Teknologi Andalan Membantu Industri Pertanian Indonesia

Berikut informasi dari Pak Tani Digital tegnologi andalan membantu industri pertanian indonesia.

Penggunaan Tegnologi Andalan

Dampak Covid-19

pixabay.com

Baca Juga : Sagu Menjadi Pilihan Peralihan Konsumsi Pangan

Ketika wabah COVID-19 terus menyebar di seluruh dunia, maka penting untuk menanggapi dampak yang ada dan yang mungkin terjadi pada sektor pertanian, baik dari perspektif penawaran dan permintaan pangan.

Sangat penting untuk memastikan bahwa rantai pasokan pangan global dan nasional terus berfungsi dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan.

Mencegah terjadinya krisis pangan pada negara-negara yang sudah mengalami tantangan ketahanan pangan dan nutrisi dan mengurangi dampak negatif pandemi secara keseluruhan terhadap perekonomian global.

Kendati proporsi lapangan kerja di sektor pertanian dari total lapangan kerja menurun dari 40,2 persen menjadi 26.8 persen selama dua dasawarsa terakhir.

Pertanian menyediakan mata pencarian bagi lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan tetap merupakan tulang punggung dari banyak negara dengan penghasilan rendah terhitung 60,4 persen dari total lapangan kerja1 dan berkontribusi pada duapertiga produk domestik bruto di beberapa negara tersebut.

Tegnologi Andalan Membantu Industri Pertanian

pixabay.com

Baca Juga : Antisipasi Perubahan Iklim Dengan Sistem Konservasi

Di masa pandemi Covid-19 saat ini justru sektor pertanian membawa banyak kabar baik untuk perekonomian Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari bantuan sejumlah teknologi yang membantu industri pertanian.

Dengan adanya sejumlah teknologi pertanian yang berdampak positif bagi sektor nasional ini, petani juga bisa meningkatkan produktivitas dengan sejumlah bantuan teknologi. Seperti bantuan teknologi Transplanter hingga Instalasi pengolah limbah.

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pertanian juga kian canggih, hal ini tentu memiliki dampak yang postif bagi para petani. Dengan bantuan teknologi pertanian, efektifitas penanaman, perawatan, hingga panen bisa lebih meningkat.

Selain itu, biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh petani semakin menurun dengan hasil produksi yang meningkat

Adapun tegnologi andalan yang mampu membantu industri pertanian :

Teknologi pertanian transplanter

direkomendasikan oleh Litbang (Penelitian dan pengembangan) Kementerian Pertanian untuk memberikan jarak yang pas antar padi yang ditanam.

Konsep teknologi pertanian ini menganut sistem jajar legowo dari Jawa Timur dalam proses penanaman padi.

Transplater dipercaya bisa meningkatkan produksi padi hingga 30%. Jarak yang tepat antar padi lebih memudahkan petani dalam hal perawatan.

Harga satu unit mesin transplanter ini sekitar Rp 75 juta. Tapi, Anda tak perlu khawatir karena pemerintah akan memberikan bantuan mesin ini kepada para petani.

Ketika digunakan untuk menanam padi, mesin ini tidak akan tenggelam di lumpur sawah karena sudah dilengkapi dengan pengapung. Meski begitu, transplanter dirancang dengan berat seringan mungkin agar tidak menyulitkan petani.

Indo combine harvester

Dengan menggunakan teknologi pertanian indo combine harvester petani akan dimudahkan dalam urusan panen padi mulai dari pemotongan, pengangkutan, perontokan, pembersihan, sortasi, hingga pengantongan.

Dengan indo combine harvester, Anda tidak lagi membutuhkan banyak orang untuk memanen padi, karena satu mesin ini hanya butuh tiga orang saja, dengan kapasitas kerja empat sampai enam jam perhektar.

Teknologi ini akan semakin baik performanya jika digunakan pada lahan yang basah. Indo combine transplanter memiliki gaya tekan ke permukaan tanah 0.13kg/cm2, memperkecil kemungkinan bagi mesin untuk terperosok dalam tanah.

Hebatnya lagi, teknologi pertanian ini mampu menghasilkan gabah dengan tingkat kebersihan 99.5%.

Mesin pemilah bibit unggul

Bibit unggul akan menghasilkan tanaman dengan kualitas yang baik pula. Jika dulunya petani tidak bisa menentukan bibit mana yang akan menghasilkan tumbuhan terbaik, kini dengan teknologi pertanian, hal tersebut bisa diketahui.

Penggunaan mesin pemilah bibit unggul ini banyak digunakan oleh perusahaa penyedia bibit

Alat pengering kedelai

Teknologi pertanian ini sangat membantu Anda untuk mencegah penurunan kualitas kedelai akibat proses pengeringan yang terlambat. Dengan alat pengering ini.

Proses pengeringan kedelai yang biasanya berlangsung selama delapan hari, bisa dipersingkat menjadi satu hari saja.

Semua teknologi pertanian di atas sengaja dirancang dan dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.

Di samping itu, penggunaan teknologi pertanian tersebut membuktikan bahwa petani zaman sekarang bisa go digital seiring dengan perkembangan tegnologi.


Itulah informasi mengenai tegnologi andalan membantu industri pertanian. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca Juga : Potensi Talas Beneng Untuk Di Ekspor Ke Mancanegara

Sumber : Kompas.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.