Tahap Budidaya Bunga Anyelir dan Perawatannya

Bunga anyelir adalah salah satu komoditas bunga potong yang bernilai ekonomi tinggi. Bunga ini dimanfaatkan untuk buket, bunga hias dan bunga meja. Permintaan bunga anyelir di pasaran selalu tinggi walaupun harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan bunga potong jenis lain. Terlebih lagi belum banyak pembudidaya yang membudidayakan bunga anyelir untuk dijadikan komoditas penjualannya, sehingga prospek budidaya bunga anyelir masih sangat terbuka lebar.

bunga anyelir

Sumber: jogjagarden.com

Namun perawatan bunga anyelir tergolong susah dibandingkan denagn bunga potong lain seperti mawar dan krisan. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, bunga ini juga memiliki keindahan warna yang beragam.

Bunga anyelir hidup di daerah dataran tinggi. Selain ditanam di lahan yang luas, bunga anyelir juga ditanam di dalam pot-pot. Bunga anyelir memiliki masa hidup 18-20 bulan dan dapat mencapai tinggi maksimal 2 meter. Jika Anda tertarik untuk membudidayakan bunga anyelir, berikut adalah hal-hal yang harus Anda ketahui:

Syarat Tumbuh

Syarat tumbuh bunga anyelir adalah sebagai berikut :

  1. Ketinggian tempat 1000-1200 mdpl.
  2. pH tanah 6-7.
  3. Suhu ideal 25-30℃.
  4. Lokasi idea adalah daerah pegunungan.
BACA JUGA: Panduan Mudah Budidaya Bunga Arum Dalu dan Perawatannya

Alat dan Bahan Budidaya Bunga Anyelir

Tahapan ini tergantung apakah bunga anyelir ditanam di lahan atau menggunakan pot. Jika Anda memiliki lahan, lebih baik menanam bunga anyelir di lahan agar budidaya lebih efektif. Namun jika Anda menginginkan budidaya yang intensif maka budidaya dalam pot merupakan pilihan yang tepat.

Berikut adalah alat dan bahan yang diperlukan dalam budidaya anyelir menggunakan pot :

  1. Pot tanam dengan diameter 35 cm atau lebih.
  2. Bahan pot bisa dari plastik atau genteng tergantung kepraktisan yang Anda butuhkan.
  3. Cangkul tanaman dan pengayak.
  4. Pengadaan benih dapat dibeli di toko pertanian maupun secara online.
  5. Media tanam berupa tanah, pasir dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  6. Air dan handsprayer.
  7. Pestisida dan fungisida.

Penanaman

Setelah alat dan bahan siap, maka selanjutnya adalah memulai proses penanaman. Berikut adalah tahapannya :

  1. Bersihkan pot tanam dan rendam dalam larutan fungisida 5 gr/liter selama 15-20 menit untuk mencegah pertumbuhan jamur. Kering anginkan pot setelah selesai perendaman.
  2. Campurkan media tanam yang telah disiapkan secara merata dan campurkan bagian halusnya saja.
  3. Kemudian masukkan media tanam dalam pot hingga penuh.
  4. Tanam benih yang telah disiapkan dalam pot (4-5 biji dalam satu pot). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika tanaman tidak tumbuh sehingga tidak perlu melakukan penyulaman. Saat tanaman sudah tumbuh, dapat dipindahkan satu per satu ke media baru.
  5. Tempatkan pot di tempat yang teduh dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung serta lakukan penyiraman setiap hari agar tidak layu.
BACA JUGA: Ini Dia Tips Merawat Bunga Agar Tetap Tumbuh Baik

Perawatan dan Pemeliharaan

  1. Lakukan penyiraman minimal 2 kali sehari karena bunga anyelir menyukai kondisi yang lembab. Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum pukul 7 dan sore hari setelah pukul 5. Jangan biarkan media tanam mengering dan jangan biarkan tanah terlalu basah karena dapat menyebabkan kebusukan.
  2. Pemupukan dapat dilakukan saat tanaman berusia 14 HST dengan pupuk Urea 2 g, TSP 0,1 g, ZA 2 g dan 1 g KNO3 ke dalam 1 liter air. Aplikasikan pupuk dengan menyiramkan pada akar tanaman. Setiap 1 liter pupuk hanya dapat diberikan ke 5 pot tanaman.
  3. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan pemberian Basamid ke dalam media sebelum penanaman untuk menghindari penyakit layu Fusarium. Lakukan hal ini minimal 2 minggu sebelum tanam. Dosisnya sesuaikan dengan dosis yang tertera pada kemasan. Untuk hama ulat berikan Furada 3G yang dapat diberikan pada saat setelah tanam dan hama tungau dikendalikan dengn penyemprotan Ripcord 5EC setiap 2 minggu sekali sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  4. Penyiangan dilakukan rutin seminggu sekali untuk membasmi gulma.
  5. Pangkas bunga dan sisakan satu saja bunga per tanaman. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar kualitas bunga maksimal dengan warna yang indah dan ukuran yang besar.

Pemanenan

Secara umum tanaman anyelir akan berbunga saat berumur 5 bulan setelah tanam, dan tinggal menunggu waktu saja sampai masa panen. Sebaiknya pemanenan dilakukan saat sore hari untuk memperpanjang masa segar bunga.

bunga anyelir

Sumber : trikmerawat.com

Berikut ini adalah tahap-tahap pemanenannya :

  1. Potong tangkai bunga dari bagian bawah ±30 cm.
  2. Tempatkan bunga pada wadah yang bersih.
  3. Ikat bunga dalam satu ikatan (12 tangkai per ikat).
  4. Lakukan perendaman tangkai dalam larutan crystal selama 2 jam, semakin lama perendaman lebih baik dan memungkinkan bunga tetap segar selama satu minggu.
  5. Dalam siklus hidupnya, pemanenan dapat dilakukan selama 3 kali.
BACA JUGA: 11 Langkah Menanam Bunga Seruni atau Bunga Krisan

Nah, itulah artikel mengenai budidaya bunga anyelir. Tertarik mencobanya? Semoga artikel ini bermanfaat.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru lainnya? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.