2 Langkah Mudah Membuat Arang Sekam Padi

Sudah tahu belum membuat arang sekam padi? kalau iya, yuk jadiin artikel ini sebagai panduan kamu. PTD akan memberikan langkah-langkah mudahnya.

Anda pasti tidak asing dengan arang sekam bukan? Bagi dunia pertanian, arang sekam memiliki banyak sekali manfaat.

Selain bisa digunakan sebagai bahan pembuat kompos, bahan yang satu ini juga sering digunakan sebagai campuran media tanam, media semai, bahan pembuatan kompos, bokashi, hingga penggembur tanah.

Langkah-Langkah Membuat Arang Sekam Padi

Arang sekam sendiri berasal dari sekam padi yang sudah melalui proses pembakaran. Sekam padi sendiri termasuk kedalam bahan yang sangat mudah untuk ditemukan.

Bagi Anda yang tertarik untuk membuat arang sekam sendiri, ini dia beberapa langkah yang harus dilakukan:

Baca Juga: 4 Produk yang Bisa Dihasilkan Melalui Pemanfaatan Sekam Padi

Buat Alat Pembakaran

Ketika akan membuat arang sekam, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat alat pembakarannya terlebih dahulu. Cara membuat alat pembakaran antara lain:

alat arang sekam padi
emaze.com
  1. Cari bahan tahan api seperti besi, seng, aluminium, atau logam yang memiliki bentuk silinder dan berukuran kurang lebih 20 liter. Setelah itu, buang salah satu bagian dasar silinder boleh dasar atau atap.
  2. Buat lubang lingkaran dengan diameter 10 cm. Agar proses pembakaran berlangsung sempurna, maka usahakan untuk membuat lubang di bagian titik pusat silinder.
  3. Buat lubang lagi dengan diameter 0,5 cm pada bagian dinding bahan silinder dengan jarak antar lubang 2 sampai 3 cm. Lubang pada dinding ini berfungsi untuk membuang panas sehingga sekam tidak langsung terbakar.
  4. Cari pipa dengan diameter 10 cm dan panjang 1 cm. Masukkan pipa kedalam lubang silinder. Pipa ini sendiri berfungsi sebagai cerobong asap yang dapat mempermudah proses pembakaran.
  5. Setelah masuk, rekatkan pipa bagian dalam dengan bahan silinder dengan pengelasan. Jika terlalu rumit, Anda juga bisa mengganjal cerobong asap dengan paku atau mengikatnya sehingga bisa berdiri dengan tegak.

Baca Juga: 4 Jenis Pupuk Kandang dan Karakteristiknya

Lakukan Proses Pembakaran

Setelah alat pembakaran selesai dibuat, maka Anda sudah bisa melakukan proses pembakaran. Beberapa tahap yang harus dilakukan antara lain:

pembakaran sekam padi
bertaniorganik.com
  1. Tentukan lokasi pembakaran yang jauh dari pemukiman untuk menghindari gangguan asap tebal. Untuk mempermudah pengambilan arang sekam yang sudah jadi, Anda juga bisa menggunakan alas yang tahan panas.
  2. Buat api kecil seukuran silinder dengan membakar beberapa bahan seperti koran, kertas, atau daun kering. Setelah nyala, tutup api dengan bahan silinder yang telah memiliki cerobong asap.
  3. Jika api didalam silinder sudah menyala, Anda sudah bisa menimbunnya dengan sekam padi sedikit demi sedikit. Lakukan penimbunan hingga sekam padi menggunung dan mencapai 1 meter.
  4. Ketika bagian timbunan puncak sekam padi sudah menghitam, naikan bagian bawahnya kearah puncak. Lakukan terus menerus hingga seluruh sekam berwarna hitam.
  5. Jika seluruh sekam sudah menghitam, matikan api, dan siram sekam dengan air. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah sekam berubah menjadi abu.
  6. Setelah semua bagian sekam selesai dikeringkan. Bongkar timbunan sekam lalu ratakan hingga seluruh bagian sekam mengering.
  7. Jika sudah kering, Anda bisa mengemas arang sekam ke dalam karung.

Membuat arang sekam tidaklah sesulit yang dikira. Daripada terbuang sia-sia, Anda bisa merubah sampah sekam menjadi produk media tanam yang tentu sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang tanaman yang dibudidaya. Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Ingin Membuat Media Tanam Organik? Ini Caranya

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://alamtani.com/arang-sekam-padi

Sumber gambar utama: 8villages.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.