Panduan Budidaya Blueberry

Apakah Sobat PTD ingin budidaya blueberry di dalam pot? Berikut ini Pak Tani Digital akan membagikan panduan budidayanya.

Budidaya Blueberry

Blueberry merupakan tanaman asli dari daerah subtropis yang berasal dari daerah bagian Amerika Utara. Tanaman ini selain enak, ternyata memiliki beragam manfaat yang sangat baik untuk kesehatan seperti kandungan antioksidan, vitamin, mineral, serta anthocyanin yang dapat mencegah penyakit kanker, jantung dan juga stroke.

Peminat blueberry setiap tahun juga semakin berkembang dengan kesadaran terhadap hidup sehat yang sedang mereka jalani khususnya yang sedang melakukan program diet. Bagi anda yang berniat untuk memelihara sendiri pohon blueberry, berikut ini panduan yang bisa anda lakukan sendiri di rumah.

Baca juga : 5 Tips Tanam Daun Mint di Dalam Pot

Kenali kondisi Lingkungan Anda

Sebelum anda benar – benar ingin memelihara pohon blueberry maka terlebih dahulu pastikan bahwa lokasi anda cocok untuk memelihara pohon yang satu ini. Hal ini disebabkan perbedaan iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanaman blueberry dapat tumbuh baik pada iklim dengan pH 4,5 – 4,8.

Hal lain yang perlu anda perhatikan ialah lokasi pemeliharaan yang dapat terkena sinar matahari secara penuh serta media tanam yang anda gunakan sebaiknya memiliki system drainase (pengairan) yang baik.

Baca juga : Panduan Mudah Tanam Jahe di dalam Pot

Memilih Bibit Blueberrry

Bibit memainkan peranan penting dalam system budidaya pertanian sehingga pastikan bibit yang anda gunakan benar – benar berkualitas. Anda bisa membeli bibit blueberry dari pembudidaya yang telah terpercaya tapi ada opsi lain bila anda tidak ingin sibuk mencarinya yakni membelinya secara langsung dari toko pertanian maupun online shop.

Benih yang anda beli dari toko pertanian rendam terlebih dahulu untuk melihat kualitas benihnya. Benih yang tenggelam digunakan kemudian yang mengapung dapat menjadi opsional karena tidak terlalu berkualitas digunakan sebagai sumber benih.

Baca juga : 5 Langkah Menanam Bunga Gelombang Cinta di dalam Pot

Menanam dan Menyemai

Siapkan terlebih dahulu media semai berupa tanah yang baik untuk pengomposan, tanah berpasir, dan tanah merah lalu ukur dengan pH meter untuk menentukan pH tanah. Hal ini akan menjadi dasar bahwa tanah yang anda gunakan masih bisa ditolerir untuk tumbuh oleh pohon blueberry dengan maksimal pH 5,5.

Lakukan penyiraman pada media tanam dengan perbandingan 1 sendok makan cuka : 5 liter air. Anda juga bisa menggunakan bubuk kopi namun dari sisi ekonomis cukup merugikan. Hal ini dilakukan guna menjaga keasaman media tanam, selanjutnya tunggu selama 3 – 5 hari media tanam akan siap untuk digunakan. Masukkan ke dalam pot kecil.

Lakukan penyemaian pada pot kecil yang telah disediakan. Semai biji yang telah terseleksi pada pot lalu tunggu hingga blueberry mencapai ketinggian 10 – 15 cm kemudian akan siap untuk dipindahkan ke tempat lainnya seperti kebun atau pot yang lebih besar.

Baca juga : 5 Tips Budidaya Buah Naga di dalam Pot

Perawatan Blueberry

Perawatan pohon bluberry dilakukan secara teratur dengan mengusahakan agar kondisi tanah tetap lembab. Pastikan untuk selalu melakukan pemupukan sebanyak 2 kali sepanjang pertumbuhan dengan jumlah pemberian dosis 2 ons NPK perbandingan (Nitrogen 12 : Posphor 4 : Kalium 8) dengan jarak pemberian 30 cm dari batang pohon.

Baca juga : Ingin Budidaya Alpukat di Dalam Pot? Ini Dia Caranya

Penambahan ammonium sulfat dapat dilakukan bila dilihat daun pohon blueberry berwarna kekuningan. Pemupukan lanjutan diberikan setelah terjadi pertumbuhan beberapa ruas daun. Pemupukan NPK  12-4-8 diberikan sebanyak 4 ons saat tunas daun kedua dan ketiga bertambah.

Pemupukan tetap dilanjutkan sampai daun ke 4, 5, 6 terus bermunculan dengan dosis pemberian pupuk semakin ditingkatkan masing – masing 6 ons, 8 ons, dan 10 ons. Setelah pohon blueberry anda berbuah maka sebaiknya langsung dibungkus dengan jaring nilon agar tidak dimakan burung, hama, dan lain – lain.

Itulah langkah-langkah budidaya blueberry yang bisa kamu jadikan sebagai panduan.


Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

REFERENSI

  • pertanianku.com
  • Foto : Pixabay

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.