5 Jenis Rumput Yang Dapat Dijadikan Pakan Ternak

Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai jenis rumput yang dapat dijadikan pakan ternak hiijauan yang bernutrisi tinggi

Pakan Ternak

Pakan memiliki peran penting dalam memelihara hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Terdapat 5 pakan ternak hijau yang dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu pakan hijau jenis rumput-rumputan, serta jenis leguminosa atau kacang-kacangan.

starfarminternational.com

Baca juga: Potensi Ekspor Rumput Laut Ditengah Pandemi

Rumput Australia

Rumput Australia yang memiliki nama bahasa latin paspalum dilatatum ini merupakan jenis pakan rumput yang berasal dari Amerika serikat.

Rumput Australia bisa tumbuh di lahan yang berstruktur sedang sampai berat. Namun penanaman yang baik dilakukan di tanah berat subur dan basah.

Morfologi dari rumput australia yaitu berumur panjang, tinggi mencapai 60 sampai 150 cm, warna daun hijau tua dengan akar yang luas serta dalam.

Rumput ini dapat bertahan dalam kekeringan serta genangan air. Kandungan yang ada pada tanaman ini ialah protein kasar sebanyak 4-23% serta kecernaan sebanyak 57-63%

Rumput Kolonjono

Pakan rumput kolonjono yang memiliki nama latin Brachiaria mutica ini berasal dari Amerika Selatan serta Afrika. Rumput ini dapat tumbuh di ketinggian kurang dari 1200 m dan curah hujan sekitar 1000 mm.

Rumput kolonjono memiliki ciri berbentuk hamparan lebat hingga 30-45 cm, tumbuh tegak, rhizoma pendek, berumur panjang, daun berbentuk linear dengan warna hijau gelap, serta memiliki bunga warna ungu.

Rumput ini memiliki kandungan protein kasar 7% dengan serat kasar 35%.

Rumput Benggala

Jenis rumput benggala atau Panicum maximum merupakan rumput yang berasal dari Zimbabwe, Afrika. Rumput ini mempunyai banyak daun dan mampu tumbuh di ketinggian 0-1200 mdpl.

Morfologi rumput benggala yaitu berakar kuat, batang berongga, daun lebar dengan warna hijau tua, memiliki bunga dengan warna hijau keunguan. Pakan ternak hijauan ini memiliki kandungan nutrien seperti protein kasar 8% serta serat kasar 27%.

kaskuscom

Baca juga: Budidaya Rumput Jepang Mudah Dilakukan dengan 5 Langkah Ini

Rumput Setaria

Setaria sphacelata  atau rumput setaria merupakan jenis rumput dari wilayah tropika serta subtropika Afrika.

Rumput ini memiliki ciri morfologi tumbuh tegak, berumpun lebat, batang tidak mempunyai bulu dengan 5-6 buku dan bewarna kemerahan, daun lunak atau lembut berwarna hijau muda sampai tua.

Rumput setaria bisa tumbuh di lahan yang tingginya 1000-3000 mdpl dan curah hujan sekitar 750-1000 MM. Kandungan pada pakan ternak hijau rerumputan ini yaitu protein kasar 8% dan serat kasar 32%.

Rumput Gajah

Tanaman pennisetum purpureum atau rumput gajah adalah jenis pakan ternak yang bisa tumbuh di lahan marginal dengan ketinggian 0-3000 mdpl. Rumput ini dijadikan pakan ternak karena mempunyai produktivitas tinggi.

Ciri dari rumput gajah yaitu tumbuh tegak sampai 4 meter, rumpun lebat, batang keras dan tebal daun panjang, memiliki bunga seperti es lilin.

Kandungan pada rumput gajah yaitu protein kasar 10% serta serat kasar 31%. Namun, kandungan protein rumput gajah masih rendah, sehingga peternak membutuhkan konsentrat untuk mencukupi kebutuhan ternak.


Itulah iformasi mengenai jenis rumput yang dapat dijadikan pakan ternak. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: 3 Tips Sukses Budidaya Rumput Azolla

Sumber: sinauternak.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.