Berikut Informasi dari Pak Tani Digital mengenai inovasi teknologi florikultura yang akan akan terus dikembangkan pemerinatah

Inovasi Teknologi Tanaman Hias

Kegiatan Tahunan Tanaman Hias

bunga krisan
pxhere.com

Baca juga: Tips Merawat Tanaman Hias Agar Tumbuh Dengan Baik

Kegiatan Ekspose Inovasi Tanaman Hias bisa menjadi wahana pertemuan antar stakeholder tanaman hias dalam rangka akselerasi inovasi florikultura

Untuk kesejahteraan dan urban farming yang modern, mandiri, dan berdaya saing serta membangun industri florikultura berbasis sumber daya daerah untuk menembus pasar global.

Dalam lima tahun terakhir, lanjutnya, kegiatan riset florikultura telah menghasilkan inovasi unggulan yang dapat dikembangkan para pengguna untuk mendukung pembangunan agribisnis florikultura.

Hingga saat ini telah dihasilkan sekitar 268 varietas unggul baru tanaman hias, yang terdiri atas varietas krisan, anggrek, lili, anthurium, mawar, gladiol, gerbera, tapeinochilus, zingiber, alpinia, anyelir, sedap malam, dan impatiens.

Bahkan, pada 2010, Balithi berhasil meraih rekor MURI sebagai institusi pelepas varietas terbanyak dalam kurun satu tahun sebanyak 25 varietas.

Inovasi teknologi lainnya adalah teknologi perbanyakan benih tanaman hias secara in vitro, massalisasi benih anggrek melalui teknologi embriogenesis somatik berbasis bioreaktor, teknologi night break, pemupukan, dan pengendalian hama/penyakit secara terpadu.

Produk unggulan Gliokompos dan Bio Nutri saat ini telah dipatenkan dan dilisensikan, bahkan varietas Puspita Nusantara telah diekspor ke luar negeri seperti Jepang, Jeddah, dan Kuwait.

Produk Unggulan

pexel.com

Baca juga: Tips Bisnis Tanaman Hias Skala Rumahan Bantu Keadaan Ekonomi

Produk unggulan Balithi ini mampu memberikan economic benefit dan social impact yang cukup besar.

Varietas unggul krisan Balithi, misalnya, mampu menggantikan sekitar 35 persen dari total varietas yang beredar di pasar dalam negeri.

Disamping itu, Balithi melalui UPBS sudah mengedarkan benih sumber krisan sebanyak 7 jutaan benih yakni 30 persen dari jumlah benih yang beredar.

Perlu diketahui, inovasi teknologi pendukung pengembangan krisan Balithi memberikan dampak kenaikan produksi 18 hingga 20% dari produksi krisan nasional.

Apabila dirupiahkan, secara keseluruhan inovasi teknologi Balithi (varietas, benih, teknologi produksi), maka dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Balithi telah memberikan kontribusi pada industri florikultura Indonesia sebesar Rp 311,6 miliar, dengan nilai RoI (Return of Investment) 2,30.


Itulah informasi mengenai inovasi teknologi tanaman hias. Semoga inofrmasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Inovasi Tanaman Hias Berpotensi Ekspor Mancanegara

Sumber: Liputan6.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.