Pemanfaatan Batang Pisang Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan

Mau tau cara pembuatan pupuk dari batang pisang? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi tersebut. Simak ulasannya!

Pohon Pisang

Manfaat Batang Pisang

pupuk batang pisang
pixabay.com

Baca juga: Melihat Potensi Ekspor Pisang Indonesia di Pasar Internasional

Pohon pisang adalah salah satu komoditas buah unggulan di Indonesia yang potensi produksinya mencapai mencapai 34,65% dari total produksi buah di Indonesia, dengan luas panen 100.600 Ha.

Sebanyak 100,6 juta pohon pisang ditebang setiap tahunnya.  Jika semua bagian dari pohon pisang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, tentu menjadi nilai tambah tersendiri.

Batang pohong pisang yang sering kali terbuang percuma, bahkan menjadi limbah organik, dengan pengolahan yang mudah dan murah, dapat diubah menjadi kompos.

Belum banyak petani yang mengetahui bahwa batang pohon pisang ini dapat digunakan sebagai penyubur tanah karena banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Batang pisang sejauh ini dimanfaatkan oleh para petani untuk menunjang proses fermentasi kotoran sapi sebagai bahan dasar pupuk kandang. Selain itu, ternyata batang pisang bisa digunakan dibidang pertanian sebagai pupuk organik cair.

Manfaat batang pisang tak bisa dilepaskan dari kandungan Nitrogen yang tinggi dan meiliki fungsi sebagai pembentukan vegetatif tanaman terutama pada bagian batang, akar dan juga daun.

Bermanfaat juga sebagai perangsang fotosintesis untuk penghijuan daun, pembentuk persenyawan organik dan mampu merangsang perkembangan mikroorganisme dalam tanah.

Cara Pembuatan Pupuk Batang Pisang

pupuk batang pisang
tanipedia.com

Baca juga: Cara Mengolah Kulit Pisang Menjadi Pupuk Organik

Pupuk merupakan sejenis materi yang ditambahkan pada tanaman atau tanah untuk menambah unsur hara. Terdapat dua macam pupuk, yakni pupuk organik dan non-organik.

Pupuk organik dibuat dari bahan-bahan alami sehingga penggunaannya pun lebih aman. Dengan melihat kandungan yang terdapat dalam batang pisang maka bisa dijadikan bahan untuk dijadikan pupuk, sehingga dapat mengurangi biaya petani dalam berbudidaya.

Bahan:

  • 1 kg batang pisang (bagian dalamnya berwarna putih).
  • Sediakan juga 200 gr gula pasir atau bisa menggunakan gula aren.
  • Bahan selanjutnya yaitu 3 liter air.

Alat:

  • Tong
  • Karung bekas
  • Alat pemotong (pisau/parang)

Cara pembutan:

  1. Campur gula dengan air dalam tong yang telah dipersiapkan, kemudian aduk sampai gula larut dalam air hingga merata.
  2. Batang pohon pisang dipotong kecil-kecil, lalu dimasukkan ke karung bekas.
  3. Setelah itu, masukkan karung berisi potongan batang pisang ke dalam tong berisi campuran gula dan air. Pastikan karung berisi potongan batang pisang terendam seluruhnya.
  4. Tong berisi batang pisang tadi ditutup rapat-rapat, lalu letakkan di tempat teduh atau yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  5. Biarkan sekitar 8—10 hari. Tong harus dibuka sekali sehari dan mengaduknya untuk mengeluarkan gas yang terbentuk dari campuran bahan-bahan pupuk tersebut. Setelah itu, tong ditutup rapat kembali.
  6. Untuk mengetahui pupuk sudah matang atau berhasil, melalui bau adonan. Jika adonan mengeluarkan wangi seperti tape, adonan pupuk sudah matang dan siap untuk digunakan

Itulah cara pembuatan pupuk batang pisang. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!

Baca juga: Ini Dia 5 Langkah Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah

Penulis: Rini Itona

Sumber: Kementrian Pertanian

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.