5 Langkah Membuat Persemaian Tanaman Kencur dengan Pupuk Kandang Ayam

Apakah Sobat PTD ingin membudidayakan tanaman kencur? Pada artikel ini, Pak Tani Digital akan membagikan informasi tentang cara membuat persemaian kencur dengan memanfaatkan pupuk kandang ayam.

Media pupuk organik penting dalam persemaian tanaman kencur. Kandungan hara dalam pupuk organik mampu mempercepat pertumbuhan kencur, salah satunya yaitu pupuk kandang ayam.

Pupuk kandang yang berasal dari kandang ayam bisa dimanfaatkan untuk persemaian kencur. Dengan begitu, bibit tanaman kencur yang dihasilkan juga akan berkualitas.

Kencur merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai obat dan bumbu dapur. Tanaman kencur bisa dibudidayakan tanpa harus selalu dengan pupuk kimia karena pupuk kandang dari ayam pun bisa dijadikan sebagai media tanah dalam persemaian pembuatan bibit.

Alasan menggunakan media semai pupuk yang berasal dari kandang ayam adalah karena pupuk tersebut lebih subur dan gembur tanahnya. Alasan lainnya adalah pupuk kandang ayam ini memiliki unsur hara yang lebih banyak dan juga banyak sekam padi.

Cara Membuat Persemaian Tanaman Kencur

Berikut ini adalah cara membuat persemaian bibit tanaman kencur dengan menggunakan media pupuk kandang ayam.

Persiapan Persemaian

Ketika akan melakukan persemaian tanaman kencur, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah media tanah sebagai lahan persemaian.

Pilih pupuk kandang dari ayam yang berkualitas baik dan campurkan dengan tanah yang mengandung pupuk kompos, perbandingannya 1:1.

Pembuatan Tempat Persemaian

Langkah selanjutnya adalah pembuatan tempat persemaian, bisa berbentuk polybag atau kantong plastik khusus budidaya tanaman pertanian.

Jika tidak ada polybag, bisa menggunakan pot bunga yang berukuran sedang dan bagian bawahnya berlubang agar tanah tetap lembab.

Anda bisa juga menggunakan tempat nasi yang terbuat dari plastik yang banyak berlubang. Jadi, ketika tanaman disiram air, air bisa dengan cepat keluar dan tanah tidak terlalu lembab.

Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hortikultura

Persemaian

Setelah itu, lakukan persemaian. Persemaian bibit kencur berasal dari rimpang kencur yang sudah tua, kira-kira umurnya sudah 10-12 bulan.

Pilih rimpang kencur yang berkualitas (masih segar) dan bebas dari serangan penyakit seperti jamur. Rimpang kencur berkualitas ditandai dengan kulitnya yang mengkilap dan dagingnya yang keras.

Persemaian Kencur
agrowindo.com

Lihat juga pada bibit kencur, ada calon mata tunas yang sudah terlihat jelas. Dengan demikian, syarat untuk bibit kencur telah terpenuhi.

Setelah pemilihan bibit kencur selesai, maka dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman kencur ke dalam pot yang terbuat dari plastik yang memiliki banyak lubang di seluruh pot.

Selanjutnya, masukkan bibit ke dalam wadah semai. Letakkan rimpang kencur saling berdekatan dan tutup rimpang kencur dengan pupuk yang telah ditaruh pada tempat semai.

Penyiraman

Setelah proses penanaman bibit kencur telah selesai dilakukan, selanjutnya tanaman ditempatkan di tempat yang teduh dan lembab. Hal lain yang perlu mendapatkan perhatian saat penanaman bibit aadalah media semai tetap terjaga kelembabannya.

Setelah ditanam, bibit kencur selalu disiram dengan air setiap hari sampai tunas kencur tumbuh. Selama masa persemaian berlangsung, media semai tetap lembab agar bibit bisa tumbuh dengan cepat.

Penyiangan

Tahap terakhir adalah penyiangan terhadap gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tunas kencur. Penyiangan terhadap gulma pada saat persemaian bibit kencur penting agar bibit tanaman bisa tumbuh subur dan berkualitas.

Setelah tunas tanaman kencur tumbuh kira-kira tingginya sampai 0,5-2 cm, maka dapat dipindah ke lahan budidaya yang sudah disiapkan sebelumnya.


Nah, itulah 5 langkah mudah persemaian kencur dengan memanfaatkan pupuk organik berupa pupuk kandang ayam. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat PTD ya!

Jangan lupa SHARE artikel ini ke teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 5 Langkah Budidaya Kencur di Rumah

Penulis: Suryatiningsih

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: hellosehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.