Manfaat Abu Arang Bagi Kesuburan Lahan

Arang adalah bahan bakar yang berwarna hitam pekat dimana warna pada arang tersebut didapat dari bara kayu yang dipengap dan bersifat mudah terbakar. Pada awalnya kebanyakan arang memang terbuat dari kayu, namun pada sekarang ini, awal juga sudah dibuat dari batok kelapa. Arang sangat sering dimanfaatkan untuk keperluan banyak hal mulai dari menjaga kesehatan gigi yang dipercaya dapat memutihkan gigi, juga dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman.

Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/abu-arang-batu-bara-gelap-2646237/

Jenis Arang

Arang sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya:

1. Arang kayu

Arang kayu yang ini adalah yang paling umum dijumpai. Arang ini merupakan arang yang terbuat dari kayu yang dibakkar dan biasanya bentuknya bongkahan kotak-kotak. Kelebihan dari arang ini adalah lebih mudah terbakar dan lebih murah. Kekurangannya yaitu arang ini cepat habis dikarenakan dia mudah terbakar dan memiliki banyak abu dan berasap saat digunakan.

2. Arang Batok Kelapa

Arang ini terbuat dari batok kelapa yang sebelumnya sudah dipotong-potong kecil dan bentuknya lempengan yang legam. Biasanya arang jenis ini digunakan untuk bbq. Arang ini cukup murah, dan tidak menyebabkan asap. Selain itu, arang ini juga cocok digunakan untuk memanggang makanan karena tidak akan gosong karena apinya yg tahan lama dan stabil. Tapi arang ini susah untuk dinyalakan sehingga biasanya ada cara khusus yang digunakan.

3. Arang briket

Merupakan gabungan arang kayu dan arang batok kelapa yang dipotong kecil kevil dan dipadatkan. Arang ini masih jarang digunakan dan mahal sementara apinya cukup lama dan stabul.

Cara membuat Arang

Jika menggunakan arang dalam jumlah kecil memang lebih mudah jika dibeli saja, namun bagaimana jika kita membutuhkan dalam jumlah besar? Tentu menghabiskan banyak uang jika harus membeli. Ada baiknya jika arangnya kita buat sendiri karna lebih hemat dan kita bisa memuat sebanyak yang kita butuhkan. Cara membuat arangpun tidak terlalu susah, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan anda memiliki lokasi yang strategis untuk membuat lokasi pembakaran, jangan mengganggu pihak lain.
  2. Sediakan drum yang terbuat dari logam. Drum ini akan kita manfaatkan sebagai wadah pembakaran kayu. Pastikan drum memiliki tutup yang kedap api dan ukurannya sesuai dengan kebutuhan.
  3. Pilih kayu yang dibutuhkan. Kayu yang tepat dipilih untuk membuat arang adalah kayu yang sudah kering. Biasanya kayu yang sering digunakna adalah kayu cherry, namun semua jenis kayu pun bisa asal sudah kering.
  4. Masukkan kayu tersebut kedalam arang dan tutup rapat drum tersebut.
  5. Susun kayu bakar dengan ukuran yang kecil dengan susunan melingkar lalu pada bagian tengahnya gali lubang lalu masukkan drum tersebut kedalam. Nyalakan api dan biarkan drum tersebut didalam api dalam 3 sampe 4 jam.
  6. Setelah api mati, diamkan sampai benar-benar dingin kemudian keluarkan arang kayu dari drum.

Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/kayu-bakar-api-api-unggun-membakar-115542/

Manfaat Arang

Banyak sekali manfaat dari abu arang dalam berbagai jenis kebutuhan, dimulai dari kebutuhan pertanian, kesehatan tubuh bahkan lingkungan sekitar.

  1. Sebagai pupuk. Arang memiliki kandungan karbon yang merupakan nutrisi penting pada sejumlah tanaman. Ini juga dapat meningkatkan kadar PH tanah.
  2. Menghilangkan bau pada lemari es, sepatu, kamar mandi dan yang lainnya.
  3. Campuran pada kompos untuk meningkatkan kandungan karbon pada kompos.
  4. Dapat membuat bunga potong segar lebih lama dan awet.
  5. Sebagai musla. Arang dapat menjaga kelembapan tanah untuk mencegah tumbuhan gulma.

Arang banyak dimanfaatkan untuk media tanam dan meningkatkan tingkat kesuburan pada tanaman. Arang mampu mengikat air dalam jumlah banyak sehingga dapat digunakan di daerah yang tinggi angka kelembapannya. Arang mampu membangun kesuburan lahan tanah dengan baik menggunakna cara kimia, fisik dan biologi tanah. Penggunaan arang lebih menguntungkan bagi lingkungan secara jangka panjang dibandingkan menggunakan pupuk organik. Sebagai pembangun kesuburan tanah, arang juga dapat digunakan. Arang dapat digunakan mengganti dolomit dan kapur yang mengandung alkali.

Penggunaan arang pada tanah terbukti dapat meningkatkan sifat kimia tanah, juga meningjatkan hasil panen. Selain itu arang juga mampu mengurangi kehilangan nitrogen dalam tanag dan mengurangi emisi gas C02, CH4 dan N2 ke udara sebagai sekuestrasi karbon. Arang juga mampu mengembalikan kondisi lahan menjadi subur. Pengaplikasian arang yang diterapkan para petani adalah memecahkan arang menjadi potongan-potongan kecil kemudian dibuat dalam wadah yang akan ditanami tanaman. Ukuran arang disesuaikan dengan wadah.

Baca Juga: Cara Mempertahankan Kesuburan Tanah yang Efektif

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Gambar Utama : Pexels.com


sumber: https://www.forda-mof.org/index.php/berita/post/2716


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.