WOW. Ternyata Tanaman Jarak Bisa Menghasilkan Biodiesel

Mengingat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semakin hari semakin tinggi dan terbatasnya jumlah cadangan sumber bahan baku bahan bakar yang berasal dari batubara maupun minyak bumi.

Karena bahan baku minyak bakar tersebut tidak bisa diperbaharui, kita perlu melakukan inovasi yang serius dengan mulai menemukan tanaman yang berpotensi menjadi bahan baku minyak.

Tanaman Jarak adalah salah satunya.

Mengenal tanaman jarak

Jarak termasuk tanaman perdu dengan tinggi 1 – 7 meter dan mempunyai cabang tidak teratur.  Jarak dapat diperbanyak dengan stek dan biji. Menghasilkan pada umur  10 – 12 bulan dan dapat bertahan hingga 50 tahun.

Baca: Bagaimana Kecanggihan Pertanian Indonesia Di Masa Depan?

Tanaman Jarak tersebar dan dapat tumbuh hampir disemua wilayah Indonesia. Tanaman Jarak berasal dari Benua Afrika. Tanaman Jarak mulai dibudidayakan di Indonesia sekitar tahun 1942 saat masa penjajahan Jepang.

Ketika Indonesia dijajah Jepang, Jarak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan biodisel sebagai bahan bakar pesawat tempur pasukan Jepang.

Oleh sebab itu, Jarak diperintahkan untuk ditanam petani  di berbagai wilayah.

Nama lain jarak di beberapa wilayah Indonesia

Jarak mempunyai nama lokal yang beragam di berbagai wilayah Indonesia, seperti:

  • Di daerah Jawa, tanaman Jarak dikenal dengan nama jarak budeg, jarak gundul, arak cina.
  • Di Aceh tanaman jarak dikenal dengan nama nawaih.
  • Di daerah sumatera Utara (Batak) dikenal dengan nama dulang.
  • Di daerah Nusa Tenggara, Jarak dikenal dengan nama lulu mau, paku kase  dan dikenal dengan nama Kodoto di Maluku.

Jarak bia mengantikan minyak diesel

Dari hasil penelitian Dr. Ir. Robert Manurung MeEng,  Dosen Pengajar Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama timnya Eiichi Nagayama dan Masanori Kobayashi dari New Energy and Industrial Technology Development Organisation (NEDO-Jepang)

Baca: 4 Inovasi Pertanian oleh Mahasiswa UGM

“Minyak Jarak bisa mengantikan minyak diesel untuk menggerakkan generator pembangkit listrik” seperti dikutip pada laman biogreenland.blogspot.co.id

Di Indonesia tanaman Jarak sering dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Tanaman jarak dimanfaatkan untuk mengobati penyakit seperti radang telinga, sakit gigi, gatal – gatal hingga rematik.

Tanaman Jarak bisa ditemukan hampir di seluruh wilayah namun belum dikembangkan secara serius  sehingga potensi  besar biji jarak sebagai pengghasil biodiesel belum tersebar luas di kalangan petani maupun pengusaha.

Mengenal tanaman jarak

tanaman jarak dapat menghasilkan biodiesel

Nah, bagi kamu yang belum kenal dengan tanaman jarak berikut Ciri – Ciri Umum Tanaman Jarak :

1. Batang

Jarak mempunyai tekstur batang  lunak berbentuk silindris. Beruas tegak, warna coklat kebiru – biruan, bagian dalam berlubang, permukaannya halus, percabangan simpodial, arah cabang miring ke atas.

2. Daun

Daunya tunggal, bertangkai panjang, tersusun berseling (alternate), saat muda bewarna ungu kemudian menjadi hijau saat sudah tua.

Panjang 10 – 45 cm, lebar 20 – 25 cm, tepi bergerigi (serratus), bertulang menjari (palmate),  pemukaan daunnya mengkilap,  ada perbedaan warna antara daun permukaan atas yang lebih hijau tua dan daun permukaan bawah dengan warna hijau muda.

 3. Bunga

Bunga tanaman jarak majemuk bertandan (racemus), muncul diujung batang (terminalis), kelopak bunga bewarna hijau, mahkota bewarna merah muda sampai merah.

4. Buah dan Biji

Buah dan biji jarak terdapat dalam kotak (kapsula), berlekuk tiga,  panjang lebih kurang 3 cm, buah muda bewarna hijau setelah tua menjadi hitam.

 5. Akar

Tanaman jarak mempunyai akar tunggang

Baca: Millenial, Yuk Belajar Mengatasi Hama Tanaman dari Teknik Pertanian Amerika Serikat!

Di Indonesia terdapat 4 varietas jarak yang biasa dibudidayakan yaitu Jarak Kepyar (Ricinus communis), Jarak Bali (Jatropha podagri), Jarak Ulung (Jatropha gossypifolia L.), Jarak Pagar (Jatropha curcas).

Jarak Kepyar dan jarak pagar disebut paling potensial dijadikan sebagai bahan baku biodisel karena kandungan minyak pada bijinya mencapai 40 – 50 %.

Selain kandungan minyaknya tinggi kelebihan lain minyak dari biji jarak adalah  mempunyai kekentalan yang stabil pada suhu tinggi sehingga cocok dijadikan sebagai bahan campuran pelumas.

So, yang punya lahan kosong bisa nih mulai menanam jarak.

Penulis Sulassky
Farmer – Traveller – Blogger

Referensi :

  • www.greeners.co/flora-fauna/tanaman-jarak-biofuel-gagal-berkembang/
  • leqi.wordpress.com/2009/02/15/sejarah-singkat-tanaman-jarak-pagar/
  • abuhalim.wordpress.com/2011/04/25/cara-membuat-biodiesel-dari-buah-jarak/
  • biogreenland.blogspot.co.id/2012/02/kebun-jarak-kepyar.html
  • www.tanobat.com/jarak-ciri-ciri-tanaman-jarak-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.