Cara Panen Kroto yang Tepat Supaya Hasilnya Maksimal

Apakah saat ini Anda berencana untuk beternak kroto? Anda perlu mengetahui cara panen kroto yang tepat supaya hasilnya berkualitas dan maksimal.

Kroto merupakan sebutan bagi telur semut rangrang yang banyak dijadikan sebagai pakan baik untuk burung maupun ikan.

Tingginya kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kroto menjadikan banyak kalangan pecinta burung maupun ikan beralih menggunakan kroto dibandingkan dengan makanan instan dari pabrik.

Tingginya minat para pecinta burung dan ikan terhadap kroto menjadikan peluang usaha untuk beternak kroto terbilang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, agar bisnis kroto sukses, Anda harus mengetahui tahap-tahap yang tepat dalam mengembangkan dan juga memanennya.

Kapan Kroto Bisa Dipanen?

Jika Anda termasuk peternak kroto pemula, maka hal dasar yang harus dipahami adalah mengetahui masa perkembangan kroto. Perkembangan kroto mulai dari telur kecil, hingga berkembang menjadi larva dan pupa membutuhkan waktu setidaknya 15 hingga 20 hari.

Memanen kroto juga tidak bisa sembarangan. Anda harus menggunakan cara yang tepat dan menggunakan perlengkapan yang sesuai sehingga kroto dapat dipanen dengan mudah.

Bagaimana Cara yang Tepat untuk Panen Kroto?

Agar kroto yang dipanen tidak rusak dan tetap berkualitas, maka Anda harus menggunakan cara yang tepat dalam memanennya. Lalu, bagaimana caranya? Berikut ini adalah ulasannya.

Selalu gunakan toples transparan

Salah satu ciri kroto sudah dapat dipanen adalah banyaknya pupa yang menempel pada dinding toples.

Oleh karena itu, agar Anda dapat mengetahui kapan waktu tepat memanen kroto, maka sangat dianjurkan untuk menggunakan toples bening yang terbuat dari kaca. Dengan menggunakan toples kaca yang transparan, Anda juga dapat leluasa melihat perkembangan bibit kroto setiap harinya.

Gunakan perbandingan 50:50

Tahukah Anda cara panen kroto yang baik tidak dilakukan pada semua toples biakan?

Baiknya, Anda harus menggunakan perbandingan 50:50. Dengan kata lain, ketika kroto sudah siap dipanen, Anda harus menyisakan setengah dari jumlah toples bibit kroto yang dikembangkan.

Dengan begitu, kroto yang terdapat di setengah jumlah toples tadi akan beregenerasi menjadi semut rangrang yang siap menghasilkan kroto selanjutnya. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penyusutan bibit pada panen selanjutnya.

Baca juga: 3 Pakan Jangkrik untuk Mempercepat Masa Panen

Kroto, Telur Larva Semut Rangrang
Foto: areablogger.com

Tahap-Tahap dalam Panen Kroto

Seperti yang sudah diulas di atas, bahwa memanen kroto tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa tahap yang harus diperhatikan agar hasil panen menjadi lebih maksimal.

Berikut ini adalah beberapa tahap dalam memanen kroto.

Langkah persiapan

Agar kroto yang dipanen tidak rusak, maka Anda harus menyiapkan alat dan bahan yang dapat mendukung proses pemanenan. Beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan selama proses pemanenan kroto antara lain sarung tangan karet, tepung kanji, ember, dan sepatu bot.

Langkah pengambilan telur

Jika alat dan bahan sudah dipersiapkan, langkah selanjutnya yaitu pengambilan telur. Berikut ini adalah beberapa langkah pengambilan telur yang tepat.

  • Gunakan sarung tangan karet dan juga sepatu bot sebelum mengambil kroto untuk mencegah gigitan semut rangrang. Untuk meminimalisir gigitan semut, Anda juga disarankan untuk melakukan pemanenan pada dini hari.
  • Lumuri ember dengan tepung kanji. Fungsi dari tepung kanji pada ember adalah untuk menahan semut agar tidak naik keatas ketika proses pemanenan berlangsung.
  • Tumpahkan semut beserta kroto kedalam ember yang telah dilumuri kanji. Tusuk-tusuk sarangnya agar semut keluar. Setelah itu, goyang-goyangkan ember sehingga telur kroto dan semut terpisah.
  • Siapkan ember kedua, lalu masukkan semut yang sudah dipisahkan tadi kedalam ember kedua. Goyang-goyangkan ember berulang kali sehingga seluruh semut dan kroto sudah terpisah.
  • Ketika semut dan kroto terpisah, maka masukkan semut kembali kedalam toples. Setelah itu, Anda cukup membersihkan beberapa semut yang masih menempel pada kroto.

Demikianlah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam panen kroto. Agar kroto memiliki nilai jual tinggi, Anda harus menjaganya tetap hidup dengan meletakkannya di tempat yang teduh.

Peluang bisnis kroto memang cukup menjanjikan. Untuk semakin mengembangkannya, Anda bisa membuat beberapa sarang semut buatan sehingga produksi kroto dapat ditingkatkan hingga berkali-kali lipat.

Klik & Baca: Mulai Beternak Jangkrik dengan Langkah-Langkah Ini

Penulis: Novita Awalia Rahmah

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.