hama tikus

Mau tau informasi mengenai serangan hama tikus? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut, Simak ulasannya!

Serangan Hama Tikus

Hama Tikus Sawah

hama tikus
cybex.pertanian.id

Baca juga: Kenali Hama Wereng Batang Coklat pada Padi dan Cara Mengatasinya

Kehilangan hasil gabah akibat serangan hama tikus hampir terjadi setiap musim tanam dengan kerusakan mencapai 15-20% tiap tahunnya. Fenomena kerusakan oleh serangan tikus selalu menjadi masalah bagi petani dan menjadi hal yang menakutkan.

Tikus sawah (Rattus argentiventer) adalah jenis hama pengganggu pertanian utama dan sulit dikendalikan karena tikus itu mampu belajar dari tindakan-tindakan yang telah dilakukan sebelumnya.

Tikus memiliki indera penciuman yang berkembang dengan baik. Dengan kemampuan ini tikus dapat menandai wilayah pergerakan tikus lainnya, mengenali jejak tikus yang masih tergolong dalam kelompoknya.

Biasanya hama tikus ini akan menyerang bagian akar dan batang yang akan menggerokoti bagian tersebut hingga habis dan lama-kelaman akan mengakibatkan tanaman mati.

Sebagai binatang pengerat, dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tikus akan mengerat batang padi dengan perbandingan 5:1.

Yakni 5 batang padi dikerat hanya untuk mengasah giginya supaya tidak tambah panjang dan 1 batang padi di makan untuk kebutuhan hidupnya.

Sayembara Pemburuan Hama Tikus

hama tikus
kumparan.com

Baca juga: Hadapi Resistensi Hama, Kementan Anjurkan Petani Pakai Pestisida Sesuai Dosis Anjuran

Warga Desa Karangmojo Kecamatan Kartoharjo, Magetan setiap hari berburu tikus. Hasil tangkapan tikus dijual dan dihargai setiap ekornya Rp 2.000. Ini merupakan cara kita untuk membasmi hama tikus yang merusak tanaman padi.

Desa yang berjumlah 12 desa di Kecamatan Kartoharjo para petani mengeluhkan hama tikus. Yakni Sukowidi, Kartoharjo, Ngelang, Jajar, Pencol, Klurahan, Gunungan, Karangmojo, Mrahu, Jeruk, Bayemwetan dan Bayemtaman.

Sayembara perburuan tikus yang menyerang tanaman padi petani sudah berlangsung tiga minggu. Perburuan ada yang manual pakai pemukul kayu dan juga memakai semburan api di sarang tikus dengan gas elpiji.

Sejak sayembara penangkapan tikus berlangsung, petani mengaku tanaman padi mereka mulai tumbuh dan berkurang kerusakannya. Petani berharap Dinas Pertanian untuk bisa turun tangan karena pihak desa terkendala dana.

Petani di Magetan dibuat risau oleh serangan hama tikus karena hama tikus menyerang tanaman padi yang baru berumur dua minggu di Kecamatan Kartoharjo.

Jika sudah mengetahui biologi dan ekologi tikus, diharapkan petani dapat mengendalikan tikus dengan tepat dan efektif dengan melihat kondisi lingkungan di lapangan.

Pengendalian tikus sawah harus dimulai secara diri, yakni dimulai pada saat sawah bera (setelah panen), pada masa vegetatif dan masa generatif.


Itulah informasi megenai serangan hama tikus pada petani padi Magetan. Semoga informasi bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Ini Dia Pestisida Nabati Padi, Untuk Atasi Hama Penggerek

Sumber: Detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.