Lomba Foto Pertanian Nasional 1

TEMA
 “Bantu petani ke Pasar Digital dengan HP anda!”

Pesatnya kemajuan teknologi & digitalisasi menyebabkan dunia makin tanpa batas (borderless). Kemajuan ini berdampak makin terbukanya informasi bahkan pasar pun perlahan mulai beralih dari pasar tradisional ke model pasar digital.

Data di bulan Januari 2018 menunjukkan pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143 juta (53%) dan yang mengakses informasi melalui ponsel sudah melebihi 100 juta pengguna. Pasar digital Indonesia bahkan sudah melebihi 2,5x Malaysia dan 20x Singapura.

Salah satu peluang peningkatan kesejahteraan petani adalah mendorong terbentuknya pasar digital (market place) pertanian dimana setidaknya petani perlahan punya harapan turut serta secara mandiri menginisiasi pemecahan sekitar 10 masalah pertanian yang terkait dengan digitalisasi, dan beberapa diantaranya menyangkut : memotong rantai dagang, meningkatkan posisi tawar dan membuka akses-akses pasar lainnya.

Dari sekitar 25 juta petani Indonesia, hanya bersisa sekitar 3 juta petani muda/millenial. Stigma petani yang gaptek tentunya membutuhkan bantuan pihak lain (rantai informasi terdekat) untuk membantu para petani Go Digital atau mulai menjajaki pasar digital demi peningkatan kesejahteraan mereka kedepannya.

Rantai informasi dimaksud seperti masyarakat umum pengakses internet atau pemilik ponsel pintar, para pemuda/millenial, mahasiswa yang akrab dengan dunia digital yang kesemuanya bisa membantu petani untuk  menginformasikan keberadaan mereka (petani+komoditi pertaniannya) di pasar digital agar makin terbuka dijajaki pihak-pihak lain seperti supermarket, pedagang buah/sayur, restoran/kuliner, pedagang komoditi bahkan hingga eksportir sekalipun.

Kesemuanya itu tentunya berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan petani kedepannya.

SYARAT & KETENTUAN LOMBA

1. PESERTA

  • Petani
  • Umum
  • Pemuda
  • Mahasiswa

2. PERALATAN

Wajib menggunakan HP/Ponsel Pintar

3. ELEMEN FOTO

Petani + komoditi tani/tanaman atau ladang atau sawah-nya

4. BATAS EDITING FOTO :

Diperkenankan editing minor (tidak wajib) sebatas pengaturan terang-gelap, kontras cahaya, mempertajam foto serta saturasi warna dengan tujuan “hanya” menghasilkan foto lebih ALAMI/NATURAL saja.

5. DATA YANG DISERTAKAN :

  • Judul foto
  • Nama Pemotret
  • Nama Petani
  • Desa, Kecamatan, Kabupaten, Propinsi
  • Komoditi/tanaman & Keterangan singkat komoditi/tanaman
  • Tanggal Rencana panen
  • Rencana harga jual/kg atau borongan/lelang pada saat panen

6. HADIAH :

  • Juara 1 : Rp 2.500.000,- + Souvenir
  • Juara 2 : Rp 1.500.000,- + Souvenir
  • Juara 3 : Rp 1.000.000,- + Souvenir
  • Juara 4 : Rp    500.000,- + Souvenir
  • 10 pemenang hiburan berhadiah Souvenir

7. TATACARA LOMBA :

  • “LIKE” fanpage Pak Tani Digital atau “FOLLOW” Instagram Pak Tani Digital
  • Wajib menggunakan HP/Ponsel Pintar
  • Upload ke website : www.paktanidigital.com/lomba-foto-nasional dan ajak teman anda untuk “VOTE” foto di website sebanyak – banyaknya dengan cara di “SHARE” ke media sosial peserta.
  • Diperkenankan mengirim beberapa foto untuk di lombakan sepanjang OBJEK foto BERBEDA sama sekali

8. PENILAIAN :

  • 50% foto & 50% jumlah “VOTE” di website
  • Penjurian bersifat mutlak dari juri bersertifikasi fotografi

9. WAKTU UPLOAD FOTO & KETERANGAN :

25 Mei s/d 25 Juni 2018 (pukul 23.59 wib)

10. PENGUMUMAN PEMENANG

Melalui website, fanpage Facebook & Instagram Pak Tani Digital tanggal 30 Juni 2018

11. TAMBAHAN :

Foto pemenang dan foto yang dianggap layak akan dipublikasikan/iklankan melalui platform sosial media, website dan aplikasi Pak Tani Digital.

Hal-hal yang butuh penjelasan lebih lanjut silahkan komentar di bawah ini atau melalui media sosial Pak Tani Digital.

Salam Jepret & Majulah Petani Indonesia!
Pak Tani Digital

14 thoughts on “Lomba Foto Pertanian Nasional 1

  1. Salam pak Tani,slamat sore.saya dulu anak petani,tapi sekarang sdh tdk punya sawah karena kondisi keluarga kami kekurangan,sekiranya ada yg berkenan infes/beli sawah disekitar saya,saya bersedia untuk menggarapnya.karena keluarga kami tergolong keluarga miskin.

  2. Saran:
    Sebaiknya ketentuan mengenai “Nama Petani, Tanggal Rencana panen, dan
    Rencana harga jual/kg atau borongan/lelang pada saat panen” sebaiknya tidak diwajibkan. Mana mungkin hasil foto yg dibuat tahun lalu atau lebih lama lalu si pemotret mesti kembali ke daerah itu hanya untuk menanyakan hal-hal tersebut? Belum tentu juga si petani masih tinggal di situ, dan sebagainya.
    Terima kasih.

  3. Halo min,. Saya sudah upload poto untuk mengikuti event lomba poto dan status berhasil di upload.
    Yang mau saya tanyakan, kenapa poto yang saya upload tersebut tidak muncul di galery lomba poto.
    Bagaimana cara melihat poto yang sudah saya upload tersebut.

    Terimaksih

  4. Apakah tidak boleh mengambil gambar menggunakan kamera digital yang notabene sama dengen kamera kamera Hp pintar zaman sekarang ?

    1. Harus menggunakan smartphone ya mas. Soalnya untuk menyamakan standar kualitas foto. Mengapa kami memilih lombanya pake smartphone saja, karena tidak semua dapat memiliki kamera DSLR mas. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.