4 Tahap Mudah Menanam Bunga Matahari dari Biji

Belakangan ini, mungkin banyak dari kita yang menjumpai tempat wisata baru berupa kebun bunga matahari. Memang dari segi estetika, bunga matahari menawarkan pemandangan yang cukup menarik. Di samping itu, menanam bunga matahari dan perawatannya pun tergolong mudah.

Bunga matahari merupakan tanaman herba dari family Asteraceae. Ia berasal dari daerah Amerika Utara dan Selatan. Namun, tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia.

Nah, tanaman bunga matahari juga punya segudang manfaat. Daun dan batangnya bisa digunakan sebagai bahan pakan ternak. Kelopak bunganya banyak dimanfaatkan sebagai bahan pewarna, sedangkan bijinya, selain biasa digunakan untuk bahan camilan, juga merupakan bahan baku minyak nabati.

Selain itu, tanaman bunga matahari termasuk salah satu jenis tanaman refugia. Ia bisa mendatangkan serangga predator dan parasitoid yang dapat mencegah serangan hama dan penyakit. Bunga matahari akan menyediakan nektar dan polen yang merupakan makanan pokok serangga baik tersebut.

Baca Juga: Tanaman Refugia, Pengusir Hama Tanaman yang Alami

Bagi Anda yang tertarik untuk budidaya bunga matahari, Anda bisa dengan mudah mendapatkan biji bunga matahari melalui toko-toko online. Dari segi harga, bijinya juga tergolong murah.

Nah, berikut ini adalah 4 tahapan untuk menanam bunga matahari dari biji.

Pemilihan Tempat Penanaman

Tanaman bunga matahari memerlukan sinar matahari penuh, artinya ia hanya bisa tumbuh dengan baik dan berbunga apabila ditanam di lahan yang terbuka. Untuk itu, pilihlah lokasi penanaman yang tidak terdapat naungan seperti pohon besar atau bangunan.

Di samping itu, karena akar tanaman bunga matahari dapat tumbuh sangat panjang dan kuat, maka sebaiknya Anda menanamnya langsung di tanah, bukan menggunakan pot ataupun polibag. Lama-kelamaan, pot atau polibag Anda akan pecah akibat pertumbuhan akar yang cukup agresif.

Menanam Biji Bunga Matahari

Sebelum mulai menanam bunga matahari, sebaiknya lakukan pengolahan tanah terlebih dahulu.

Biji Bunga Matahari
Biji Bunga Matahari

Gemburkan tanah dengan cara dicangkul dengan kedalaman 20-30 cm. Kemudian, haluskan bongkahan tanah dengan menggunakan cangkul kecil atau garu. Setiap 1 meter persegi tanah atau bedengan, tambahkan pupuk kandang sebanyak 2 kg yang dicampur dengan pupuk hayati jamur mikoriza sebanyak 1 sendok makan.

Waktu menanam bunga matahari yang paling baik ialah di akhir musim hujan. Anda bisa menanam biji bunga matahari secara langsung di tanah bedengan, atau membibitkannya terlebih dahulu di dalam seedtray.

Apabila Anda menanam biji bunga matahari langsung di tanah, maka jarak tanam antar biji setidaknya 50 cm. Buat lubang dengan menggunakan pensil, kemudian benamkan biji bunga matahari, tutupi dengan tanah secukupnya.

Biji bunga matahari akan mulai berkecambah setelah 7 hari. Sirami setiap hari dengan menggunakan sprayer. Pastikan permukaan tanah terus terjaga kelembabannya.

Apabila permukaan tanah kelihatan cepat mengering, Anda bisa menggunakan jerami padi sebagai mulsa penutup permukaan tanah. Selain bisa mengurangi penguapan air, jerami padi juga berfungsi sebagai pencegah munculnya gulma atau rumput liar.

Baca Juga: Manfaat Bunga Matahari dan Cara Mengolahnya

Perawatan dan Pencegahan Penyakit

Tanaman bunga matahari setelah dewasa atau berumur 2,5 bulan, tingginya bisa mencapai 2 meter. Dengan pertumbuhan yang cepat tersebut, tentunya dibutuhkan asupan nutrisi dan kelembaban tanah yang cukup.

Untuk itu, di awal pertumbuhannya, lakukan penyiraman minimal setiap dua hari sekali hingga tanaman mencapai umur 1,5 bulan. Nah, apabila Anda menanamnya di akhir musim hujan, maka kelembaban tanah dapat terus terjaga. Anda tidak perlu melakukan penyiraman secara manual.

Lakukan pemupukan susulan dengan menggunakan campuran pupuk ZA dan SP-36 sebanyak 1 sendok teh untuk setiap 1 tanaman. Anda dapat mengaplikasikan pupuk tersebut dengan cara dilarutkan ke dalam air sebanyak 500 ml terlebih dahulu.

Setelah tanaman berumur 2 bulan, berikan pupuk hayati yang mengandung bakteri asam laktat. Fungsi dari bakteri asam laktat seperti lactobacillus ialah membantu proses penguraian unsur hara dalam tanah. Akar tanaman bisa dengan mudah dan efisien dalam menyerap pupuk di dalam tanah.

Salah satu penyakit tanaman bunga matahari ialah jamur daun atau powdery mildew. Jamur ini biasanya menyerang tanaman yang lemah atau kurang nutrisi. Di samping itu, penanaman bunga matahari di awal musim penghujan juga bisa memperparah serangan jamur daun.

Nah, Anda bisa mencegah munculnya penyakit jamur ini dengan menyemprotkan larutan serum bakteri asam laktat ke seluruh bagian tanaman. Untuk setiap 1 liter air, tambahkan 5-10 ml serum bakteri asam laktat. Lakukan penyemprotan ini sebanyak 3 kali dalam seminggu. Waktu aplikasinya yang paling baik ialah pada sore hari atau di atas jam 4 sore.

Panen Biji Bunga Matahari

Panen Biji Bunga Matahari

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi Anda yang ingin memanen biji bunga matahari untuk ditanam di waktu mendatang.

Setelah berumur 3,5 bulan, kelopak bunga matahari akan berguguran kemudian mulai terlihat biji bunga matahari yang berwarna hitam.

Ciri biji bunga matahari yang sudah bisa dipanen yakni ketika mahkota bunga mulai terkulai dan menghadap ke tanah, terjadi perubahan warna tangkai menjadi kuning kecoklatan, dan bijinya mudah terlepas dari kelopaknya apabila disentuh.

Ketika tanda-tanda tersebut mulai terlihat, maka kelopak bunga matahari siap untuk dipanen. Langkah selanjutnya ialah menjemur kelopak bunga matahari selama 2 minggu dengan cara digantung.

Untuk melepaskan seluruh biji bunga matahari, cukup dengan menggesekkan 2 kelopak bunga matahari dengan gerakan memutar. Tampung biji yang terkumpul dengan menggunakan nampan. Setelah itu, simpan biji bunga matahari ke dalam wadah yang kedap udara.


Nah, itulah 4 tahap dalam budidaya bunga matahari dari biji. Sangat mudah kan, Sobat PTD? Apakah kamu tertarik untuk mencobanya?

Baca Juga: 6 Tips Merawat Bunga Anggrek Supaya Cepat Berbunga

Penulis: Taufik Setyo Purnomo

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.