Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi beras hitam.

Beras Hitam

Apa Itu Beras Hitam

pixabay.com

Baca Juga : Beberapa Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan

Ditengah pandemi virus Corona yang terjadi akhir-akhir ini, konsumsi nasi yang memenuhi kebutuhan karbohidrat dan kaya antosianin sangat dibutuhkan untuk imun tubuh.

Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, kini fungsi nasi sudah bergeser bukan hanya sebagai makanan untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi juga berfungsi khusus terutama untuk membantu menjaga kesehatan.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi diatas, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, telah melepas varietas padi hitam Jeliteng yang bermanfaat untuk kesehatan.

Beras hitam memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Dalam sejarahnya, beras ini dianggap sebagai makanan para raja. Di Cina pernah disebut sebagai beras terlarang (forbiden rice).

Karena pada masa itu hanya keluarga kerajaan yang boleh mengkonsumsinya

Secara umum terdapat tiga macam beras, yakni beras putih (Oryza sativa), beras merah (Oryza glaberrima) dan beras hitam (Oryza sativa L. indica).

Dari ketiga jenis itu, beras putih paling banyak dikonsumsi disusul dengan beras merah.

Di Indonesia, masyarakat lebih mengenal ketan hitam dibanding beras hitam. Meskipun warnanya sama-sama hitam, beras hitam berbeda dari ketan hitam.

Begitu pula dengan kandungan nutrisinya. Sifat dan teksturnya mirip dengan beras biasa dibanding ketan.

Dari segi rasa, beras hitam sedikit pera tidak begitu “pulen” seperti beras putih. Untuk memasaknya, dibutuhkan lebih banyak air dan waktu lebih lama. Setelah matang, beras ini memiliki aroma kuat yang menguggah selera makan.

Manfaat Beras Hitam Bagi Tubuh

pixabay.com

Baca Juga : Bagaimana Prospek Dan Pengembangan Hidroponik

Varietas Jeliteng memiliki produktivitas yang baik dengan rata-rata hasil gabah kering giling (GKG) sebesar 6,18 ton/ha dan potensi hasil 9,87 ton/ha.

Tinggi tanaman kurang lebih 106 cm dan jumlah anakan produktif kurang lebih 19 batang, serta dapat dipanen sekitar 113 hari setelah sebar (HSS).

Beras hitam Jeliteng mempunyai tekstur nasi yang pulen dengan kandungan amilosa 19,6 persen.

Kandungan senyawa fenolik yang merupakan senyawa aktif dengan banyak manfaat kesehatan dalam varietas ini sangat tinggi yaitu mencapai 7104,3 ± 417,9 mg GAE*/100 g BPK, hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan varietas padi lainya.

Pigmen dalam beras dapat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung anti-oksidan atau anti inflamasi.

Mengkonsumsi nasi beras hitam dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang virus disamping manfaat-manfaat lain yang akan diperoleh.

Diharapakan dengan dilepasnya padi hitam varietas Jeliteng, ketersediaan beras khusus yang memiliki nilai tambah untuk meningkatkan kesehatan bisa terpenuhi.

Selain itu, dengan dihasilkannya varietas beras khusus ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat  akan beras fungsional dan penyediaan bahan pangan sehat.

Dalam kondisi pandemi virus Corona ini, mengkonsumsi nasi beras hitam dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan imunitas tubuh.


Itulah informasi mengenai meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi beras hitam.. Semoga Informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.

Baca Juga : Inilah Beberapa Tanah Yang Cocok Dan Baik Untuk Pertanian

Sumber : Kompas.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.