membuat pupuk

Tertarik untuk membuat kompos dirumah? Yuk simak artikel pertanian kali ini, PTD akan membagikan panduaannya dengan metode aerob dan anaerob.

Kompos merupakan pupuk yang terbentuk dari sisa-sisa makhluk hidup. Hasil penguraian oleh organisme pengurai atau decomposer berupa mikroorganisme seperti bakteri maupun makroorganisme atau yang lebih dikenal dengan sebutan cacing.

Fungsi kompos terbilang vital dalam proses kehidupan karena menjadi penyuplai unsur hara tanaman.

Tanaman yang pada hakekatnya sebagai sumber produsen dalam siklus ekosistem tentunya akan terganggu bila kompos tidak lagi menyuplai hara yang dibutuhkan.

Nah sekarang kamu tahu kan? Kompos itu penting! Berdasarkan proses pembuatannya, kompos dapat dibuat melalui 2 pendekatan yakni secara aerob dan anaerob.

Panduan Membuat Kompos

Simak ulasan berikut ini untuk mendalami cara mudah dalam membuat kompos secara aerob dan anaerob yang dapat kamu lakukan di rumah:

Baca Juga: Biokomposter, Alat yang Menghasilkan Pupuk dari Sampah Organik

Pembuatan Kompos Metode Aerob

Pembuatan kompos dengan metode aerob dilakukan dengan bantuan sirkulasi udara (oksigen), sehingga prosesnya sering dilakukan pada lingkungan terbuka.

Untuk membuat kompos dengan metode aerob harus diperhatikan bahwa perbandingan karbon (C) dan nitrogen (N) < 30:1, kadar air 40-50% dan pH sekitar 6-8.

Contoh jenis-jenis bahan yang digunakan ialah hijauan leguminosa, jerami, gedebog pisang dan kotoran unggas. Namun bila kompos kekurangan karbon dapat ditambahkan arang sekam padi.

Berikut ini cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat kompos di rumah Anda:

  1. Gunakan lahan sekitar 10 meter persegi untuk tempat pengomposan, upayakan tempat yang teduh untuk terhindar dari hujan. Kemudian buat bak kayu dari papan dengan lebar 1 meter dan panjang 1,5 meter. Gunakan papan kayu dengan lebar 30-40 cm.
  2. Siapkan bahan organik yang akan dimanfaatkan sebagai kompos, kamu bisa menambahkan kotoran ternak untuk membuat hasil kompos jauh lebih baik. Haluskan semua material bahan, namun jangan terlalu halus karena akan mempengaruhi hasil aerasi pada saat pengomposan berlangsung.
  3. Perlahan-lahan masukkan bahan ke dalam bak kayu yang telah dibuat sebelumnya. Padatkan lalu isi seluruh bak kayu sampai penuh. Semprotkan air pada tumpukan material organik untuk memberikan kelembaban. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan pemberian starter mikroorganisme pembusuk.
  4. Setelah padat, naikkan bak kayu papan lebih tinggi sampai ketinggian kompos sekitar 1,5 meter. Biarkan tumpukan kompos selama 2-4 hari sehingga dapat membunuh bakteri patogen, jamur dan gulma, suhu kompos dapat mencapai 65o
  5. Pada hari ke-4, turunkan suhu untuk menjaga kelembaban dengan cara membolak-balikkan kompos, lalu siram kompos dengan air. Gunakan terpal untuk melindungi dari air hujan.
  6. Balik kompos dengan mengangkat bak kayu dari tumpukan kompos. Kemudian letakkan disamping tumpukan kompos, lalu pindahkan bagian kompos yang paling atas ke dalam bak kayu sebelumnya sambil kompos diaduk.
  7. Proses pembalikkan akan lebih baik bila dilakukan 3 hari sekali sampai proses pengomposan dirasa telah selesai. Suhu stabil dibawah 45oC, warna kompos hitam kecoklatan dan volume menyusut hingga 50% maka proses pembalikan telah selesai, tinggal menunggu proses pematangan yang dapat berlangsung selama 14 hari.
  8. Umumnya kompos dapat dipanen setelah umur 40-50 hari, namun semua itu tergantung keadaan dekomposer dan bahan baku kompos yang digunakan. Pupuk kompos yang matang akan berwarna hitam kecoklatan, teksturnya gembur, dan tidak berbau.
metode aerob
mahesaagri.com

Baca Juga: Cara Mengolah Keong Mas Menjadi Pupuk Organik Cair

Pembuatan Kompos Metode Anaerob

Berbeda dengan pembuatan kompos secara aerob, pengomposan dengan metode anaerob dilakukan dengan tanpa bantuan oksigen.

Proses ini memerlukan mikroorganisme untuk mengurai seperti effective microorganism 4 (EM4), namun Anda dapat menggunakan produk sejenis seperti superbio, probio, dan lain-lain.

Material yang diperlukan dalam pembuatan pupuk kompos, yakni unsur C dan N tinggi > 30:1. Komposisi lainnya: serbuk gergaji, sekam padi dan kotoran kambing.

Waktu yang diperlukan terbilang singkat yaitu 4-10 hari. Suhu optimal proses pengomposan 35-45oC dengan kelembaban 30-40%.

metode anaerob
liputan6.com

Bagi kamu yang tertarik membuatnya, berikut tahapan cara membuat kompos dengan proses anaerob:

  1. Gunakan bahan organik yang akan dikomposkan seperti limbah tanaman atau hewan, hijauan tanaman, ampas tahu, limbah organik rumah tangga, kotoran ayam, kotoran kambing, dan lain – lain. Haluskan semua bahan tersebut, semakin halus semakin baik.
  2. Gunakan dekomposer (EM4) sebagai starter atau jenis mikrorganisme lainnya. Campurkan 1 cc EM4 ke dalam 1 liter air, lalu tambahkan 1 gram gula sebagai media tumbuh, diamkan selama 1 hari.
  3. Simpan bahan organik yang telah dihaluskan di atas terpal, kemudian campurkan serbuk gergaji pada bahan tersebut dengan perbandingan C dan N. Semprotkan EM4 yang telah diencerkan lalu aduk sampai merata, jaga kelembaban dikisaran 30-40%.
  4. Gunakan drum, tong plastik atau alat yang kedap udara, kemudian masukan bahan organik yang telah dicampur tadi lalu tutup rapat. Proses fermentasi dapat berlangsung hanya dengan umur 4 hari namun untuk waktu terbaik, kamu bisa menghitung selama 7 hari atau 10 hari. Suhu saat fermentasi berkisar 35-45o Apabila pupuk kompos telah matang dapat dicirikan dengan bau yang harum seperti bau tape.

Itulah panduan membuat kompos dengan metode aerob dan anaerob. Bagaimana sobat PTD tertarik melakukannya? semoga berhasil.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Pemanfaatan Batang Pisang Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • Anonim. 2019. Cara Membuat Kompos Metode Aerob. Diakses dari: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/83581/Cara-Membuat-Kompos-Metode-Aerob/
  • Kurniawan Putro S. Cara Membuat Kompos. Diakses dari: https://alamtani.com/cara-membuat-kompos/

Sumber gambar utama: 8villages.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.