digunakan sebagai media tanam anggrek.

Berikut ini adalah cara membudidayakan bunga anggrek dengan media sabut kelapa.

Persiapan Media Tanam

Sabut kelapa yang digunakan sebagai media tanam dapat dengan mudah didapatkan di tempat penjualan kelapa. Tahapan pembuatan media sabut kelapa adalah sebagai berikut:

  1. Pilih sabut kelapa yang sudah tua.
  2. Rendam sabut kelapa selama 6 jam untuk menghilangkan kandungan tanin dalam sabut kelapa.
  3. Setelah direndam dalam air, rendam sabut kelapa dalam fungisida untuk menghambat pertumbuhan jamur dan cendawan.
  4. Kemudian,angkat sabut kelapa, tiriskan, dan keringkan hingga sabut kelapa tidak terlalu basah dan terlalu kering.

Baca Juga: Santri Pesantren Ini Bertani dengan Membudidayakan Anggrek

Media Sabut Kelapa untuk Menanam Anggrek
Foto: tanaman-hiasmu.blogspot.com

Memilih Bibit Anggrek

Jenis anggrek yang paling digemari adalah anggrek Phalaeonopsis dan Dendeobium. Bibit angggrek dapat Anda beli di nursery atau toko anggrek di daerah Anda.

Pastikan bibit yang Anda pilih adalah bibit tanaman yang sehat dan tidak memiliki cacat, memiliki daun berwarna hijau cerah, dan memiliki batang yang kokoh.

Persiapan Pot Tanam Anggrek

Pot yang umumnya digunakan dalam budidaya anggrek adalah pot dari bahan genting untuk menambah nilai estetika tanaman anggrek.

Sebaiknya, pilih pot yang memiliki lubang di bagian bawahnya. Pastikan pot yang Anda gunakan dalam keadaan bersih. Bila perlu, rendam pot dalam fungisida terlebih dahulu untuk mencegah tanaman anggrek terserang jamur atau cendawan.

Penanaman Anggrek Menggunakan Sabut Kelapa

Tahapan tanam anggrek dengan menggunakan media sabut kelapa adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan pot, media,dan bibit tanaman.
  2. Tambahkan/letakkan arang kayu di dasar pot.
  3. Lilitkan sabut kelapa pada akar bibit, kemudian masukkan bibit ke dalam pot.
  4. Letakkan tanaman di tempat yang ternaungi.
  5. Penyiraman dapat dilakukan setelah 1 minggu

Baca Juga: Produksi Bunga Potong di Tanah Air

Bunga Anggrek
Foto: alamendah.org

Pemeliharaan dan Perawatan

Perawatan tanaman anggrek sebenarnya tidak terlalu sulit. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda lakukan dalam merawat tanaman anggrek.

  1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari, menyesuaikan kondisi cuaca dan lingkungan. Tanaman anggrek tidak perlu disiram saat musim penghujan dan intensitas penyiraman dapat ditingkatkan saat musim kemarau.

  1. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan pada 30 HST. Pupuk yang dapat digunakan yaitu NPK slow release yang diberikan melalui media tanam dan pupuk Growmore dapat diberikan melalui daun 3 minggu sekali dengan dosis 5 gram/liter.

  1. Pengendalian hama dan penyakit

Serangan yang sering terjadi pada tanaman anggrek adalah serangan bakteri dan jamur yang menyebabkan busuk akar.

Pemberian fungisida dapat dilakukan sebulan sekali dengan dosis 5 gram/liter sebagai bentuk pencegahan. Dosis dapat ditingkatkan jika tanaman anggrek mengalami serangan.

  1. Penggantian media tanam

Media sabut kelapa harus diganti dalam 4-6 bulan sekali agar tanaman anggrek dapat tumbuh dengan optimal karena media sabut kelapa merupakan media yang mudah lapuk dan busuk.

Penggantian media harus dilakukan dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak. Cara penggantian media dilakukan sama dengan cara penanaman tanaman anggrek.


Itulah 5 tips tanam anggrek dengan menggunakan media sabut kelapa. Sangat mudah bukan? Apa Sobat PTD tertarik untuk mencobanya?

Baca: 6 Tips Merawat Bunga Anggrek Supaya Cepat Berbunga

Penulis: Nevy Widya Pangestika
Mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Udayana

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.