Kenali 3 Penyakit Pada Nenas dan Pengendaliannya

Tips

Written by:

Nanas atau Ananas comosus (L.) Merr. merupakan buah tropis yang terkenal di seluruh dunia. Indonesia sebagai negara beriklim tropis berpotensi sebagai negara penyuplai buah nanas dunia. Seperti pada tahun 2017 yang lalu Indonesia berhasil mengekspor buah nanas sebanyak 200 ribu ton dari jumlah produksi nasional yang mencapai 2 juta  ton dari seluruh Indonesia. Nanas-nanas yang berhasil diproduksi berasal dari daerah-daerah yang menjadi sentra produksi buah nanas di Indonesia antara lain Jawa Timur, Lampung, Jambi dan daerah lainnya.

Iklim yang cocok membuat tanaman buah nanas lebih mudah di budidayakan. Tentu dalam membudidayakan tanaman nanas perlu memperhatikan beberapa hal antara lain pembibitan, pindah tanam, perawatan, panen hingga pasca panen. Pada tahap perawatan tanaman sendiri, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman nanas. 

Penyakit Pada Nanas dan Pengendaliannya

Sama seperti tanaman tanaman hortikultura yang lain, tanaman nanas juga memiliki kendala berupa serangan hama dan penyakit yang menyerang. Berikut 3 penyakit yang sering menyerang tanaman nanas dan cara pengendalian penyakit tersebut. Apa sajakah itu? Yuk kenali lebih dekat.

1. Busuk Pangkal

Penyakit pertama yang sering menyerang tanaman nanas adalah penyakit busuk pangkal. Penyakit ini disebabkan karena serangan dari Ceratocystis paradoxa dan C. Moreau. Sedangkan gejala yang timbul dari penyakit ini adalah busuk pada pangkal bibit nanas yang ditandai dengan perubahan warna menjadi coklat. Pembusukan ini dapat meluas hingga ke atas daun baik sebelum atau sesudah dilakukan pemindahan bibit.

Gambar : Penyakit busuk pangkal pada nenas

Cara Pengendalian

Lalu bagaimana pengendaliannya? Ikuti langkah berikut ini:

  1. Saat penanaman bibit dapat diletakkan secara terbalik guna menyembuhkan luka bekas pemotongan. Hal ini dilakukan karena cendawan Ceratocystis paradoxa dan C. Moreau dapat menginfeksi melalui luka pada tanaman.
  2. Masa yang paling baik untuk dilakukan penanaman adalah saat cuaca kering.
  3. Pada saat panen disertakan tangkai buahnya. Sedangkan untuk menghindari infeksi pada tangkai buah dapat dilakukan dengan menggunakan asam benzoate 10% dalam etanol.

Baca Juga Mudah Kenali Penyakit Tanaman dengan Aplikasi Dr Tania

2. Busuk Akar

Penyakit busuk akar disebabkan oleh serangan Phytophtora sp. Tanaman nanas yang diserang penyakit busuk akar memiliki gejala antara lain: Tanaman muda mengalami klorosis, daun-daun muda mudah dicabut karena pangkal busuk, kerusakan pada akar, tanaman menjadi kerdil, pertumbuhan buah tertunda atau tidak berbuah sama sekali.

Gambar : Penyakit busuk akar pada nenas

Cara Pengendalian

Pengendalian penyakit busuk akar pada tanaman nanas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Aerasi dan drainase tanah harus baik
  2. Sanitasi kebun dari sisa tanaman sebelumnya terutama yang terserang penyakit.
  3.  Perendaman Tunas di dalam fungisida Alietts dan Ridomil sebelum tanam.
  4. Rotasi dengan tanaman yang resisten seperti tebu jagung kedelai dan kacang-kacangan.
  5. Penanaman varietas tahan penyakit.

3. Fusariosis

Penyakit ketiga pada tanaman nenas adalah fusariosis penyakit fusarium merupakan penyakit yang disebabkan oleh Fusarium moniliforme var. Subglutinans. Saat Penyakit ini menyerang tanaman nanas akan memiliki gejala seperti, tanaman menjadi kerdil, daun berbentuk klorotik, dan dalam kasus tertentu bagian ujung batang bengkok atau mati. Kemudian penyakit Fusariosis ini menyerang pada seluruh bagian tanaman terutama pada buah dan tunas.

Gambar : Penyakit fusariosis pada nenas (sumber springer)

Cara Pengendalian

Untuk mengendalikan penyakit fusariosis pada tanaman nanas dapat dilakukan pengendalian sebagai berikut:

  1. Gunakan bibit nanas yang bebas dari penyakit
  2. Rotasi tanaman.
  3. Mengendalikan serangan dari pengunjung bunga terutama serangga Lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat) yang dapat menyebarkan spora jamur Fusarium moniliforme var. Subglutinans.
  4. Menggunakan fungisida saat pembungaan dan perkembangan buah nanas.

Demikian 3 penyakit yang sering menyerang tanaman nanas dan cara pengendaliannya. Tentu dalam pembudidayaan tanaman nanas tak hanya penyakit tersebut yang dapat menyerang tanaman nanas, masih ada serangan hama dan gulma yang dapat menurunkan atau mengganggu pertumbuhan tanaman nanas.

Untuk itu, pengendalian atau pencegahan sangatlah penting dilakukan guna mengurangi dampak serangan hama dan penyakit pada tanaman nenas, demi menghasilkan produk buah nanas yang berkualitas.

Penulis: Dino Laferda
Mahasiswa Universitas Muria Kudus


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.