6 Tips Merawat Bunga Anggrek Supaya Cepat Berbunga

Bunga anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang sangat indah. Jadi, tak mengherankan jika bunga anggrek merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Menanam dan merawat bunga anggrek pun bisa menjadi peluang bisnis yang bagus.

Terdapat lebih dari 25.000 jenis anggrek yang ada di dunia. Namun, saat ini, populasi anggrek semakin menurun karena kerusakan hutan. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 4000 jenis tanaman anggrek yang tersebar di berbagai pulau.

Tanaman anggrek yang tumbuh di Indonesia antara lain jenis Bulophyllum, Cymbidium, Coelogyne, Phalaenopsis, dan Vanda.

Jika Anda berencana atau sedang membudidayakan bunga anggrek, berikut ini adalah tips-tips merawat bunga anggrek yang bisa diterapkan supaya cepat berbunga.

Syarat ketinggian tempat

Pada umumnya tanaman anggrek dapat hidup dengan baik di iklim tropis. Ketinggian tempat tanaman anggrek terbagi menjadi 3 kategori:

  • Tanaman anggrek yang hidup di dataran rendah seperti Arachnis, Renanthera, dan Vanda. Tanaman anggrek jenis ini dapat hidup di ketinggian sekitar 500 mdpl dengan suhu sekitar 34℃-38℃.
  • Tanaman anggrek yang hidup di dataran dengan ketinggian sedang, sekitar 501-1000 mdpl,dan suhu di siang hari sekitar 19℃-32℃, adalah Cattleya, Dendrobium, Onchidium, dan Phalaeonopsis.
  • Yang terakhir adalah tanaman anggrek yang hidup di dataran tinggi dengan suhu siang hari sekitar 18℃-21℃ biasanya adalah jenis Cymbidium, Miltonia, dan Paphiopedilum.

Cahaya matahari

Cahaya matahari adalah faktor yang sangat penting diperhatikan dalam budidaya anggrek karena cahaya matahari berpengaruh secara langsung terhadap fotosintesis.

Selain itu, cahaya matahari juga membantu proses regenerasi bagian yang rusak pada tanaman anggrek.

Baca Juga: Produksi Bunga Potong di Tanah Air

Bunga Anggrek
Foto: grid.id

Media Tanam

Pilihlah  media tanam yang tepat. Media tanam merupakan salah satu faktor penting yang menentukan cepat tidaknya tanaman anggrek berbunga. Media tanam tersusun atas 2 bagian, yaitu 1/3 bagian bawah berupa potongan batu bata dan 2/3 sisanya diisi pakis.

Untuk kandungan air media yang digunakan, bila cuaca sangat panas, harus dilakukan penyiraman sebanyak 2 kali. Jika sedang hujan, tidak perlu dilakukan penyiraman. Waktu penyiraman yang tepat adalah jam 7-9 pagi dan jam 3-5 sore.

Untuk pot yang digunakan, pilihlah yang berbahan tanah liat dan memiliki banyak lubang.

Rumah Lindung

Rumah lindung yang cocok juga penting bagi pertumbuhan anggrek karena anggrek harus mendapat cahaya sekitar 50-70%. Oleh karena itu, dalam perawatannya, bagian atas rumah lindung harus diberi paranet.

Penyusunan rak anggrek juga harus diperhatikan. Sebaiknya, rak anggrek diletakkan secara datar dengan ketinggian ±1 m dan tidak diletakkan berjenjang agar tidak mengganggu sirkulasi udara.

Kelembaban Udara

Agar anggrek tumbuh dengan subur, kelembaban udara harus sekitar 60-80%. Untuk mensiasati agar kelembaban udara tetap terjaga, kolam dapat dibuat.

Perawatan

Pemupukan juga harus diperhatikan dengan baik. Sebaiknya, tanaman anggrek diberikan pupuk yang memiliki kandungan P yang tinggi. Pemupukan dapat dilakukan dengan penyiraman atau menggunakan pupuk slow release yang ditaburkan pada media tanam.

Berikan zat pengatur tumbuh (ZPT). Sebagai alternatifnya, dapat juga menggunakan air kelapa dengan konsentrasi 15%.

Untuk pengendalian hama dan penyakit, perlu dilakukan pembersihan gulma secara berkala. Gunakan insektisida untuk mengatasi serangan serangga. Serangan jamur dapat dikendalikan dengan fungisida, serta serangan bakteri dapat dikendalikan dengan bakterisida.


Itulah tips-tips merawat anggrek yang perlu Anda praktekkan supaya cepat berbunga. Semoga artikel pertanian ini bermanfaat bagi siapapun yang ingin atau sedang membudidayakan anggrek.

Baca Juga: Santri Pesantren Ini Bertani dengan Membudidayakan Anggrek

Penulis: Nevy Widya Pangestika
Mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Udayana

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.